JAKARTA — Kolombia Angkat Koper Usai Drama Adu Penalti, Falcao Tak Mampu Sembunyikan Kekecewaan

MIAMI — Tim nasional Kolombia harus mengakhiri langkah mereka di Piala Dunia 2026 dengan cara yang menyakitkan. Los Cafeteros gugur melalui drama adu penal

Jul 09, 2026 - 19:08
0 0

MIAMI — Tim nasional Kolombia harus mengakhiri langkah mereka di Piala Dunia 2026 dengan cara yang menyakitkan. Los Cafeteros gugur melalui drama adu penalti pada babak 16 besar, meskipun sepanjang turnamen mereka tidak pernah menelan kekalahan dalam waktu normal.

Kiper Swiss, Jonas Omlin, menjadi pahlawan setelah menepis dua tendangan penalti Kolombia, termasuk eksekusi terakhir dari gelandang veteran James Rodríguez. Skor adu penalti berakhir 4-3 untuk kemenangan Swiss, menyusul hasil imbang 1-1 selama 120 menit pertandingan yang berlangsung sengit di Hard Rock Stadium, Selasa (14/7/2026) waktu setempat.

Rekor Sempurna yang Berakhir Pilu

Kolombia memasuki babak sistem gugur dengan catatan impresif: dua kemenangan dan satu hasil imbang di fase grup. Pasukan Néstor Lorenzo menumbangkan Belgia 2-1, menahan imbang Brasil 0-0, dan menghancurkan Mali 4-1. Total penguasaan bola mereka sepanjang turnamen mencapai 57 persen, dengan rata-rata tembakan tepat sasaran sebanyak 6,3 kali per laga.

Namun, statistik tersebut tak mampu menghindarkan Kolombia dari pil pahit kekalahan via tos-tosan. Sepanjang sejarah partisipasi Piala Dunia, ini merupakan ketiga kalinya Kolombia gugur melalui adu penalti — setelah edisi 1990 melawan Kamerun dan 2014 melawan Brasil.

Pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Kolombia, Radamel Falcao, yang kini berusia 40 tahun, tampak hancur seusai pertandingan. Striker legendaris yang telah mengumpulkan 37 gol dalam 108 penampilan internasional itu masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-88 dan nyaris mencetak gol kemenangan di masa perpanjangan waktu, namun sundulannya membentur mistar gawang.

"Sepak bola bisa sangat kejam. Kami mendominasi, kami menciptakan peluang, dan kami tidak terkalahkan sepanjang turnamen. Saya mencetak gol terbanyak yang bisa saya cetak sepanjang karier, tetapi itu semua tidak berarti apa-apa sekarang. Kami menyia-nyiakan sesuatu yang seharusnya bisa menjadi sejarah,"
ujar Falcao dengan suara bergetar di zona campuran pasca-pertandingan.

Secara total, Kolombia melepaskan 21 tembakan berbanding 9 milik Swiss, dengan penguasaan bola mencapai 62 persen. Namun, penyelesaian akhir yang buruk dan performa gemilang kiper Omlin menggagalkan ambisi tim Amerika Latin tersebut.

  • Kolombia tidak terkalahkan dalam 5 pertandingan terakhir di semua kompetisi
  • Total 7 pemain Kolombia mencatatkan menit bermain penuh di seluruh laga Piala Dunia 2026
  • Swiss menjadi tim keempat Eropa yang sukses mengeliminasi Kolombia dari Piala Dunia

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User