PARIS, APABERITA.COM — Kawasan Hauts-de-France, yang membentang indah di antara wilayah Île-de-France dan Flandria, serta mencakup daerah bersejarah Artois dan Picardia, kini menjadi destinasi utama bagi para pencinta wisata alam dan sejarah. Kawasan di bagian utara Prancis ini menyimpan deretan taman luar biasa yang tidak hanya menawarkan estetika visual megah, tetapi juga merefleksikan jejak sejarah panjang peradaban Eropa.
Berada di persimpangan budaya dan sejarah, lanskap Hauts-de-France dihiasi oleh berbagai taman berkelas dunia. Keberadaan ruang terbuka hijau ini menjadi bukti nyata bagaimana keindahan alam mampu berpadu harmonis dengan peninggalan arsitektur masa lalu yang pernah diterjang berbagai gelombang sejarah.
Pesona Sejarah dan Arsitektur Lanskap yang Memikat
Kawasan utara Prancis ini telah lama dikenal sebagai pusat perkembangan seni lanskap. Pengelolaan taman-taman di Hauts-de-France menggabungkan gaya formal ala Prancis (jardin à la française) yang simetris dengan keanggunan gaya lanskap alami ala Inggris. Banyak di antara taman ini dibangun mengelilingi puri-puri (château) berdiri megah atau biara kuno yang telah ada sejak abad pertengahan.
Pengembangan pariwisata berbasis kebun dan taman ini mendapat perhatian besar dari pemerintah daerah serta badan pelestarian cagar budaya. Penataan vegetasi yang cermat, konservasi tanaman langka, serta restorasi struktur bersejarah menjadikan kawasan ini sebagai salah satu contoh sukses pengelolaan wisata hijau berkelanjutan di Eropa.
Lima Destinasi Taman Terbaik yang Wajib Dikunjungi
Bagi para wisatawan yang merencanakan perjalanan ke utara Prancis, berikut adalah lima taman paling memukau di wilayah Hauts-de-France yang menyajikan pengalaman estetis dan edukatif:
- Jardins de Valloires (Somme): Terletak melingkupi biara abad ke-18, taman lanskap seluas 8 hektar ini dirancang ulang oleh arsitek lanskap terkenal Gilles Clément. Taman ini mengoleksi lebih dari 5.000 spesies dan varietas tanaman, menjadikannya surga bagi para pecinta keanekaragaman hayati.
- Taman Château de Chantilly (Oise): Merupakan mahakarya dari André Le Nôtre, arsitek lanskap istana Raja Louis XIV. Taman ini terkenal dengan kolam pantul raksasa, patung-patung klasik, serta kombinasi harmonis antara gaya Prancis klasik dan taman gaya Inggris-Cina.
- Les Jardins de Séricourt (Pas-de-Calais): Destinasi ini menawarkan pengalaman unik melalui pangkasan tanaman seni tinggi (topiari) yang membentuk lorong-lorong hijau dramatis dan ruang-ruang terbuka bermakna simbolis.
- Les Hortillonnages d'Amiens (Picardia): Sering disebut sebagai "Venesia Hijau", situs ini berupa ratusan hektar taman terapung di sepanjang saluran air sungai Somme yang hanya dapat diakses menggunakan perahu tradisional berdasar datar (cornettes).
- Le Jardin du Mont des Récollets (Flandre): Terletak di atas bukit Cassel, taman bertema Flandria tradisional ini menyajikan pemandangan lanskap pedesaan yang menakjubkan serta koleksi tanaman obat dan hias yang dirawat secara organik.
"Taman-taman di wilayah Hauts-de-France bukan sekadar lokasi rekreasi visual, melainkan museum hidup tempat sejarah peradaban, seni arsitektur, dan keanekaragaman ekologi menyatu secara sempurna," ujar Jean-Luc Moreau, seorang pakar pelestarian lanskap budaya.
Dampak Ekonomi Lokal dan Tren Wisata Hijau
Popularitas taman-taman bersejarah di Hauts-de-France terus meningkat seiring dengan tingginya minat masyarakat global terhadap wisata ramah lingkungan (eco-tourism). Pengelola destinasi mencatatkan kenaikan signifikan pada kunjungan wisatawan keluarga, peneliti botani, hingga fotografer internasional terutama pada musim semi dan musim panas.
Lonjakan kunjungan ini tidak hanya menguntungkan sektor pariwisata setempat, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi masyarakat lokal melalui bisnis perhotelan, restoran, dan UMKM produk lokal. Selain itu, taman-taman ini memainkan peran vital dalam menjaga ekosistem lokal serta mengedukasi publik mengenai pentingnya pelestarian lingkungan hidup.
Comments (0)