Pria Nyaris Tewas Diamuk Massa Saat Hendak Bobol Minimarket di Serang
Serang, Apaberita.com – Seorang pria berinisial KA (39) nyaris meregang nyawa akibat amukan massa setelah diduga berusaha membobol sebuah toko minimarket di Kampung Laes, Kecamatan Kibin, Kabupaten
Serang, Apaberita.com – Seorang pria berinisial KA (39) nyaris meregang nyawa akibat amukan massa setelah diduga berusaha membobol sebuah toko minimarket di Kampung Laes, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang. Peristiwa yang menggemparkan warga ini terjadi pada Senin (29/6/2026) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Pelaku berhasil diselamatkan dari aksi main hakim sendiri oleh tim dari Polsek Cikande yang sigap mendatangi lokasi kejadian begitu menerima laporan warga.
Berdasarkan informasi yang dihimpun media kami, aksi percobaan pencurian ini tidak dilakukan sendirian. KA datang bersama empat orang rekannya yang hingga kini masih berstatus buron dan dalam pengejaran intensif aparat kepolisian. Kelima tersangka diduga telah merencanakan aksi tersebut secara terstruktur, dengan memilih waktu operasional saat warga sekitar tengah terlelap dan situasi lingkungan dalam kondisi sepi.
Kronologi dan Modus Operandi
Bukannya merusak kunci atau pintu depan yang berpotensi mengaktifkan alarm, kelompok ini justru memilih merusak konstruksi fisik bangunan. Mereka membawa serta peralatan berupa pahat, obeng, dan linggis yang digunakan untuk membobol tembok samping minimarket, tepatnya di area gudang penyimpanan. Rupanya, aktivitas mencurigakan ini tidak luput dari pendengaran warga setempat yang peka terhadap situasi sekitar.
“Saat warga mendengar suara ganjil seperti pukulan keras ke tembok dari arah minimarket, segera mereka lakukan pengecekan. Betapa terkejutnya saat mendapati sejumlah pria sedang bersusah payah melubangi dinding. Teriakan spontan warga langsung memancing massa untuk berkumpul dan naik pitam,” urai sumber laporan yang dirangkum Apaberita.com dari lapangan.
Aparat Polsek Cikande yang menerima laporan darurat dari warga langsung bergerak cepat ke tempat kejadian perkara. Sesampainya di lokasi, petugas mendapati KA sudah dalam kondisi mengenaskan dikeroyok puluhan warga yang emosi. Dengan sigap, polisi mengevakuasi pelaku dari kepungan massa dan membawanya ke Mapolsek Cikande. KA kini mendekam di balik jeruji besi dengan sejumlah luka berat yang memerlukan perawatan medis. Ironisnya, aksi nekat ini nyaris merenggut nyawa pelaku akibat kemarahan kolektif warga yang muak dengan maraknya tindak kriminal.
Proses penyisiran terhadap empat tersangka lain yang kabur memanfaatkan kekacauan massa terus digencarkan oleh aparat gabungan. Kepolisian setempat menekankan kembali imbauan agar masyarakat tidak mengambil tindakan sendiri ketika menghadapi situasi serupa. Penanganan oleh aparat berwenang jauh lebih aman untuk memastikan proses hukum berjalan tanpa adanya jatuh korban dari kedua belah pihak. Tim Apaberita.com akan terus mengupas perkembangan kasus ini dan upaya aparat dalam membongkar jaringan pencurian dengan modus serupa di wilayah Kabupaten Serang.
Comments (0)