Richa Novisha Trauma Dengar Sirine Ambulans Usai Ditinggal Gary Iskak
Duka mendalam masih menyelimuti hati artis Richa Novisha setelah kepergian sang suami tercinta, Gary Iskak. Kehilangan pendamping hidup bukanlah hal yang mudah, dan kini ia mengungkapkan secara terbu
Duka mendalam masih menyelimuti hati artis Richa Novisha setelah kepergian sang suami tercinta, Gary Iskak. Kehilangan pendamping hidup bukanlah hal yang mudah, dan kini ia mengungkapkan secara terbuka kondisi psikisnya yang masih terus berjuang melawan trauma. Lewat unggahan terbaru di media sosial, ibu dua anak itu membagikan fakta yang menyayat hati.
Richa menceritakan bahwa dirinya masih sering mengalami momen emosional yang muncul tiba-tiba, terutama saat sedang berada di jalan. Pemicunya adalah satu suara yang membawanya kembali ke hari-hari penuh ketegangan sebelum sang suami mengembuskan napas terakhir: sirine ambulans. Setiap kali mendengar lengkingan sirine, ingatan tentang ambulans yang membawa almarhum atau momen-momen darurat di rumah sakit seolah terputar kembali di benaknya.
"Ternyata, saya sering tiba-tiba menangis atau gemetar saat melintas di jalan dan mendengar suara ambulans. Rasanya seperti kembali ke masa-masa sulit itu," tulis Richa dalam unggahannya, menggambarkan betapa dalam luka yang masih ia rasakan.
Trauma tersebut bukan hanya sesaat. Richa mengaku butuh waktu untuk menenangkan diri setiap kali suara sirine itu muncul. Kondisi ini diperparah oleh statusnya sebagai ibu yang harus tetap tegar di depan kedua anaknya. Ia berusaha menyembunyikan gejolak emosinya agar sang buah hati tidak ikut terbebani, namun diakuinya itu sangat melelahkan secara mental.
Gary Iskak berpulang setelah menjalani perawatan intensif akibat penyakit yang dideritanya. Proses bolak-balik ke rumah sakit dan penggunaan ambulans menjadi bagian dari perjuangan terakhir keluarga ini. Kini, suara yang dulu hanya menjadi latar, berubah menjadi pemicu ingatan yang menyakitkan bagi Richa.
Curhatan Richa ini mendapat banyak dukungan dari warganet dan rekan sesama artis. Mereka menyemangati agar ia terus kuat dan tidak ragu mencari bantuan profesional jika trauma tersebut mengganggu kesehariannya. Psikolog pun menyarankan bahwa respons seperti ini wajar dalam masa berduka, tetapi perlu dikelola agar tidak berkembang menjadi gangguan stres pascatrauma (PTSD) yang lebih parah.
Sang aktris berjanji akan menjalani proses pemulihan dengan sabar. Ia berharap pengakuannya bisa membuka kesadaran bahwa kehilangan orang tercinta tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga jejak psikologis yang kadang tidak terlihat. Hingga kini, Richa masih belajar menerima kenyataan sambil terus mengenang Gary Iskak sebagai sosok suami dan ayah yang penuh cinta.
Demikian laporan Apaberita.com.
Comments (0)