Prabowo Puji Prajurit TNI 13 Kali Juara Menembak di Australia

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi luar biasa kepada prajurit TNI Angkatan Darat (AD) yang berhasil mengukir prestasi membanggakan di kancah in

Jul 11, 2026 - 07:23
0 1
Prabowo Puji Prajurit TNI 13 Kali Juara Menembak di Australia

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi luar biasa kepada prajurit TNI Angkatan Darat (AD) yang berhasil mengukir prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam sebuah kejuaraan menembak antarnegara yang digelar di Australia, tim TNI AD sukses merebut gelar juara untuk ke-13 kalinya secara beruntun, menegaskan dominasi Indonesia di bidang olahraga tembak militer.

Napak Tilas 13 Gelar Juara: Dari 2013 hingga 2025

Dominasi ini dimulai dari tahun 2013, ketika untuk pertama kalinya tim TNI AD mengikuti Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM), sebuah kompetisi menembak paling bergengsi di kawasan Asia-Pasifik yang diikuti oleh puluhan negara peserta. Sejak saat itu, secara berturut-turut tanpa putus, Indonesia selalu keluar sebagai juara umum. Pencapaian 13 kali ini semakin istimewa karena harus melewati masa pandemi COVID-19, di mana beberapa edisi sempat diundur atau disesuaikan formatnya tanpa mengurangi semangat juang para prajurit.

  1. 2013–2015: Fase Pembuktian. Pada edisi AASAM 2013, Indonesia mengirimkan 14 prajurit terbaiknya. Mereka langsung mengejutkan dengan menyabet piala utama, mengalahkan tim-tim mapan seperti Australia, Amerika Serikat, dan Jepang. Keberhasilan ini berlanjut dua tahun berikutnya dengan skor yang meningkat signifikan.
  2. 2016–2019: Fase Dominasi Mutlak. Di periode ini, TNI AD tak hanya juara umum, tetapi juga menyapu bersih hampir seluruh kategori, seperti pistol match, rifle match, dan sniper match. Pada 2019, tim Indonesia mencatatkan rekor poin tertinggi sepanjang sejarah AASAM dengan 3.842 poin dari total 4.000 poin maksimal.
  3. 2020–2025: Fase Ketangguhan di Tengah Tantangan. Pandemi tidak menghentikan laju prajurit TNI. Setelah dua tahun adaptasi, pada 2022 mereka kembali merebut juara. Dan puncaknya pada 2025, dengan penyelenggaraan di Brisbane, Australia, tim Indonesia mengulangi kejayaan untuk ke-13 kalinya secara beruntun.

Pengakuan dan Pujian Presiden Prabowo

Dalam pidatonya saat upacara penyambutan di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Presiden Prabowo yang juga pernah berkiprah di militer sebagai mantan Danjen Kopassus, tak kuasa menyembunyikan rasa bangganya. “Ini bukan sekadar juara, ini adalah tradisi kemenangan yang membuktikan bahwa prajurit Indonesia adalah yang terbaik. 13 kali berturut-turut bukan angka biasa, ini hasil dari kedisiplinan, latihan keras, dan mental baja kalian,” ungkapnya disambut teriakan “Hidup TNI!” dari para prajurit yang hadir.

“Saya dulu juga menembak, tapi tidak sebagus kalian. Saya bangga, kalian sudah mengharumkan nama bangsa. Keahlian menembak ini bukan hanya untuk olahraga, tapi adalah roh dari prajurit sejati. Tembak tepat, kena sasaran, tidak ada yang lolos dari bidikan TNI,” kata Prabowo yang disambut gelak tawa dan aplaus.

Profil Tim dan Kunci Sukses

Tim yang dikirim pada 2025 terdiri dari 18 prajurit pilihan dari berbagai kesatuan elite, seperti Kopassus, Kostrad, dan Raider. Mereka dipimpin oleh Letkol Inf. Budi Santoso, seorang penembak ulung yang sudah mengikuti AASAM sejak 2014. Persiapan dilakukan selama enam bulan di Pusdiklat Purworejo dengan metode latihan berbasis teknologi, termasuk simulator tembak dan analisis biomekanik.

  • Kategori Service Pistol: Prajurit Serda Dian Pratama berhasil meraih skor 98,7% dalam skenario tembak cepat jarak 25 meter.
  • Kategori Sniper: Tim sniper Indonesia menyapu medali emas dengan tembakan akurat sejauh 800 meter menggunakan senapan SSG 08.
  • Kategori Machine Gun: Prajurit Pelda Ahmad Fauzi memecahkan rekor pribadi dengan mengendalikan tembakan senapan mesin pada sasaran bergerak dengan tingkat akurasi 95%.

Menurut Letkol Budi Santoso, kunci sukses adalah selain kemampuan individu, juga kerjasama tim dan adaptasi terhadap kondisi lapangan di Brisbane yang berangin kencang. “Kami berlatih dengan menyimulasikan angin kencang buatan dan variasi medan sehingga pas di pertandingan kami sudah siap menghadapi segala cuaca,” jelasnya.

Dampak Positif bagi Kedaulatan Nasional

Kemenangan ini bukan sekadar piala. Menurut pengamat militer dari Universitas Pertahanan, Dr. Muhamad Haripin, dominasi di AASAM menunjukkan tingkat profesionalitas dan kesiapan tempur TNI yang tinggi. “Kemampuan menembak presisi adalah fondasi pertempuran modern. Prestasi ini mengirim sinyal bahwa TNI kita punya keunggulan teknis dan mental yang diakui dunia internasional,” ujarnya. Ia menambahkan, ajang seperti AASAM juga menjadi ajang diplomasi militer yang mempererat hubungan dengan Australia dan negara peserta lainnya.

Prestasi ini juga berdampak langsung pada generasi muda. Beberapa prajurit juara diundang ke sekolah-sekolah dan kampus untuk memotivasi agar lebih banyak pemuda tertarik mengikuti karier militer dan menguasai olahraga menembak secara legal dan bertanggung jawab. Federasi Menembak Nasional (PERBAKIN) melaporkan peningkatan pendaftaran anggota baru hingga 30% setelah berita kemenangan TNI AD tersebar luas.

Presiden Prabowo mengakhiri pidatonya dengan pesan tegas: “Teruslah berlatih, jangan cepat berpuas diri. Musuh bangsa bukan hanya yang tampak, tapi juga ancaman non-tradisional. Keahlian kalian adalah tameng bagi seluruh rakyat Indonesia.” Ia juga memberikan tali asih dan kenaikan pangkat luar biasa bagi prajurit yang berprestasi.

[SOCIAL_TWEET]: 13 kali juara berturut-turut! Prajurit TNI AD dominasi kompetisi menembak AASAM di Australia. Presiden Prabowo beri pujian tinggi dan kenaikan pangkat spesial. #TNIAD #PrabowoBangga #Juara13Kali[SOCIAL_TG]: 🎯 Dominasi TNI AD di Australia lanjut! Tim menembak Indonesia berhasil juara untuk KE-13 KALI berturut-turut. Presiden Prabowo: "Tembak kalian harus terus tajam, itu roh prajurit sejati." Selamat untuk para penembak elite dari Kopassus, Kostrad, dan Raider! 🇮🇩🏆

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User