Sep 16, 2026
Hukum

Prabowo Tiba di New Delhi Hadiri KTT BRICS ke-18

NEW DELHI — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi mendarat di New Delhi, India, guna menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 BRICS. K

Prabowo Tiba di New Delhi Hadiri KTT BRICS ke-18

NEW DELHI — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi mendarat di New Delhi, India, guna menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-18 BRICS. Kehadiran Kepala Negara pada forum bergengsi ini mencatatkan sejarah baru dalam diplomasi Indonesia, menyusul status keikutsertaan RI sebagai anggota penuh aliansi ekonomi tersebut.

Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 mendarat mulus di Pangkalan Udara Militer Air Force Station (AFS) Palam pada Jumat malam. Kunjungan kenegaraan ini membawa misi strategis untuk memperkuat posisi tawar perekonomian nasional serta menyuarakan aspirasi negara-negara berkembang di panggung global.

Kronologi Kedatangan Delegasi Indonesia di New Delhi

Prosesi penyambutan Presiden Prabowo di ibu kota India berlangsung dengan protokol kenegaraan penuh. Berikut rincian rangkaian kedatangan delegasi Indonesia:

  1. Pukul 22.00 Waktu Setempat: Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 mendarat di AFS Palam, New Delhi, setelah menempuh penerbangan jarak jauh dari Jakarta.
  2. Pukul 22.15 Waktu Setempat: Presiden Prabowo menuruni tangga pesawat dan disambut langsung oleh pejabat tinggi pemerintah India, jajaran Kementerian Luar Negeri India, serta Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk India.
  3. Pukul 22.30 Waktu Setempat: Rombongan kepresidenan bertolak dari pangkalan udara menuju hotel tempat delegasi menginap untuk mempersiapkan agenda padat KTT keesokan harinya.
"Kehadiran Indonesia sebagai anggota penuh BRICS mempertegas komitmen kita dalam memperjuangkan tatanan ekonomi dunia yang lebih inklusif, adil, dan berimbang bagi negara-negara Global South," ujar salah seorang pejabat delegasi di sela penyambutan.

Agenda Strategis Indonesia sebagai Anggota Penuh

Dalam KTT ke-18 BRICS kali ini, Indonesia membawa sejumlah agenda prioritas yang difokuskan pada ketahanan ekonomi, transisi hijau, dan stabilitas kawasan. Sebagai anggota penuh, Indonesia kini memiliki hak suara dalam perumusan kebijakan strategis blok ekonomi yang menaungi lebih dari 40 persen populasi dunia tersebut.

Beberapa fokus utama yang akan diperjuangkan delegasi Indonesia meliputi:

  • Penguatan Rantai Pasok Pangan dan Energi: Mengamankan kerja sama multilateral di tengah ketidakpastian geopolitik global.
  • Dedolarisasi dan Local Currency Settlement (LCS): Mendorong perluasan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan antarnegara anggota BRICS.
  • Pendanaan Pembangunan Berkelanjutan: Memanfaatkan skema pembiayaan New Development Bank (NDB) untuk proyek infrastruktur hijau dan hilirisasi industri di tanah air.

Rencana Pertemuan Bilateral di Sela KTT

Selain menghadiri sidang pleno KTT BRICS, Presiden Prabowo dijadwalkan menggelar serangkaian pertemuan bilateral dengan sejumlah kepala negara dan kepala pemerintahan, termasuk tuan rumah Perdana Menteri India. Pertemuan ini diarahkan untuk memperdalam kerja sama pertahanan, teknologi, dan investasi bilateral yang telah terjalin kuat.

Kehadiran aktif Indonesia di New Delhi menjadi sinyal kuat bahwa politik luar negeri bebas aktif terus dijalankan secara nyata, menempatkan kepentingan nasional di garis depan kemitraan ekonomi global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User