Prabowo: RI Tenang Jaga Harga BBM Subsidi Saat Negara Lain Panik

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tetap mampu mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di tengah gejolak ekonomi global yang dipicu konflik geopolitik. P...

Prabowo: RI Tenang Jaga Harga BBM Subsidi Saat Negara Lain Panik

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia tetap mampu mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di tengah gejolak ekonomi global yang dipicu konflik geopolitik. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Peluncuran dan Bedah Buku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Jumat (7/8), di Jakarta.

Menurut Kepala Negara, banyak negara lain mulai mengalami kepanikan akibat ketidakpastian perekonomian dunia. Namun, Indonesia justru menunjukkan ketenangan dan stabilitas, khususnya dalam pengelolaan energi dan pangan. Hal ini, ujar Prabowo, merupakan hasil kerja nyata jajaran kabinetnya, termasuk Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

"Kita bisa menjaga BBM yang disubsidi, masih kita tidak naikkan, walaupun banyak negara lain sudah agak panik, Indonesia masih cool, masih tenang, bukannya tidak menghadapi kesulitan," tegas Prabowo dalam sambutannya.

Prabowo menilai pemerintahan yang dipimpinnya telah mencapai kinerja yang baik dalam dua tahun terakhir. Ia meyakini bahwa Indonesia siap menghadapi segala ancaman ekonomi dan geopolitik yang mungkin datang. Keyakinan tersebut, lanjut dia, didasari oleh keberhasilan nyata di sektor pangan yang telah dibuktikan melalui program swasembada pangan.

"Kita penuh dengan kepercayaan diri, karena kita telah membuktikan bahwa kita berhasil dengan nyata swasembada pangan, nyata saudara-saudara, periksa gudang semua. Kita siap, ancaman di dunia, kita siap swasembada pangan kita dan kita lebih kuat dari banyak negara lain," tutur Prabowo di hadapan para hadirin.

Harga BBM Subsidi Tidak Berubah Sejak 2022

Berdasarkan data yang dihimpun, harga BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Bio Solar memang belum mengalami perubahan sejak September 2022. Saat ini, harga Pertalite (RON 90) masih dibanderol sebesar Rp 10.000 per liter, sementara Bio Solar dijual dengan harga Rp 6.800 per liter. Kebijakan ini diambil pemerintah sebagai bentuk perlindungan daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia.

Keputusan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi tersebut menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah berkomitmen untuk terus mengalokasikan subsidi energi dalam jumlah yang signifikan agar masyarakat kecil tidak terbebani oleh kenaikan biaya transportasi dan logistik.

Di sisi lain, harga BBM nonsubsidi terus mengalami penyesuaian mengikuti pergerakan harga minyak mentah global. Lonjakan harga minyak terjadi imbas blokade Selat Hormuz yang dipicu konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi ini menyebabkan rantai pasok energi dunia terganggu dan harga komoditas energi melonjak di pasar internasional.

Fluktuasi Harga BBM Nonsubsidi

Hingga saat ini, harga BBM nonsubsidi tercatat sebagai berikut: Pertamax (RON 92) dijual Rp 15.950 per liter, Pertamax Green 95 seharga Rp 16.600 per liter, Pertamax Turbo (RON 98) Rp 18.300 per liter, Dexlite (CN 51) Rp 19.700 per liter, dan Pertamina Dex (CN 53) Rp 21.150 per liter. Harga-harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti mekanisme pasar dan nilai tukar rupiah.

Pemerintah melalui Kementerian ESDM terus melakukan pemantauan ketat terhadap perkembangan harga minyak dunia. Bahlil Lahadalia sebagai Menteri ESDM telah menginstruksikan jajarannya untuk memastikan ketersediaan stok BBM nasional dalam kondisi aman. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mitigasi risiko atas potensi gangguan pasokan akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras Bahlil Lahadalia yang dinilai berhasil mengelola sektor energi nasional dengan baik. Peluncuran buku yang ditulis Bahlil tersebut menjadi momentum refleksi atas kebijakan energi yang telah dijalankan selama ini.

Prabowo menambahkan bahwa Indonesia memiliki ketahanan yang kuat dibandingkan banyak negara lain, baik dari sisi pangan maupun energi. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat kemandirian nasional guna menghadapi dinamika global yang semakin kompleks. Ia memastikan bahwa seluruh kebijakan yang diambil akan berpihak pada kepentingan rakyat dan menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Ke depan, pemerintah akan terus mengevaluasi kebijakan harga BBM secara berkala dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal negara dan daya beli masyarakat. Keputusan untuk menaikkan atau mempertahankan harga BBM subsidi akan selalu didasarkan pada data dan kajian yang komprehensif, bukan sekadar respons jangka pendek atas tekanan eksternal.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User