Sep 16, 2026
Nasional

BEIJING — Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Perkuat Diplomasi Pertahanan Indonesia di Beijing

Di tengah dinamika geopolitik kawasan Indo-Pasifik yang terus bergerak dinamis, langkah diplomasi pertahanan Indonesia kembali ditegaskan di panggung inter

BEIJING — Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Perkuat Diplomasi Pertahanan Indonesia di Beijing

Di tengah dinamika geopolitik kawasan Indo-Pasifik yang terus bergerak dinamis, langkah diplomasi pertahanan Indonesia kembali ditegaskan di panggung internasional. Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, secara langsung menghadiri gelaran seminar militer bergengsi Beijing Xiangshan Forum 2026 yang berlangsung di Beijing, Tiongkok, pada Rabu (16/9/2026). Kehadiran delegasi tingkat tinggi Indonesia ini menjadi sinyal kuat bahwa Jakarta terus berkomitmen merawat hubungan bilateral yang harmonis dan inklusif dengan negara-negara mitra strategis.

Suasana forum internasional yang dihadiri oleh para menteri pertahanan, panglima militer, serta pakar strategi dari berbagai belahan dunia tersebut menjadi arena vital bagi Indonesia untuk menyuarakan stabilitas keamanan kawasan. Langkah Menhan Sjafrie ini memicu perhatian luas, mengingat Tiongkok merupakan salah satu aktor utama dalam peta pertahanan Asia-Pasifik.

Memperkokoh Kerjasama Pertahanan dan Prinsip Bebas-Aktif

Dalam keterangannya di sela-sela agenda forum, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan bahwa keterlibatan Indonesia dalam forum ini bukan sekadar formalitas diplomatik. Kehadirannya merupakan manifestasi nyata dari hubungan pertahanan yang baik, saling menghormati, dan terus terjaga antara Indonesia dan Tiongkok. Indonesia memandang bahwa dialog terbuka antaranegara merupakan kunci utama dalam mencegah salah pengertian di bidang militer.

"Kehadiran kami di Beijing Xiangshan Forum 2026 menegaskan komitmen Indonesia untuk terus merawat komunikasi strategis. Diplomasi pertahanan kita berlandaskan pada prinsip saling percaya dan transparansi demi terciptanya perdamaian dunia," tegas Menhan Sjafrie Sjamsoeddin.

Indonesia terus meletakkan posisi strategisnya di atas fondasi politik luar negeri bebas-aktif. Kehadiran di forum pertahanan Tiongkok tidak menandakan pergeseran aliansi, melainkan bentuk keluwesan diplomasi Indonesia yang merangkul semua pihak. Pakar pertahanan menilai langkah ini sangat krusial untuk menjaga keseimbangan kekuatan (balance of power) di kawasan Asia Tenggara.

Pilar Strategis Kerjasama Pertahanan Indonesia-Tiongkok

Kerjasama pertahanan antara Indonesia dan Tiongkok telah berkembang mencakup berbagai sektor fundamental. Forum Xiangshan menjadi wadah untuk mengevaluasi sekaligus memperluas ruang kolaborasi yang membawa dampak positif bagi kedua negara.

Pilar Kerjasama Fokus Kegiatan Dampak Strategis
Dialog Keamanan Forum tahunan & konsultasi militer Meningkatkan transparansi dan kepercayaan antarmiliter
Latihan Bersama Penanggulangan bencana & SAR Meningkatkan kapasitas operasional prajurit TNI
Pendidikan Militer Pertukaran perwira & staf pengajar Memperluas wawasan strategis personel pertahanan

Selain fokus pada dialog, forum ini juga menyoroti pentingnya keterlibatan aktif dalam meredam potensi konflik kawasan, khususnya terkait isu keamanan maritim di Laut Tiongkok Selatan. Indonesia secara konsisten mendorong agar semua pihak mengedepankan hukum internasional, termasuk UNCLOS 1982, dalam menyelesaikan setiap perselisihan.

Menjaga Stabilitas Stabilitas Indo-Pasifik yang Inklusif

Kehadiran Indonesia di Beijing mendapat apresiasi positif dari para pengamat militer internasional. Indonesia dinilai berhasil menampilkan wajah diplomasi yang pragmatis namun tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip perdamaian. Keterbukaan jalur komunikasi militer dianggap sebagai benteng pertahanan terbaik dalam mengantisipasi eskalasi ketegangan global.

Menhan Sjafrie menutup keterangannya dengan optimisme tinggi bahwa hasil dari Beijing Xiangshan Forum 2026 akan memberikan kontribusi nyata bagi arsitektur keamanan kawasan yang kondusif. Indonesia siap melanjutkan peran aktifnya sebagai honest broker dan jembatan perdamaian di kawasan Indo-Pasifik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User