Sep 20, 2026
Hukum

Pekerja POSCO Gelar Mogok Kerja Parsial Akibat Sengketa Upah

SEOUL — Serikat pekerja produsen baja terkemuka asal Korea Selatan, POSCO Co., resmi melancarkan aksi mogok kerja parsial setelah perundingan upah dengan p

Pekerja POSCO Gelar Mogok Kerja Parsial Akibat Sengketa Upah

SEOUL — Serikat pekerja produsen baja terkemuka asal Korea Selatan, POSCO Co., resmi melancarkan aksi mogok kerja parsial setelah perundingan upah dengan pihak manajemen berakhir buntu. Langkah industrial ini menandai eskalasi ketegangan perburuhan di salah satu pilar industri manufaktur dan rantai pasok global terbesar di Asia.

Aksi mogok kerja tersebut digelar secara bertahap di sejumlah fasilitas operasional strategis, termasuk kompleks pabrik baja raksasa di Pohang dan Gwangyang. Para pekerja menuntut penyesuaian upah pokok yang layak serta skema pembagian bonus yang transparan di tengah tekanan biaya hidup dan inflasi yang terus membayangi perekonomian domestik.

Kebuntuan Negosiasi dan Tuntutan Serikat Pekerja

Perselisihan perburuhan ini mencuat setelah rangkaian negosiasi panjang yang telah berlangsung selama beberapa bulan gagal menjembatani perbedaan pandangan antara serikat dan dewan direksi. Serikat pekerja menilai bahwa kontribusi para buruh terhadap pemulihan margin profit perusahaan belum dihargai secara adil melalui paket kompensasi yang ditawarkan manajemen.

"Kami telah menunjukkan fleksibilitas dalam banyak putaran pembicaraan, namun tawaran manajemen masih jauh dari komitmen untuk melindungi kesejahteraan para pekerja di tengah inflasi yang mencekik," tegas salah seorang perwakilan komite aksi serikat pekerja POSCO.

Adapun poin-poin utama yang menjadi fokus perselisihan kedua belah pihak mencakup sejumlah hal penting, antara lain:

  • Kenaikan Gaji Pokok: Permintaan kenaikan persentase upah dasar untuk mengimbangi lonjakan indeks harga konsumen.
  • Bonus Berbasis Kinerja: Tuntutan formula pembagian laba yang lebih adil dan proporsional bagi para pekerja lini depan pabrik.
  • Jaminan Usia Pensiun: Perluasan klausul perlindungan masa kerja serta tunjangan kesehatan purnatugas.

Ancaman Gangguan pada Rantai Pasok Industri

Mogok kerja parsial ini memicu kekhawatiran meluas di kalangan pelaku industri hilir. Sebagai produsen baja terbesar di Korea Selatan dan salah satu yang paling dominan di dunia, gangguan operasional di pabrik POSCO berisiko menular ke sektor strategis lainnya, seperti manufaktur otomotif, galangan kapal, dan konstruksi.

Para pengamat memperingatkan bahwa jika aksi mogok bergulir menjadi pemogokan massal penuh tanpa batas waktu, waktu tunggu pasokan baja lembaran dan produk turunan lainnya akan melonjak tajam. Hal ini dapat memaksa pabrikan otomotif raksasa seperti Hyundai Motor dan Kia Corp menyesuaikan jadwal produksi perakitan kendaraan mereka.

Upaya Mediasi dan Antisipasi Manajemen

Pihak manajemen POSCO menyatakan komitmennya untuk tetap membuka pintu dialog demi meminimalkan dampak gangguan operasional terhadap para pelanggan global. Manajemen juga telah menyusun rencana darurat dengan mengoptimalkan staf non-serikat dan fasilitas otomatisasi untuk menjaga jalur produksi esensial tetap berjalan.

Komisi Hubungan Ketenagakerjaan Nasional Korea Selatan diperkirakan akan turun tangan untuk memfasilitasi rekonsiliasi darurat. Pemerintah setempat mengimbau kedua belah pihak agar segera mencapai kompromi demi menjaga stabilitas industri nasional di tengah tantangan ekonomi global yang belum menentu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS hendra-wijaya

Editor Politik. Mantan jurnalis cetak dengan spesialisasi politik elektoral. Menulis analisis kebijakan dan reportase parlemen.

Comments (0)

User