SOPPENG, APABERITA.COM — Suasana khidmat menyelimuti Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Soppeng saat jalannya upacara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat tinggi pratama daerah. Pemerintah Kabupaten Soppeng secara resmi melantik Drs. Andi Muhammad Surahman, M.Si sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Soppeng pada Selasa (10/6/2025).
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Soppeng, Ir. Selle KS Dalle. Pengangkatan Pj Sekda ini dilakukan guna mengisi kekosongan jabatan strategis serta memastikan roda pemerintahan, pelayanan publik, dan tata kelola birokrasi di Kabupaten Soppeng tetap berjalan optimal, transparan, dan responsif. Kehadiran Sekda yang baru diharapkan dapat menjadi motor penggerak utama dalam mengordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Kronologi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan
Pelantikan yang berlangsung secara tertib dan formal ini dihadiri oleh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), unsur Forkopimda, serta tokoh birokrasi di lingkungan Pemkab Soppeng. Seluruh rangkaian acara disusun berdasarkan protokol resmi kepegawaian dan tata pemerintahan daerah.
Adapun urutan dan tahapan pelaksanaan acara pelantikan tersebut meliputi:
- Pembacaan Surat Keputusan: Acara dibuka dengan pembacaan Surat Keputusan Bupati Soppeng Nomor 227/VI/2025 tentang Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng secara resmi di hadapan seluruh tamu undangan.
- Pengambilan Sumpah Jabatan: Drs. Andi Muhammad Surahman, M.Si mengikrarkan sumpah dan janji jabatan yang dipandu langsung oleh Wakil Bupati Soppeng dengan didampingi rohaniwan dan saksi resmi.
- Penandatanganan Berita Acara: Pejabat yang dilantik bersama Wakil Bupati melakukan penandatanganan berita acara pelantikan serta pakta integritas sebagai komitmen pelaksanaan tugas dan amanah jabatan.
- Penyerahan Petikan SK: Wakil Bupati Soppeng secara simbolis menyerahkan fisik Surat Keputusan Bupati kepada Drs. Andi Muhammad Surahman sebagai penanda resminya pengampuan jabatan Pj Sekda Soppeng.
Amanat Wakil Bupati dan Penekanan Netralitas Birokrasi
Dalam sambutan serta arahannya, Wakil Bupati Soppeng Ir. Selle KS Dalle menegaskan pentingnya peranan Sekretaris Daerah sebagai jembatan strategis antara kebijakan politik kepala daerah dan eksekusi operasional birokrasi di lapangan. Sekda dituntut memiliki kejelian strategis, ketegasan kepemimpinan, serta integritas yang tinggi.
"Jabatan Sekretaris Daerah merupakan jenderal birokrasi yang memegang peranan kunci dalam mengordinasikan seluruh perangkat daerah. Penjabat Sekda harus mampu menjaga ritme kerja aparatur sipil negara (ASN), memastikan akuntabilitas anggaran, serta menjaga profesionalisme dan netralitas birokrasi dalam situasi apa pun," tegas Ir. Selle KS Dalle.
Wakil Bupati juga menambahkan bahwa keberadaan Pj Sekda memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga stabilitas tata kelola pemerintahan daerah. Terlebih, birokrasi Pemkab Soppeng saat ini sedang fokus memacu efisiensi penyerapan anggaran pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata dan berkelanjutan.
Fokus Tugas Strategis dan Kelanjutan Pembangunan
Sebagai Pj Sekda Soppeng yang baru, Drs. Andi Muhammad Surahman, M.Si mengemban tugas pokok yang berorientasi pada konsolidasi internal birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik secara eksternal. Beberapa tantangan utama yang bakal dihadapi mencakup percepatan penyusunan serta penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), penataan manajemen ASN, dan penyelarasan program kerja prioritas antar-SKPD.
Di samping itu, sinergi antara Sekretariat Daerah dengan Lembaga Legislatif (DPRD) dan jajaran Forkopimda menjadi kunci utama agar program pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi lokal, serta peningkatan mutu kesehatan dan pendidikan di Kabupaten Soppeng dapat terealisasi tanpa kendala administratif.
Dengan dilantiknya pejabat baru ini, Pemerintah Kabupaten Soppeng optimistis koordinasi lintas sektor akan semakin solid. Seluruh jajaran ASN diimbau untuk memberikan dukungan penuh kepada Pj Sekda demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, melayani, dan berorientasi pada kemajuan daerah.
Comments (0)