Sebanyak 2.711 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menerima bantuan pangan berupa beras dari pemerintah. Masing-masing keluarga berhak mendapatkan pasokan beras sebanyak 30 kilogram yang disalurkan secara bertahap guna memperkuat ketahanan pangan masyarakat berpendapatan rendah.
Penyaluran beras cadangan pemerintah tersebut disambut antusias oleh warga yang sejak pagi telah memadati lokasi distribusi dengan membawa dokumen administrasi berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) asli untuk proses verifikasi. Program ini merupakan bagian dari stimulus pangan nasional untuk menekan dampak fluktuasi harga kebutuhan pokok di pasaran.
Ringankan Beban Pengeluaran Rumah Tangga
Kecamatan Pahandut tercatat sebagai salah satu wilayah dengan populasi penerima manfaat cukup padat di Palangka Raya. Bantuan seberat 30 kilogram per KPM ini mencakup alokasi bantuan beberapa bulan sekaligus, sehingga diharapkan mampu mengamankan ketersediaan pangan keluarga dalam jangka waktu tertentu.
"Bantuan pangan ini sangat krusial dalam menjaga daya beli masyarakat di tingkat akar rumput, sekaligus menjadi bantalan ekonomi agar warga tidak terbebani kenaikan harga beras di pasar," ujar pejabat pemerintah setempat saat memantau jalannya distribusi.
Proses pendistribusian dilakukan melalui kerja sama dengan Perum Bulog dan aparat kelurahan setempat guna memastikan komoditas beras yang diserahkan memiliki kualitas medium yang layak konsumsi, bersih, serta memenuhi standar mutu pangan nasional.
Mekanisme Penyaluran Tepat Sasaran
Untuk menghindari kerumunan dan memastikan tata kelola bantuan berjalan tertib, pihak panitia menerapkan sistem pembagian jadwal per Rukun Warga (RW). Langkah ini diambil mengingat besarnya volume komoditas yang harus dibagikan dalam waktu singkat.
- Target Penerima: 2.711 KPM terdaftar dalam data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
- Total Bantuan: 30 kilogram beras berkualitas baik untuk tiap KPM.
- Persyaratan Pengambilan: Membawa undangan barcode resmi, KTP-el, serta Kartu Keluarga.
- Skema Distribusi: Dilakukan terjadwal per lingkungan RT/RW untuk meminimalkan antrean panjang.
Salah seorang warga penerima manfaat, Aminah (48), mengungkapkan rasa syukurnya atas penyaluran beras ini. Menurutnya, alokasi 30 kilogram beras secara gratis sangat membantu pengeluaran dapur rumah tangganya selama sebulan ke depan.
"Penghasilan suami tidak menentu dari kerja serabutan. Dengan adanya bantuan 30 kg beras ini, uang belanja bisa kami alihkan untuk kebutuhan sekolah anak dan membeli lauk pauk," tutur Aminah penuh haru.
Upaya Menekan Laju Inflasi Daerah
Pemerintah Kota Palangka Raya terus memprioritaskan intervensi pangan sebagai strategi utama dalam pengendalian inflasi daerah, terutama komoditas beras yang kerap menjadi penyumbang utama indeks harga konsumen. Melalui sinergi antar-lembaga, pemutakhiran data penerima terus diperbarui agar tidak terjadi tumpang tindih maupun salah sasaran dalam penyaluran jaring pengaman sosial.
Comments (0)