Jakarta — Pohon tabebuya yang bermekaran di sepanjang Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, mengubah wajah kawasan tersebut menjadi destinasi foto dadakan bagi warga ibu kota. Fenomena musiman ini menarik perhatian masyarakat yang ingin mengabadikan momen langka dengan latar bunga berwarna cerah, menyerupai suasana jalanan di Korea Selatan.
Pantauan di lokasi menunjukkan warga dari berbagai usia datang sejak pagi hingga sore untuk berfoto bersama keluarga, kerabat, maupun secara mandiri. Mereka memanfaatkan trotoar dan bahu jalan sebagai titik pengambilan gambar, dengan pohon tabebuya sebagai latar utama yang dinilai estetis dan instagramable.
Antusiasme Warga di Sepanjang Jalan Cikini Raya
Salah seorang warga, Rina Kusumawardani, menyatakan bahwa dirinya sengaja datang ke Cikini setelah melihat unggahan media sosial mengenai pohon tabebuya yang tengah berbunga.
"Saya lihat di media sosial ramai, jadi penasaran dan langsung ke sini bersama keluarga. Ternyata memang bagus sekali untuk dijadikan latar foto," ujar Rina saat ditemui di lokasi.
Ia menambahkan bahwa suasana jalanan yang dipenuhi bunga membuat kawasan tersebut terasa berbeda dari biasanya. Menurutnya, pemandangan itu mengingatkan pada jalan-jalan di luar negeri yang kerap dijadikan lokasi wisata foto.
Hal senada disampaikan warga lainnya, Bagas Prasetyo, yang mengaku datang khusus pada akhir pekan untuk mengabadikan momen bersama teman-temannya. Ia menilai fenomena tersebut menjadi hiburan sederhana di tengah padatnya aktivitas perkotaan.
Daya Tarik Estetika dan Dampak bagi Kawasan
Pohon tabebuya dikenal sebagai tanaman hias yang berbunga pada musim tertentu dengan warna beragam, mulai dari putih, kuning, hingga merah muda. Keberadaannya di ruang terbuka hijau jalanan memberikan nilai tambah secara visual sekaligus memperkuat fungsi ekologis kawasan.
Pengamat tata kota menilai fenomena ini menunjukkan bahwa penataan ruang publik yang memperhatikan aspek estetika dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan ruang kota. Kawasan Cikini yang selama ini dikenal sebagai pusat kuliner dan seni kini mendapat dimensi baru sebagai lokasi rekreasi ringan.
Meski demikian, sejumlah pihak mengingatkan pentingnya kesadaran warga dalam menjaga ketertiban lalu lintas dan kebersihan lingkungan selama beraktivitas di kawasan tersebut. Pengelolaan yang baik diperlukan agar momen musiman ini tidak mengganggu fungsi jalan sebagai jalur utama transportasi.
Imbauan Menjaga Ketertiban dan Kelestarian
Pemerintah daerah diharapkan dapat mengatur titik-titik pengambilan foto agar tidak mengganggu arus lalu lintas maupun pejalan kaki. Selain itu, pemeliharaan pohon tabebuya perlu terus dilakukan untuk memastikan tanaman tetap sehat dan berbunga secara berkala.
Fenomena berbunganya tabebuya di Cikini menjadi bukti bahwa ruang publik yang tertata dapat memberikan manfaat sosial dan ekonomi, terutama bagi pelaku usaha di sekitarnya yang turut merasakan kenaikan kunjungan.
Dengan tetap menjaga ketertiban dan kebersihan, kawasan ini berpotensi menjadi ikon musiman yang dinanti warga Jakarta setiap tahunnya.
Comments (0)