Raja Charles Tak Akan Tinggal di Istana Buckingham Usai Renovasi Tuntas

Raja Charles III dan Ratu Camilla memutuskan untuk tidak akan menempati Istana Buckingham sebagai kediaman utama meskipun program renovasi besar-besaran yang telah berlangsung selama satu dekade ramp

Jul 08, 2026 - 18:47
0 0
Raja Charles Tak Akan Tinggal di Istana Buckingham Usai Renovasi Tuntas

Raja Charles III dan Ratu Camilla memutuskan untuk tidak akan menempati Istana Buckingham sebagai kediaman utama meskipun program renovasi besar-besaran yang telah berlangsung selama satu dekade rampung pada tahun depan. Para pejabat istana mengonfirmasi pada Kamis (25/6) bahwa pasangan kerajaan akan tetap tinggal di Clarence House, kediaman pribadi mereka yang terletak tak jauh dari kompleks istana utama di pusat London.

James Chalmers, yang menjabat sebagai bendahara sekaligus pengelola dana pribadi Raja atau Keeper of the Privy Purse, memberikan penjelasan resmi terkait kebijakan ini. Ia menegaskan bahwa fungsi Istana Buckingham sebagai pusat kegiatan kenegaraan tidak akan berkurang sama sekali.

Istana Buckingham akan tetap menjadi lokasi utama untuk acara seremonial dan kegiatan resmi, termasuk untuk menyambut tamu kehormatan dari luar negeri.

Dengan demikian, pemisahan yang jelas akan terjadi antara ruang tinggal pribadi kepala negara dan pusat operasional monarki. Istana Buckingham tetap menjadi panggung diplomasi, tempat penyelenggaraan jamuan kenegaraan, audiensi, serta perayaan nasional seperti Trooping the Colour, sementara kehidupan sehari-hari keluarga kerajaan berpusat di Clarence House yang lebih intim dan berukuran lebih kecil.

Renovasi Istana Buckingham yang menelan biaya sekitar £369 juta (setara Rp7,4 triliun) dimulai pada 2017. Proyek ini bertujuan untuk mengganti sistem kelistrikan, pipa air, dan pemanas yang sudah berusia puluhan tahun serta meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Selama masa pengerjaan, almarhumah Ratu Elizabeth II pun tidak lagi menempati istana tersebut dan memilih tinggal di Kastil Windsor hingga akhir hayatnya pada 2022. Charles III, sejak naik takhta pada September 2022, melanjutkan tradisi itu dengan tetap menggunakan Clarence House sebagai rumahnya di London.

Clarence House sendiri menyimpan jejak sejarah panjang. Bangunan itu dulunya ditinggali oleh Ratu Elizabeth Ibu Suri, kemudian ditempati oleh Pangeran William dan Kate Middleton sebelum mereka pindah ke Kensington Palace. Bagi Charles dan Camilla, rumah ini telah menjadi kediaman pribadi sejak 2003. Dengan luas yang lebih terbatas, biaya perawatan dan operasionalnya lebih rendah, sejalan dengan visi Raja Charles untuk merampingkan institusi kerajaan dan membuatnya lebih efisien.

Keputusan ini juga membuka peluang bagi Istana Buckingham untuk lebih terbuka kepada publik. Selama ini, bagian State Rooms hanya bisa dikunjungi wisatawan pada musim panas, namun dengan tidak adanya penghuni tetap di sisi timur bangunan, para pengelola berpotensi memperluas akses publik sepanjang tahun. Ruang-ruang pribadi kerajaan dapat dialihfungsikan menjadi area galeri atau tur edukasi, memberikan pengalaman yang lebih kaya bagi masyarakat yang ingin melihat langsung simbol monarki Inggris.

Meskipun raja dan ratu tidak tinggal di sana, balkon ikonis Istana Buckingham tetap akan digunakan pada momen-momen bersejarah. Kehadiran Charles dan Camilla di Clarence House justru menegaskan kemampuan monarki untuk beradaptasi tanpa kehilangan akar tradisinya. Laporan ini disampaikan oleh Apaberita.com berdasarkan pengumuman resmi dari pihak istana pada Kamis sore waktu setempat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User