Sep 16, 2026
Nasional

Polri Kerahkan Tiga Kapal Cari Korban KM Virgo Transport 8

BANJARMASIN — Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui jajaran Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) mengerahkan tiga armada kapal pa

Polri Kerahkan Tiga Kapal Cari Korban KM Virgo Transport 8

BANJARMASIN — Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui jajaran Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) mengerahkan tiga armada kapal patroli untuk memperkuat operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) terhadap para korban dan awak kapal KM Virgo Transport 8. Kapal kargo tersebut dilaporkan mengalami hilang kontak sebelum akhirnya dinyatakan tenggelam di perairan Tanjung Selatan, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Pengerahan armada ini bertujuan memperluas radius pencarian sekaligus mempercepat evakuasi para korban yang terombang-ambing di lautan lepas. Tim SAR gabungan yang terdiri dari unsur Polri, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), TNI Angkatan Laut, serta relawan maritim terus menyisir koordinat terakhir terpantaunya kapal nahas tersebut.

Kronologi Insiden dan Rangkaian Operasi SAR

Berdasarkan informasi yang dihimpun tim operasi maritim, peristiwa kecelakaan laut ini terjadi secara beruntun akibat cuaca ekstrem di Laut Jawa bagian selatan Kalimantan. Berikut tahapan kronologi insiden dan langkah awal penanganan:

  1. Laporan Hilang Kontak: KM Virgo Transport 8 awalnya terpantau berlayar di jalur pelayaran Tanjung Selatan saat cuaca buruk melanda. Kontak radio dan sinyal pelacak kapal terputus mendadak pada koordinat rawan gelombang tinggi.
  2. Verifikasi Posisi dan Status Darurat: Otoritas kesyahbandaran bersama Basarnas menerbitkan status darurat maritim setelah upaya komunikasi darurat tidak membuahkan hasil dalam kurun waktu 24 jam.
  3. Aktivasi Operasi SAR Gabungan: Basarnas bersama Ditpolairud Polda Kalsel dan Korpolairud Baharkam Polri langsung membentuk posko darurat serta membagi sektor pencarian ke beberapa sub-area perairan.
  4. Penerjunan Tiga Kapal Patroli Polisi: Tiga armada kapal polisi diberangkatkan dari dermaga terdekat dengan perlengkapan SAR laut lengkap, termasuk sekoci cepat, perlengkapan medis darurat, dan alat selam.
"Kami menerjunkan tiga unit kapal patroli untuk menyisir perairan Tanjung Selatan secara intensif. Prioritas utama kami adalah menemukan seluruh korban dan anak buah kapal (ABK) yang masih belum ditemukan secepat mungkin dengan memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada," ujar perwakilan operasi maritim kepolisian.

Tantangan Ombak Tinggi dan Skenario Pencarian Terpadu

Operasi pencarian di perairan Tanjung Selatan menghadapi kendala signifikan akibat dinamika cuaca laut. Tinggi gelombang yang mencapai 2 hingga 3,5 meter serta tiupan angin kencang menjadi tantangan utama bagi tim penyelamat yang bermanuver di lapangan.

Untuk mengefektifkan penyisiran di tengah keterbatasan cuaca, tim SAR gabungan menerapkan skenario pencarian terpadu dengan membagi peran masing-masing unsur armada:

  • Penyisiran Paralel Sektor Luar: Dua kapal patroli kepolisian bertugas menyisir area perairan terbuka ke arah barat daya mengikuti perkiraan arah hanyut arus laut (*drift pattern*).
  • Penyisiran Zona Pesisir dan Karang: Satu unit kapal polisi berkemampuan manuver tinggi ditugaskan mendekati gugusan karang dan garis pantai Tanjung Selatan untuk mengantisipasi korban yang terdampar.
  • Komunikasi Radio Nelayan Lokal: Membuka saluran darurat radio maritim (VHF Channel 16) kepada seluruh kapal niaga dan kapal nelayan yang melintas agar segera melapor bila melihat tanda-tanda korban atau serpihan kapal.

Polri dan instansi maritim terkait mengimbau seluruh pengguna transportasi laut serta nelayan di sekitar Kalimantan Selatan untuk meningkatkan kewaspadaan, memeriksa kelayakan alat keselamatan berlayar, serta menunda perjalanan apabila Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca buruk.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User