Polemik Trump Intervensi Kartu Merah Balogun

Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka mengakui dirinya telah melakukan intervensi langsung kepada Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) terkait kartu merah kont

Jul 07, 2026 - 22:49
0 0
Polemik Trump Intervensi Kartu Merah Balogun

Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terbuka mengakui dirinya telah melakukan intervensi langsung kepada Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) terkait kartu merah kontroversial yang diterima penyerang Timnas AS, Folarin Balogun. Pengakuan mengejutkan ini sontak memicu gelombang polemik di kalangan pecinta sepak bola dan pengamat politik, mempertanyakan batas kewenangan seorang kepala negara dalam urusan teknis olahraga.

Berdasarkan laporan internasional yang dihimpun Apaberita.com pada Selasa (7/6/2026), Trump mengonfirmasi bahwa ia menghubungi langsung Presiden FIFA, Gianni Infantino, untuk meminta peninjauan atas keputusan wasit yang menurutnya sangat tidak adil bagi tim nasional negaranya.

Klaim Peninjauan, Bukan Pembatalan

Meski mengakui adanya tekanan dari Gedung Putih, Trump bersikeras bahwa dirinya tidak pernah meminta agar kartu merah tersebut dibatalkan secara sepihak. Ia hanya mendorong mekanisme peninjauan ulang yang menurutnya sah untuk dilakukan.

"Saya meminta peninjauan karena saya tidak berpikir itu pelanggaran. Keputusan wasit itu mengerikan," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Pernyataan ini memunculkan pertanyaan serius mengenai independensi FIFA sebagai badan tertinggi sepak bola dunia. Pasalnya, intervensi seorang presiden dari negara tuan rumah Piala Dunia 2026—yang kebetulan juga menaungi tim yang dirugikan—dianggap rawan menciptakan konflik kepentingan dan menggerogoti integritas olahraga.

Insiden kartu merah Balogun sendiri dipercaya terjadi dalam sebuah laga krusial yang mempengaruhi langkah Timnas AS di turnamen tersebut. Meskipun detail pertandingan tidak dirilis secara rinci oleh pihak Gedung Putih, dampaknya terhadap dinamika politik olahraga langsung terasa. Sejumlah analis menilai bahwa langkah Trump berpotensi menciptakan preseden buruk, di mana pemimpin dunia merasa memiliki kekuasaan untuk mempengaruhi hasil atau keputusan di lapangan hijau.

Hingga berita ini diturunkan, pihak FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait tekanan politik yang dilayangkan Presiden AS tersebut. Sementara itu, warganet ramai membagi dukungan dan kecaman. Sebagian besar menyayangkan campur tangan politik yang dianggap bisa menodai sportivitas Piala Dunia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
putri-anggraini

Fact Checker. Memverifikasi klaim publik dan informasi viral.

Comments (0)

User