Pato O'Ward Minta McLaren Lepaskan Tugas F1

Pembalap asal Meksiko, Pato O’Ward, resmi meminta tim McLaren untuk membebaskannya dari seluruh tugas yang berkaitan dengan Formula 1. Permintaan ini disam

Jul 09, 2026 - 19:52
0 0

Pembalap asal Meksiko, Pato O’Ward, resmi meminta tim McLaren untuk membebaskannya dari seluruh tugas yang berkaitan dengan Formula 1. Permintaan ini disampaikan langsung kepada manajemen tim yang bermarkas di Woking, Inggris, pada awal pekan ini, dan langsung disetujui. Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri peran O’Ward sebagai pembalap cadangan yang telah ia emban sejak 2021. Kini, pria berusia 26 tahun itu akan memusatkan seluruh perhatian dan energinya pada ajang NTT IndyCar Series bersama tim Arrow McLaren, di mana ia telah menjadi tulang punggung sejak debut penuh waktu pada 2020. “Saya berterima kasih kepada McLaren atas semua kesempatan di F1, tapi saatnya bagi saya untuk fokus total memburu gelar juara IndyCar,” ujar O’Ward dalam rilis resmi tim.

Selama menjadi pembalap cadangan, O’Ward mengikuti serangkaian tes privat dan beberapa sesi latihan bebas pertama (FP1) pada akhir pekan Grand Prix. Pada 2022, ia tampil dalam FP1 Grand Prix Abu Dhabi, dan di 2023 kembali mendapatkan kesempatan serupa di Grand Prix Meksiko serta Singapura. Namun, jadwal balap IndyCar yang kian padat—dengan 17 seri pada musim 2025 ditambah sesi tes yang kerap berbenturan—membuatnya sulit mempertahankan komitmen di dua ajang sekaligus. McLaren pun memahami posisi tersebut dan tidak memberikan perlawanan atas permintaan sang pembalap.

Analisis: Memilih Jalur Gelar di IndyCar

Keputusan Pato O’Ward menanggalkan peran F1 bukanlah kejutan bagi para pengamat. Sejak mencatatkan kemenangan perdananya di Texas Motor Speedway pada 2021, O’Ward konsisten menjadi penantang gelar di klasemen IndyCar. Ia finis sebagai runner-up di 2021, keempat di 2020 dan 2023, serta kelima di 2024 dengan torehan tiga kemenangan. Statistik itu menempatkannya sebagai salah satu pembalap non-Amerika paling sukses dalam satu dekade terakhir. Total, O’Ward telah mengumpulkan 8 kemenangan dan 23 podium dari 89 start sepanjang kariernya di IndyCar.

Sementara itu, pintu menuju kursi balap penuh di F1 bersama McLaren kian sempit. Tim asal Inggris itu masih mengandalkan duet Lando Norris dan Oscar Piastri yang terikat kontrak jangka panjang. Kursi cadangan pun akan diisi oleh pembalap muda yang siap naik kelas, kemungkinan dari program pengembangan tim. Dalam konteks ini, langkah O’Ward sangat logis: ia memilih jalur pasti sebagai kandidat juara di ajang di mana ia sudah terbukti ketimbang menunggu peluang yang belum tentu terbuka di F1.

“Ini adalah langkah yang matang secara karier. O’Ward tidak lagi sekadar mencari pengalaman, ia ingin menjadi juara. Fokus penuh di IndyCar adalah cara terbaik mewujudkannya,” ujar Will Buxton, analis senior Formula 1.

Perbandingan Aktivitas F1 dan IndyCar O’Ward

Tabel di bawah ini merangkum keterlibatan O’Ward di dua ajang balap papan atas selama lima musim terakhir, memperlihatkan tajamnya peningkatan performa di IndyCar seiring terbatasnya menit di kokpit F1.

TahunPeran F1Jumlah FP1/TesPosisi Akhir IndyCarKemenangan IndyCar
2020Tes pengembangan1 tes40
2021Pembalap cadangan1 tes2 (runner-up)2
2022Pembalap cadangan1 FP1 (Abu Dhabi)72
2023Pembalap cadangan2 FP1 (Meksiko, Singapura)41
2024Pembalap cadangan1 FP1 (Meksiko)53

Data di atas menunjukkan betapa kecilnya porsi O’Ward di kokpit F1 dibandingkan komitmen penuh yang ia curahkan di IndyCar. Dengan rata-rata hanya satu kesempatan mengemudi per musim, potensinya untuk berkembang di F1 sangat terbatas. Sebaliknya, di IndyCar ia terus menanjak: tiga kemenangan pada 2024 adalah capaian terbaiknya dalam semusim, menegaskan bahwa ia berada di jalur yang tepat untuk meraih gelar juara.

Dampak bagi McLaren dan IndyCar

Bagi McLaren, kepergian O’Ward dari struktur F1 tidak mengganggu kedalaman skuad. Mereka masih memiliki Alex Palou—juara bertahan IndyCar 2023 dan 2024—sebagai opsi pembalap cadangan, meski prioritas utama Palou juga berada di lintasan oval dan road course Amerika. Sementara itu, di kubu IndyCar, keputusan O’Ward langsung disambut antusias oleh Arrow McLaren. Dengan fokus tanpa gangguan, mereka yakin pembalap bernomor #5 itu mampu membawa pulang mahkota juara yang terakhir kali diraih tim pada era Hunter-Reay (2012).

Musim IndyCar 2025 sendiri akan dimulai pada 2 Maret di St. Petersburg, dan O’Ward menatapnya dengan keyakinan penuh. “Saya sudah lama memimpikan menjadi juara IndyCar. Sekarang, tidak ada lagi yang menghalangi,” katanya.

Untuk menjawab pertanyaan umum seputar keputusan ini, berikut tiga FAQ esensial:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User