JAKARTA — Kementerian Keuangan Republik Indonesia secara resmi menggelar prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Menteri Keuangan dari pejabat sebelumnya, Purbaya, kepada Suahasil Nazara di Aula Mezzanine, Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta. Momentum ini menandai estafet kepemimpinan pengelola keuangan negara dalam menjaga stabilitas fiskal dan kesinambungan pertumbuhan ekonomi nasional.
Acara sertijab tersebut dihadiri oleh jajaran pejabat eselon I, staf ahli, pimpinan lembaga mitra kerja Kemenkeu, serta para tamu undangan dari berbagai pemangku kepentingan sektor keuangan dan perbankan nasional.
Kronologi dan Rangkaian Prosesi Sertijab
Prosesi serah terima jabatan berlangsung secara khidmat dengan rangkaian agenda formal sebagai berikut:
- Pembacaan Berita Acara: Sekretaris Jenderal Kemenkeu membacakan dokumen resmi pengalihan wewenang dan dasar hukum pemberhentian serta pelantikan menteri baru.
- Penandatanganan Dokumen: Purbaya bersama Suahasil Nazara secara resmi menandatangani naskah serah terima jabatan dan pakta integritas di hadapan saksi kementerian.
- Penyerahan Memori Jabatan: Purbaya menyerahkan buku memori jabatan yang memuat laporan capaian kinerja fiskal, evaluasi kebijakan, dan agenda strategis yang tengah berjalan kepada Suahasil Nazara.
- Pidato Pelepasan dan Sambutan: Penyampaian kata perpisahan dari menteri demisioner serta pidato arahan perdana dari Menteri Keuangan yang baru dilantik.
Pesan Perpisahan dan Apresiasi dari Purbaya
Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan atas dedikasi dan sinergi yang solid selama masa kepemimpinannya.
"Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Kementerian Keuangan atas kerja sama, loyalitas, dan kerja keras yang luar biasa selama satu tahun terakhir. Bersama-sama, kita telah mengarungi berbagai dinamika fiskal demi menjaga fondasi ekonomi Indonesia tetap kokoh," ujar Purbaya dalam pidato perpisahannya.
Purbaya juga meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Suahasil Nazara yang memiliki rekam jejak panjang sebagai ekonom dan birokrat ulung, Kementerian Keuangan akan semakin tangguh menghadapi tantangan global dan domestik ke depan.
Arah Kebijakan Fiskal di Bawah Suahasil Nazara
Menanggapi amanah baru tersebut, Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan komitmennya untuk mempertahankan kredibilitas APBN serta melanjutkan reformasi struktural di bidang perpajakan, kepabeanan, dan perbendaharaan negara.
Suahasil memaparkan sejumlah agenda prioritas yang akan segera diakselerasi, antara lain:
- Penguatan Ketahanan Fiskal: Mengelola rasio utang dan defisit anggaran agar tetap berada dalam batas aman dan berkelanjutan.
- Optimalisasi Pendapatan Negara: Mendorong intensifikasi dan ekstensifikasi pajak secara adil tanpa mengganggu iklim investasi dunia usaha.
- Efektivitas Belanja Berkualitas: Memastikan alokasi belanja modal dan perlindungan sosial tepat sasaran guna menopang daya beli masyarakat.
- Sinergi Kebijakan Makro: Memperkuat koordinasi antara otoritas fiskal, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam bingkai KSSK.
Dengan selesainya prosesi sertijab ini, roda kepemimpinan fiskal nasional resmi beralih untuk melanjutkan agenda pembangunan dan pemulihan ekonomi secara menyeluruh.
Comments (0)