Pemko Pekanbaru Raih Peringkat I Riau Investment Award 2026

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ditetapkan sebagai penerima Peringkat I Riau Investment Award 2026 atas keberhasilan merealisasikan investasi sebesar Rp 7,35 triliun yang melampaui target nasional. ...

Pemko Pekanbaru Raih Peringkat I Riau Investment Award 2026

Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ditetapkan sebagai penerima Peringkat I Riau Investment Award 2026 atas keberhasilan merealisasikan investasi sebesar Rp 7,35 triliun yang melampaui target nasional. Penghargaan tersebut disahkan dalam Rapat Koordinasi Investasi Daerah yang digelar di Aula Kantor Gubernur Riau, Kota Pekanbaru, pada Kamis, 14 Agustus 2026. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pekanbaru, Ir. H. Budiman, M.T., menyatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi reformasi birokrasi dan inovasi pelayanan publik yang diterapkan secara berkelanjutan.

Realisasi Investasi Melampaui Target Nasional

Berdasarkan data DPMPTSP Kota Pekanbaru, realisasi investasi sepanjang periode penilaian mencapai Rp 7,35 triliun atau melebihi target yang ditetapkan pemerintah pusat. Angka tersebut menempatkan Pekanbaru pada posisi teratas dalam kategori kota di Provinsi Riau dalam ajang penghargaan yang dievaluasi oleh tim independen bersama Pemerintah Provinsi Riau. Wali Kota Pekanbaru, Dr. H. M. Rudi, S.E., M.M., menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar angka statistik, melainkan refleksi dari iklim usaha yang kian kondusif di ibu kota provinsi tersebut.

"Keputusan yang diambil dalam Pleno Penilaian Investasi Daerah membuktikan bahwa Pekanbaru mampu menindaklanjuti amanat undang-undang terkait kemudahan berusaha. Realisasi Rp 7,35 triliun menunjukkan kepercayaan investor terhadap tata kelola pemerintahan kita," ujar Wali Kota Pekanbaru.

Dalam rapat pleno yang digelar sehari sebelum penyerahan penghargaan, tim evaluator menyampaikan bahwa kontribusi investasi Kota Pekanbaru mendominasi sektor perdagangan, jasa, dan infrastruktur. Selain itu, daya dukung perizinan yang responsif menjadi salah satu variabel penilaian utama yang membedakan Pekanbaru dengan daerah lain di Riau. Penetapan pemenang dilakukan setelah melalui serangkaian verifikasi administrasi dan validasi lapangan terhadap proyek-proyek strategis yang beroperasi di wilayah administrasi kota.

Inovasi Pelayanan Publik Jadi Kunci Utama

Pemko Pekanbaru menyatakan bahwa inovasi pelayanan publik menjadi fondasi utama dalam meraih penghargaan bergengsi tersebut. Penerapan sistem perizinan berbasis elektronik, pemusatan layanan di Mal Pelayanan Publik, serta komitmen penyelesaian izus non-izin dalam waktu singkat berhasil menurunkan indeks birokrasi dan meningkatkan minat investor. Kepala DPMPTSP Kota Pekanbaru menambahkan bahwa seluruh prosedur telah diselaraskan dengan regulasi nasional untuk memastikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.

"Kami menindaklanjuti setiap masukan dari Fraksi-Fraksi di DPRD Kota Pekanbaru untuk menyempurnakan regulasi daerah. Dalam rapat koordinasi internal, kami sepakat bahwa pelayanan prima adalah investasi jangka panjang bagi daerah," tutur Ir. H. Budiman.

Lebih lanjut, Pemko Pekanbaru telah menyusun peta jalan investasi yang berbasis data dan partisipasi masyarakat. Berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan peraturan turunannya, pemerintah kota menerbitkan sejumlah kebijakan untuk mempercepat proses persetujuan prinsip bagi proyek strategis. Langkah tersebut diapresiasi oleh kalangan pengusaha sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Komitmen Pemko Peningkatan Iklim Investasi

Menyikapi penghargaan yang diraih, Wali Kota Pekanbaru menyatakan bahwa Pemko tidak akan berhenti pada pencapaian saat ini. Dalam rapat koordinasi bersama jajaran SKPD dan perwakilan DPRD Kota Pekanbaru, disahkan rencana aksi percepatan investasi untuk tahun anggaran berikutnya yang mencakup perluasan kawasan industri, peningkatan konektivitas logistik, dan penguatan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau. Keputusan tersebut ditetapkan sebagai bentuk konsistensi dalam menjalankan visi pembangunan daerah yang berorientasi pada hasil.

"Penghargaan ini menjadi tanggung jawab moral bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Insya Allah, target investasi ke depan akan kami gapai dengan dukungan seluruh komponen bangsa di Kota Pekanbaru," tegas Wali Kota.

Fraksi-fraksi di DPRD Kota Pekanbaru secara umum menyambut positif pencapaian tersebut. Ketua Badan Anggaran DPRD Kota Pekanbaru, yang hadir dalam sesi paripurna penyerahan rekomendasi program investasi, menyatakan bahwa legislatif siap mengawal alokasi anggaran yang mendukung kemudahan berusaha. Sinergi eksekutif-legislatif tersebut dinilai krusial untuk mempertahankan momentum pertumbuhan investasi di tengah dinamika ekonomi nasional dan global. Dengan realisasi Rp 7,35 triliun yang tercatat pada Riau Investment Award 2026, Pemko Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk menjadikan kota tersebut sebagai destinasi investasi utama di Pulau Sumatera.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User