Putri Garut Lolos Final Hydroplus U-18 Setelah Kalahkan Arema
Tim Putri Garut memastikan tempat di partai puncak Hydroplus Soccer League All-Stars 2025-2026 kategori U-18. Kepastian itu diraih seusai mengandaskan perlawanan Arema FC Women dengan skor tipis 1-0 d...
Tim Putri Garut memastikan tempat di partai puncak Hydroplus Soccer League All-Stars 2025-2026 kategori U-18. Kepastian itu diraih seusai mengandaskan perlawanan Arema FC Women dengan skor tipis 1-0 dalam laga semifinal yang berlangsung di Stadion Mini Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu malam (15/3). Gol tunggal kemenangan dicetak oleh penyerang andalan, Dinda Ayu Lestari, pada menit ke-67 melalui skema serangan balik cepat yang tak mampu diantisipasi lini belakang Arema.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim menampilkan permainan dengan intensitas tinggi. Putri Garut yang tampil dengan formasi 4-3-3 lebih dulu mengambil inisiatif menyerang. Namun, solidnya pertahanan Arema FC Women membuat sejumlah peluang dari sektor sayap masih mampu dimentahkan. Arema yang diasuh oleh pelatih Rudi Hartono justru beberapa kali merepotkan lewat akselerasi gelandang serang mereka, Annisa Rahma. Hingga babak pertama usai, skor kacamata tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. Kedua tim sama-sama meningkatkan agresivitas demi mencetak gol pembuka. Putri Garut akhirnya memecah kebuntuan setelah memanfaatkan kelengahan bek Arema yang terlalu naik. Berawal dari sapuan panjang gelandang bertahan, Sari Dewi, bola diterima oleh Dinda Ayu yang berlari menusuk dari sisi kanan. Dengan tenang, ia melewati hadangan bek lawan dan melepaskan tembakan mendatar ke pojok kiri gawang yang tak terjangkau kiper Arema, Fitriani.
Evaluasi Pelatih
Pelatih Putri Garut, Ahmad Fauzi, menegaskan bahwa kunci kemenangan timnya adalah disiplin dalam menerapkan strategi. "Anak-anak menjalankan instruksi dengan sangat disiplin. Kami tahu Arema kuat dalam penguasaan bola, maka kami menutup ruang dan mengandalkan transisi cepat. Gol itu lahir dari skema yang sudah kami latih berulang kali," ujar Fauzi dalam konferensi pers seusai laga.
Sementara itu, Rudi Hartono memberikan apresiasi atas perjuangan timnya meski harus mengakui keunggulan lawan. "Arema sudah berusaha maksimal. Kami memiliki beberapa peluang emas, tetapi penyelesaian akhir belum sempurna. Putri Garut lebih efektif hari ini. Satu kesalahan kecil harus kami bayar mahal," katanya. Ia juga menambahkan bahwa timnya akan mengevaluasi penampilan ini untuk persiapan kompetisi reguler yang akan datang.
Menuju Partai Puncak
Dengan hasil ini, Putri Garut tinggal selangkah lagi untuk meraih trofi bergengsi di level junior tersebut. Di partai final, mereka akan berhadapan dengan pemenang antara Persija Putri dan PSIS Semarang Putri yang akan bertanding pada Minggu (16/3). Pertandingan final sendiri dijadwalkan berlangsung di Stadion Pakansari, Bogor, pada Selasa (18/3).
Kapten tim Putri Garut, Nurul Hikmah, menyampaikan optimisme tinggi menghadapi laga puncak. "Kami sudah bekerja keras sejak awal turnamen. Kemenangan ini menjadi modal berharga untuk menghadapi final. Siapa pun lawannya, kami siap tampil habis-habisan demi mengharumkan nama Garut," tegasnya.
Dinda Ayu Lestari, yang terpilih sebagai pemain terbaik pada laga ini, juga menjadi pusat perhatian. Gol semata wayang yang ia cetak menambah koleksi golnya menjadi empat sepanjang turnamen, sekaligus menempatkannya sebagai top skor sementara. "Ini hasil kerja keras seluruh tim, bukan saya sendiri. Gol itu saya persembahkan untuk keluarga dan suporter yang terus mendukung," ucapnya singkat.
Kesuksesan Putri Garut menembus final turnamen All-Stars ini sekaligus menjadi catatan bersejarah bagi sepak bola putri di daerah tersebut. Sejak dimulainya program pembinaan usia muda dua tahun lalu, tim U-18 mereka terus menunjukkan tren positif di kancah nasional. Diharapkan, capaian ini dapat memotivasi lahirnya lebih banyak talenta putri di masa depan.
Pertandingan final nanti akan disiarkan secara langsung oleh stasiun televisi nasional dan platform streaming resmi liga, sehingga masyarakat luas dapat menyaksikan perjuangan para srikandi muda tersebut. Panitia penyelenggara juga menyatakan bahwa tiket final sudah terjual lebih dari 70 persen, menandakan antusiasme tinggi terhadap persepakbolaan putri di Indonesia.
Comments (0)