Sep 18, 2026
Hukum

SEOUL — Korea Selatan Tambah 184.000 Lapangan Kerja pada Agustus

SEOUL — Pasar tenaga kerja Korea Selatan menunjukkan sinyal pemulihan signifikan pada bulan Agustus dengan mencatatkan penambahan 184.000 lapangan kerja di

SEOUL — Korea Selatan Tambah 184.000 Lapangan Kerja pada Agustus

SEOUL — Pasar tenaga kerja Korea Selatan menunjukkan sinyal pemulihan signifikan pada bulan Agustus dengan mencatatkan penambahan 184.000 lapangan kerja dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka kenaikan ini menjadi rekor pertumbuhan tertinggi dalam 5 bulan terakhir, menyusul melambatnya penciptaan lapangan kerja selama beberapa bulan sebelumnya akibat ketidakpastian ekonomi global dan lesunya konsumsi domestik. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik Korea (Statistics Korea) yang dirilis awal September, total jumlah penduduk yang bekerja di Negeri Ginseng kini mencapai lebih dari 28,8 juta orang.

Tren Pertumbuhan Lapangan Kerja Tertinggi Sejak Maret

Lonjakan penambahan lapangan kerja pada bulan Agustus melampaui capaian beberapa bulan sebelumnya yang sempat tertahan di bawah angka 100.000 per bulan. Pemulihan ini terutama didorong oleh ekspansi sektor pelayanan sosial dan kesehatan, serta kebangkitan perlahan di industri jasa pariwisata dan akomodasi.

Berikut adalah kilas balik dinamika pertumbuhan lapangan kerja Korea Selatan dalam lima bulan terakhir:

  1. Maret: Pertumbuhan lapangan kerja mencapai puncak awal tahun sebelum mulai melambat.
  2. April - Mei: Terjadi penurunan laju penciptaan kerja akibat lonjakan suku bunga dan perlambatan ekspansi manufaktur.
  3. Juni - Juli: Pertumbuhan berada pada tren terendah tahun ini dengan penambahan di bawah 100.000 posisi baru.
  4. Agustus: Rebound signifikan terjadi dengan lonjakan penambahan 184.000 pekerjaan.

Rincian Sektor Penopang dan Perbandingan Data

Peningkatan penyerapan tenaga kerja secara dominan dipicu oleh sektor kesehatan dan kesejahteraan sosial yang terus berkembang pesat seiring tren penuaan populasi. Di sisi lain, sektor riil seperti manufaktur dan konstruksi masih menghadapi tekanan berat akibat melambatnya investasi properti dan biaya modal yang tinggi.

Sektor / Indikator Perubahan Agustus (YoY) Keterangan Tren
Kesehatan & Layanan Sosial +130.000 pekerjaan Pertumbuhan tertinggi (Dorongan populasi lansia)
Akomodasi & Restoran +50.000 pekerjaan Pulih seiring kebangkitan pariwisata
Manufaktur +9.000 pekerjaan Relatif stagnan akibat ekspor melambat
Konstruksi -84.000 pekerjaan Penurunan terburuk akibat krisis sektor properti

Data tersebut menunjukkan adanya ketimpangan antara sektor jasa domestik dan sektor konstruksi. "Meskipun angka penyerapan tenaga kerja secara keseluruhan terlihat sangat positif, penurunan tajam pada sektor konstruksi menandakan bahwa pemulihan struktur ekonomi belum merata di seluruh lini," ungkap seorang analis senior pasar tenaga kerja di Seoul.

Demografi Pekerja dan Implikasi Kebijakan Ekonomi

Dari segi demografi, kelompok lansia berusia 60 tahun ke atas menjadi pendorong utama pertumbuhan ini, dengan penambahan posisi kerja mencapai lebih dari 190.000 tenaga kerja. Sebaliknya, penyerapan lapangan kerja untuk kelompok usia muda (15–29 tahun) mencatatkan penurunan, mencerminkan perubahan struktur demografis Korea Selatan yang kini diwarnai penuaan populasi yang cepat.

"Pemerintah Korea Selatan terus berkomitmen menjaga momentum pertumbuhan ini dengan memperkuat jaring pengaman sosial serta mendorong pembukaan lapangan kerja berkualitas di sektor teknologi dan industri hijau."

Secara keseluruhan, tingkat pengangguran di Korea Selatan berada pada level yang sangat rendah yaitu 2,4 persen pada bulan Agustus, turun 0,4 poin persentase secara tahunan. Kementerian Ekonomi dan Keuangan menegaskan akan terus memantau dinamika perdagangan global agar tren positif pasar kerja ini dapat dipertahankan hingga akhir tahun.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User