Sep 01, 2026
Politik

Prabowo Terima Kunjungan Tokoh Adat Dayak Panglima Jilah di Jakarta

Jakarta, 26 Oktober 2024 – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan silaturahmi tokoh adat Dayak yang dikenal dengan nama Panglima Jilah di Kantor Presiden, Jakarta, pada Sabt...

Prabowo Terima Kunjungan Tokoh Adat Dayak Panglima Jilah di Jakarta

Jakarta, 26 Oktober 2024 – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan silaturahmi tokoh adat Dayak yang dikenal dengan nama Panglima Jilah di Kantor Presiden, Jakarta, pada Sabtu, 26 Oktober 2024. Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan membahas berbagai isu terkait keberagaman budaya serta pemberdayaan masyarakat adat di Indonesia.

Pertemuan Sekitar Satu Jam

Berdasarkan informasi resmi dari Sekretariat Presiden, pertemuan antara Prabowo dan Panglima Jilah berlangsung selama kurang lebih satu jam. Turut hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah pejabat tinggi negara serta tokoh masyarakat Dayak lainnya. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mempererat hubungan antara pusat dan berbagai kelompok adat di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan apresiasinya terhadap peran penting tokoh adat dalam menjaga keutuhan bangsa. "Kami sangat menghargai kehadiran para tokoh adat Dayak yang telah menjadi penjaga warisan budaya dan kearifan lokal selama berabad-abad," tegas Prabowo dalam pernyataan resmi yang disampaikan melalui Sekretariat Presiden.

Pembahasan Pemberdayaan Masyarakat Adat

Agenda utama pertemuan berfokus pada pembahasan pemberdayaan masyarakat adat Dayak di berbagai provinsi, terutama di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. Kedua belah pihak membahas potensi kerja sama dalam bidang pendidikan, ekonomi kreatif, dan pelestarian lingkungan hidup yang menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat Dayak.

Panglima Jilah dalam kesempatan itu menyampaikan aspirasi masyarakat adat Dayak yang selama ini terus mendukung program-program pemerintah dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa masyarakat Dayak memiliki komitmen kuat untuk berkontribusi dalam pembangunan nasional tanpa mengabaikan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.

"Masyarakat Dayak siap menjadi bagian dari pembangunan Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan," terang Panglima Jilah sebagaimana dirilis dalam keterangan resmi Sekretariat Presiden. Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah dapat terus memperhatikan hak-hak masyarakat adat sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta regulasi lainnya.

Komitmen Pemerintah terhadap Keberagaman

Presiden Prabowo menegaskan kembali komitmen pemerintah dalam menghormati dan melindungi hak-hak masyarakat adat di seluruh wilayah Indonesia. Ia menyatakan bahwa keberagaman budaya merupakan kekuatan bangsa yang harus dijaga bersama. "Indonesia adalah negara besar dengan beragam suku dan budaya. Kami ingin memastikan bahwa setiap kelompok adat, termasuk masyarakat Dayak, mendapatkan hak-haknya secara penuh," tegas Prabowo.

Dalam rapat yang juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri serta perwakilan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dibahas pula rencana kerja sama dalam pelestarian seni dan budaya tradisional Dayak. Pemerintah menyatakan kesiapannya untuk mendukung berbagai kegiatan budaya yang bertujuan menjaga identitas masyarakat adat sekaligus memberikan kontribusi terhadap sektor pariwisata nasional.

Pertemuan ini merupakan salah satu dari serangkaian kunjungan silaturahmi yang dilakukan oleh berbagai tokoh adat dari seluruh Indonesia kepada Presiden Prabowo sejak pelantikan pada Oktober 2024. Pemerintah memandang silaturahmi ini sebagai wujud nyata keberpihakan terhadap keberagaman dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Kunjungan tokoh adat Dayak ini ditutup dengan tradisi saling bertukar cenderamata sebagai simbol persahabatan dan keharmonisan antara pemerintah pusat dan masyarakat adat. Kedua belah pihak sepakat untuk menjalin komunikasi berkelanjutan guna membahas berbagai program pemberdayaan yang dapat segera direalisasikan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User