Paris — Deschamps Tak Terpengaruh Wasit Argentina Pimpin Laga Lawan Maroko

PARIS — Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps, menegaskan bahwa penunjukan wasit asal Argentina untuk laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan

Jul 09, 2026 - 19:07
0 0
PARIS — Pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps, menegaskan bahwa penunjukan wasit asal Argentina untuk laga perempat final Piala Dunia 2026 melawan Maroko sama sekali tidak memengaruhi persiapan timnya. Pertandingan krusial tersebut akan dipimpin oleh Fernando Rapallini, wasit berpengalaman asal Argentina, pada Kamis (09/07) malam waktu setempat di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta. Pernyataan Deschamps disampaikan dalam konferensi pers pra-pertandingan di Hotel Tim Prancis, Rabu (08/07). Ia menolak anggapan bahwa faktor rivalitas historis antara Prancis dan Argentina—terutama setelah final Piala Dunia 2022 yang dramatis—dapat menimbulkan bias dalam kepemimpinan Rapallini. “Fokus kami adalah pada performa di lapangan, bukan siapa yang meniup peluit. Rapallini adalah wasit profesional yang sudah teruji di level tertinggi,” ujar Deschamps dengan nada datar.

Kronologi Penunjukan Wasit Argentina

FIFA mengumumkan daftar wasit untuk fase gugur Piala Dunia 2026 pada Senin (06/07). Rapallini, yang sebelumnya memimpin tiga laga di Piala Dunia 2022 dan lima pertandingan di Piala Dunia Antarklub, mendapatkan kepercayaan memimpin pertandingan antara juara bertahan Prancis dan Maroko. Keputusan ini memicu perdebatan di kalangan penggemar dan media Prancis, mengingat ketegangan antara kedua federasi pasca-kontroversi rasisme di media sosial setelah final Piala Dunia 2022. Deschamps dalam sesi tanya-jawab menambahkan bahwa ia sudah berbicara dengan para pemain mengenai pentingnya menjaga kedewasaan emosional. “Saya tidak akan buang energi memikirkan asal-usul wasit. Yang lebih penting adalah bagaimana kami membaca ritme pertandingan dan mengantisipasi transisi cepat Maroko,” tegasnya.

Data Performa Rapallini di Panggung Internasional

Untuk melihat objektivitas Rapallini, berikut perbandingan statistik kepemimpinannya pada turnamen besar terbaru:
TurnamenPertandinganKartu Kuning/Rata-rataKartu MerahPenalti Diberikan
Piala Dunia 2022311 (3,7)01
Piala Dunia Antarklub 202528 (4,0)10
Kualifikasi Piala Dunia 2026 (zona CONMEBOL)414 (3,5)12
Data di atas menunjukkan bahwa Rapallini konsisten mengeluarkan rata-rata 3,7 kartu kuning per pertandingan dengan keputusan penalti yang relatif rendah. Statistik ini tidak memperlihatkan indikasi bias terhadap tim Eropa atau Afrika—sebuah fakta yang coba ditekankan Deschamps.

Reaksi dan Opini Ahli

Meskipun Deschamps cuek, sebagian pengamat mengingatkan bahwa persepsi publik tetap harus dikelola. “Wasit mungkin netral, tapi tekanan psikologis dari suporter bisa saja memengaruhi momen krusial di lapangan. Prancis perlu memastikan fokus mutlak sejak menit pertama,” kata Pascal Ferré, analis senior France Football. Di sisi lain, gelandang Adrien Rabiot dalam wawancara terpisah menyatakan tim menerima penunjukan tersebut tanpa syarat. “Kami sudah menghadapi banyak kontroversi di masa lalu, dan kami selalu keluar lebih kuat,” ujarnya. Prancis, yang baru saja mengalahkan Meksiko 3-1 di babak 16 besar, dianggap sedikit diunggulkan menghadapi Maroko yang tampil mengejutkan di turnamen ini. Deschamps mengakhiri sesi dengan menekankan bahwa penghormatan terhadap wasit adalah bagian dari fair play. “Apapun opini Anda soal asal negara wasit, yang terpenting adalah kualitas pengambilan keputusan di lapangan. Saya percaya Rapallini akan profesional,” tutupnya. Pertandingan Prancis vs Maroko akan disiarkan langsung di lebih dari 200 negara dan diprediksi mencapai lebih dari 800 juta penonton global.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User