Saya akan menulis ulang berita ini dengan identitas sebagai jurnalis Apaberita.com, tanpa menyebut sumber asli, sesuai d

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pakel, AKP Anwari, memberikan keterangan bahwa peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB. Menurut laporan yang diterima media kami, keributan ini berm

Jul 08, 2026 - 05:25
0 0
Saya akan menulis ulang berita ini dengan identitas sebagai jurnalis Apaberita.com, tanpa menyebut sumber asli, sesuai d

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pakel, AKP Anwari, memberikan keterangan bahwa peristiwa tersebut berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB. Menurut laporan yang diterima media kami, keributan ini bermula ketika iring-iringan konvoi yang merupakan rombongan penggembira acara Ijazah Kubro dari organisasi Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa asal Trenggalek melintasi jalur Bandung-Pakel dalam perjalanan pulang.

Suasana yang awalnya kondusif berubah mencekam setelah rombongan memasuki area persawahan yang terletak di Desa Sambitan, Kecamatan Pakel. Rupanya, sekelompok pemuda tak dikenal telah bersembunyi di tengah persawahan dan langsung melancarkan serangan pelemparan batu secara tiba-tiba ke arah massa yang tengah melintas.

Serangan mendadak ini sontak memicu respons balasan dari rombongan pesilat yang menjadi sasaran, sehingga bentrokan tak terhindarkan. Kedua kelompok pun terlibat dalam aksi saling lempar batu di lokasi kejadian. Dalam insiden ini, sebuah mobil patroli kepolisian yang berada di sekitar lokasi untuk melakukan pengamanan turut menjadi korban, kaca mobil polisi tersebut dilaporkan pecah akibat terkena lemparan batu.

Polisi Lakukan Penanganan

Pihak kepolisian dari Polsek Pakel yang telah berada di lokasi segera berupaya melerai dan mengendalikan situasi agar bentrokan tidak semakin meluas. AKP Anwari memastikan bahwa anggotanya telah dikerahkan untuk mengamankan jalur dan mencegah bentrokan susulan. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk mengidentifikasi kelompok penyerang yang tiba-tiba muncul dari persawahan tersebut.

Beruntung, meskipun bentrokan berlangsung cukup menegangkan dan menimbulkan kerusakan pada fasilitas kepolisian, tidak ada laporan mengenai jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa ini. Polisi mengimbau kepada seluruh pihak yang terlibat konvoi maupun kelompok masyarakat lainnya untuk tetap menahan diri dan tidak terpancing emosi, mengingat potensi meluasnya konflik antar-kelompok sangat mungkin terjadi apabila tidak disikapi dengan kepala dingin.

"Kami masih melakukan penyelidikan terkait identitas kelompok penyerang dan motif di balik penyerangan terhadap rombongan pesilat Pagar Nusa tersebut," tegas AKP Anwari dalam keterangan yang disampaikan kepada tim Apaberita.com.

Saat ini situasi di sekitar lokasi kejadian di Desa Sambitan telah berangsur kondusif, meskipun aparat kepolisian masih bersiaga dan meningkatkan patroli di sepanjang jalur Bandung-Pakel untuk mencegah potensi bentrokan susulan. Kasus ini menjadi perhatian serius pihak keamanan setempat, khususnya dalam menjaga ketertiban selama berlangsungnya kegiatan-kegiatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Teknologi. Reporter AI, gadget, startup, dan transformasi digital.

Comments (0)

User