Sep 16, 2026
Nasional

IHSG Melemah 1,13 Persen, Investor Tetap Buru Saham BBCA dan ANTM

JAKARTA — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada penutupan perdagangan hari Selasa (15/9). Indeks komposit terpantau melema

IHSG Melemah 1,13 Persen, Investor Tetap Buru Saham BBCA dan ANTM

JAKARTA — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada penutupan perdagangan hari Selasa (15/9). Indeks komposit terpantau melemah signifikan sebesar 1,13 persen atau turun ke level 6.461, dipicu oleh aksi ambil untung dan kehati-hatian pelaku pasar terhadap dinamika ekonomi makro.

Sepanjang hari perdagangan, pergerakan bursa saham domestik memperlihatkan pertarungan sengit antara aksi jual dan akumulasi beli. Statistik penutupan pasar mencatat sebanyak 314 saham mengalami penurunan harga, 312 saham berhasil menguat, dan 165 saham lainnya bergerak stagnan.

Kronologi Tekanan Indeks Sepanjang Sesi Perdagangan

Dinamika transaksi pasar saham domestik dari pembukaan hingga penutupan bursa terangkum dalam rentang waktu berikut:

  1. Pukul 09.00 WIB: IHSG dibuka bergerak fluktuatif di dekat batas psikologis dengan kecenderungan melemah, tertekan oleh sentimen negatif bursa regional Asia.
  2. Pukul 12.00 WIB: Pada akhir sesi pertama, tekanan jual pada saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) kian masif sehingga indeks terkunci di zona pelemahan.
  3. Pukul 13.30 WIB: Memasuki sesi kedua, aksi beli mulai muncul pada beberapa sektor komoditas dan perbankan, namun belum cukup kuat membalikkan arah indeks.
  4. Pukul 16.00 WIB: IHSG resmi ditutup terkoreksi 1,13 persen ke level 6.461 setelah gelombang distribusi di menit-menit akhir transaksi reguler.
"Pelemahan indeks hari ini mencerminkan sikap konsolidasi pasar setelah reli sebelumnya. Menariknya, di tengah pelemahan indeks, saham-saham likuid berfundamental solid seperti perbankan dan tambang tetap diburu investor yang memanfaatkan momentum penurunan harga," ungkap analis pasar modal.

Deretan Saham yang Menjadi Incaran Pelaku Pasar

Meskipun IHSG terkoreksi lebih dari satu persen, transaksi perdagangan mencatatkan minat beli yang tinggi pada beberapa saham unggulan. Pelaku pasar memanfaatkan penurunan harga untuk melakukan akumulasi selektif, di antaranya:

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Saham emiten perbankan swasta terbesar ini menjadi target utama akumulasi seiring ketahanan fundamental keuangannya.
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Tetap diminati investor institusi dan ritel karena prospek pembagian dividen serta penyaluran kredit mikro yang solid.
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Mengalami volume transaksi yang masif didorong oleh aktivitas spekulatif dan volatilitas sektor energi.
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Menarik perhatian investor komoditas di tengah ekspektasi penguatan harga emas dan nikel global.

Prospek dan Rekomendasi Pasar

Koreksi IHSG ke level 6.461 dipandang sebagai fase wajar dalam pergerakan tren jangka pendek. Pelaku pasar disarankan untuk tetap memperhatikan level support terdekat serta mencermati rilis data neraca perdagangan dan kebijakan suku bunga acuan mendatang guna menentukan strategi portofolio yang terukur.

Sebanyak 314 saham terkoreksi dan 312 saham menguat pada perdagangan hari ini. Di tengah pelemahan indeks, investor terpantau aktif mengoleksi saham BBCA, BBRI, BUMI, dan ANTM.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User