Nyeri Rahang Bisa Jadi Gejala Awal Serangan Jantung

Jakarta — Masyarakat kerap mengabaikan nyeri pada area rahang, leher, atau punggung sebagai keluhan biasa. Padahal, rasa tidak nyaman di bagian tubuh terse

Jul 18, 2026 - 14:19
0 0
Nyeri Rahang Bisa Jadi Gejala Awal Serangan Jantung

Jakarta — Masyarakat kerap mengabaikan nyeri pada area rahang, leher, atau punggung sebagai keluhan biasa. Padahal, rasa tidak nyaman di bagian tubuh tersebut bisa menjadi pertanda awal serangan jantung yang mematikan. Menurut data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian nomor satu secara global, dengan estimasi 17,9 juta jiwa meninggal setiap tahunnya. Banyak dari kasus tersebut sebenarnya dapat dicegah jika gejala awal terdeteksi lebih dini.

Mekanisme Nyeri Rahang sebagai Gejala Jantung

Hubungan antara nyeri rahang dan serangan jantung terletak pada fenomena yang disebut referred pain atau nyeri alih. Ketika otot jantung mengalami kekurangan pasokan oksigen akibat penyumbatan arteri koroner, sinyal rasa sakit dikirim melalui saraf yang sama menuju otak. Otak kemudian salah menginterpretasikan sumber rasa sakit tersebut, sehingga nyeri justru dirasakan di area rahang, leher, atau bahkan punggung bagian atas.

Dr. Andika Pratama, Sp.JP, spesialis jantung dan pembuluh darah dari Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, menjelaskan bahwa gejala ini lebih sering muncul pada wanita, lansia, dan penderita diabetes. "Pada kelompok tersebut, serangan jantung sering kali tidak disertai nyeri dada khas seperti yang digambarkan di media. Mereka justru lebih sering mengeluhkan rasa tidak nyaman di rahang, sesak napas, atau mual," ungkapnya.

Kronologi Gejala yang Harus Diwaspadai

Mengenali urutan kemunculan gejala menjadi kunci penyelamatan nyawa. Berdasarkan panduan terbaru dari American Heart Association (AHA), berikut kronologi gejala yang perlu diwaspadai:

  1. Fase Awal (1–7 hari sebelumnya): Kelelahan ekstrem tanpa sebab jelas, gangguan tidur, dan rasa cemas yang tidak biasa. Beberapa pasien melaporkan nyeri rahang ringan yang hilang-timbul.
  2. Fase Prodromal (24–48 jam sebelum serangan): Nyeri atau tekanan di rahang semakin sering muncul, terutama saat beraktivitas fisik atau stres. Bisa disertai keringat dingin dan mual.
  3. Fase Akut (saat serangan terjadi): Nyeri rahang menjadi intens dan menjalar ke leher atau bahu kiri. Pasien mungkin mengalami sesak napas berat, pusing, dan perasaan akan pingsan.
  4. Golden Period (0–120 menit): Waktu emas untuk mendapatkan pertolongan medis. Setiap keterlambatan 30 menit meningkatkan risiko kematian hingga 7,5%.

Mengapa Wanita Lebih Rentan Mengalaminya

Studi yang dipublikasikan di jurnal Circulation pada Maret 2026 mengungkapkan bahwa hampir 40% wanita tidak mengalami nyeri dada saat serangan jantung. Gejala yang mereka rasakan justru didominasi oleh nyeri rahang, kelelahan ekstrem, dan gangguan pencernaan. Perbedaan biologis pada pembuluh darah koroner wanita, yang cenderung mengalami penyumbatan di arteri kecil (microvascular disease), menjadi penyebab utama perbedaan manifestasi gejala ini.

Data dari Kementerian Kesehatan RI mencatat, prevalensi penyakit jantung koroner pada wanita Indonesia meningkat dari 0,5% pada tahun 2013 menjadi 1,5% pada tahun 2023. Sayangnya, tingkat kesadaran akan gejala atipikal seperti nyeri rahang masih sangat rendah, menyebabkan keterlambatan diagnosis yang berakibat fatal.

Langkah Kritis saat Gejala Muncul

Jika Anda atau orang terdekat mengalami nyeri rahang yang tidak wajar, terutama jika disertai faktor risiko seperti hipertensi, diabetes, atau riwayat keluarga dengan penyakit jantung, jangan menunda untuk mencari bantuan medis. Segera hubungi layanan gawat darurat di 119 (PSC 119 Kemenkes) atau kunjungi Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit terdekat.

"Masyarakat harus mengubah pola pikir bahwa serangan jantung selalu dimulai dengan nyeri dada kiri yang hebat. Realitanya, gejalanya jauh lebih beragam dan sering kali samar," tegas Dr. Andika. Ia menambahkan, pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) dan tes troponin dapat memastikan diagnosis dalam hitungan menit, sehingga penanganan seperti pemasangan ring atau terapi trombolitik dapat segera dilakukan.

[SOCIAL_TWEET]: Nyeri rahang bisa jadi alarm serangan jantung, terutama pada wanita. Jangan abaikan gejala yang tidak biasa! Kenali tanda-tandanya dan bertindak cepat dalam golden period 120 menit. #KesehatanJantung #GejalaSeranganJantung #NyeriRahang[SOCIAL_TG]: 🫀⚠️ WASPADA! Nyeri rahang yang sering diabaikan ternyata bisa jadi gejala awal serangan jantung. Jangan tunggu nyeri dada baru panik — kenali tanda-tandanya sekarang juga!

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User