Sep 16, 2026
Hukum

PANGKEP — Kakanwil Kemenhaj Sulsel Buka Manasik KBIHU Faidurrahman Abadi

Suasana kekhusyukan dan semangat membuncah memenuhi ruangan saat puluhan calon tamu Allah berkumpul di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Menjelang musim

PANGKEP — Kakanwil Kemenhaj Sulsel Buka Manasik KBIHU Faidurrahman Abadi

Suasana kekhusyukan dan semangat membuncah memenuhi ruangan saat puluhan calon tamu Allah berkumpul di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Menjelang musim haji, persiapan matang menjadi fondasi utama agar pelaksanaan ibadah suci berjalan lancar dan sesuai tuntunan syariat. Dalam rangka membekali para calon jamaah haji dengan pemahaman yang komprehensif, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Faidurrahman Abadi menggelar kegiatan Bimbingan Manasik Haji yang dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ikbal Ismail, S.Ag., M.A.

Penguatan Kemandirian Jamaah dan Pembekalan Komprehensif

Dalam pembukaan kegiatan tersebut, sebanyak 107 orang jamaah haji antusias mengikuti setiap sesi arahan. Turut hadir dalam jajaran tamu undangan yakni Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pangkep, H. Samuin Muin, S.Ag., M.A., Kepala Seksi Bina Haji Kemenhaj Pangkep, pimpinan KBIHU Faidurrahman Abadi H. Arif Arfah, serta jajaran pembimbing ibadah dan seluruh peserta manasik.

Dalam sambutannya, H. Ikbal Ismail menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus KBIHU Faidurrahman Abadi yang dinilai konsisten mengambil peran aktif membantu pemerintah dalam memberikan pembinaan serta pendampingan maksimal kepada jamaah haji asal Pangkep.

"Bimbingan manasik ini bukan sekadar rutinitas formalitas, melainkan bagian vital untuk memastikan seluruh calon jamaah memiliki pemahaman yang utuh mengenai rangkaian ibadah haji, hukum-hukum syariat, panduan kesehatan, hingga tata cara keselamatan selama berada di Tanah Suci," tegas H. Ikbal Ismail di hadapan para peserta.

Ikbal menekankan bahwa pembekalan manasik menjadi kunci utama terbentuknya kemandirian ibadah saat jamaah berada di Arab Saudi. Beliau berpesan agar seluruh jamaah mengikuti rangkaian bimbingan dengan penuh kesungguhan, aktif berdiskusi dengan para pembimbing, serta mempersiapkan fisik dan mental sejak dini.

Sinergi Strategis Kemenhaj dan Lembaga Mitra

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Pangkep, H. Samuin Muin, menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pemerintah dan lembaga mitra kemasyarakatan. Menurutnya, keberadaan KBIHU merupakan mitra strategis Kemenhaj yang berhadapan langsung dengan jamaah di tingkat daerah.

"Keberadaan KBIHU Faidurrahman Abadi merupakan pilar penting bagi kami dalam menyalurkan pembinaan secara intensif. Sinergi yang solid antara Kemenhaj, KBIHU, pembimbing, dan para jamaah diharapkan mampu mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji yang tertib, aman, dan mabrur," ujar H. Samuin Muin.

KBIHU Faidurrahman Abadi yang dipimpin oleh H. Arif Arfah berkomitmen untuk terus memfasilitasi jamaah melalui materi teori fiqh haji, simulasi tata cara ibadah seperti tawaf, sai, hingga wukuf dan lempar jumrah, serta panduan menjaga kondisi fisik selama menjalankan aktivitas ibadah di Makkah dan Madinah.

Fokus Pembekalan Manasik Haji

Untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai cakupan pembekalan yang diberikan kepada 107 calon jamaah haji Pangkep, berikut adalah rincian aspek penting dalam bimbingan manasik:

Aspek Bimbingan Fokus Materi Utama Target Pencapaian Jamaah
Fiqh & Syariat Haji Rukun, wajib, dan sunnah haji serta tata cara ihram Jamaah paham dan mandiri menjalankan ritual ibadah secara sah
Kesehatan & Fisik Manajemen kebugaran dan adaptasi iklim di Arab Saudi Daya tahan fisik terjaga sepanjang rangkaian ibadah
Keselamatan & Logistik Ketertiban rombongan, navigasi lokasi, dan penanganan kondisi darurat Jamaah aman, tertib, dan mampu berkoordinasi dalam kelompok

Dengan dimulainya rangkaian bimbingan manasik ini, para calon jamaah haji diharapkan dapat menata niat dengan lurus dan menjaga stamina secara berkesinambungan. Upaya sinergis antara Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Selatan bersama KBIHU Faidurrahman Abadi ini dipandang sebagai langkah krusial untuk memastikan seluruh tamu Allah dari Kabupaten Pangkep dapat menjalankan ibadah dengan sempurna hingga kembali ke tanah air memboyong predikat haji mabrur.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User