Sep 18, 2026
Hukum

NEW YORK — Pramono Anung Suarakan Isu Pangan Jakarta di U20 Summit

Langkah diplomasi perkotaan kembali ditegaskan oleh tokoh kepemimpinan Jakarta, Pramono Anung, yang bertolak menuju New York, Amerika Serikat. Kehadirannya

NEW YORK — Pramono Anung Suarakan Isu Pangan Jakarta di U20 Summit

Langkah diplomasi perkotaan kembali ditegaskan oleh tokoh kepemimpinan Jakarta, Pramono Anung, yang bertolak menuju New York, Amerika Serikat. Kehadirannya dalam ajang bergengsi Urban 20 (U20) Summit bukan sekadar agenda formalitas, melainkan sebuah misi strategis untuk membawa suara, tantangan, dan aspirasi jutaan warga Jakarta ke panggung dunia. Dalam forum perkotaan tingkat global tersebut, isu ketahanan pangan, penyediaan hunian terjangkau, serta adaptasi terhadap perubahan iklim menjadi agenda utama yang diusung untuk mempercepat langkah Jakarta menjadi kota global yang tangguh dan inklusif.

Di tengah ancaman krisis iklim dunia dan ketidakpastian rantai pasok global, kota-kota besar seperti Jakarta menghadapi tekanan sosial dan ekonomi yang sangat nyata. Pramono menegaskan bahwa dinamika tantangan megapolitan saat ini menuntut solusi yang lintas batas dan berbasis pada kolaborasi internasional secara konkret.

"Kita tidak bisa lagi menyelesaikan masalah kompleks perkotaan hanya dengan cara-cara konvensional. Jakarta membutuhkan akses pada inovasi global, pendanaan hijau, serta skema kerja sama antarkota yang nyata demi menjamin kesejahteraan warga di tingkat tapak," ujar Pramono di sela-sela rangkaian kegiatan U20 Summit di New York.

Fokus Strategis: Pangan, Hunian, dan Krisis Iklim

Konferensi U20 Summit tahun ini mengumpulkan para pemimpin kota (mayors) dan delegasi strategis dari negara-negara anggota G20. Dalam sesi diskusi tematik, Pramono memaparkan bahwa akses terhadap pangan murah dan bergizi serta ruang hidup yang layak adalah hak mendasar setiap warga kota. Jakarta, sebagai pusat gravitasi ekonomi Indonesia dengan populasi lebih dari 10 juta jiwa, memiliki tantangan unik dalam menjaga kestabilan pasokan bahan pokok dan mengendalikan tingkat inflasi daerah.

Selain isu pangan, krisis keterjangkauan hunian di tengah melambungnya harga tanah perkotaan menjadi perhatian serius. Penataan kawasan permukiman, penyediaan rumah susun sewa terjangkau, hingga fasilitas pembiayaan hunian bagi pekerja muda menjadi poin-poin yang terus diakselerasi melalui adopsi praktik terbaik (best practices) dari kota-kota dunia.

Sektor Fokus Tantangan Utama Jakarta Target & Solusi Skala Global (U20)
Ketahanan Pangan Ketergantungan pasokan luar daerah & fluktuasi harga bahan pokok. Penguatan urban farming, modernisasi logistik, dan stabilitas rantai pasok.
Hunian Layak Keterbatasan lahan dan tingginya harga properti permukiman. Pembangunan hunian vertikal berbasis Transit Oriented Development (TOD).
Ketahanan Iklim Ancaman banjir rob, penurunan tanah, dan tingginya emisi karbon. Investasi infrastruktur hijau dan pendanaan iklim internasional (green fund).

Memperkuat Resiliensi Iklim Perkotaan

Tantangan fisik seperti risiko penurunan muka tanah (*land subsidence*) dan ancaman kenaikan permukaan air laut menempatkan Jakarta pada posisi yang rentan terhadap dampak perubahan iklim. Di forum U20 New York, Pramono menekankan pentingnya alih teknologi dan dukungan finansial internasional untuk mempercepat transisi energi bersih dan perbaikan ekosistem pesisir.

Pengalaman Jakarta dalam mengintegrasikan transportasi publik massal seperti MRT, LRT, dan TransJakarta turut dipaparkan sebagai bukti komitmen kota dalam menekan emisi karbon secara efisien.

"Masa depan Jakarta sangat ditentukan oleh sejauh mana kita mampu beradaptasi dengan perubahan iklim hari ini. Setiap kebijakan pembangunan harus senantiasa berorientasi pada keberlanjutan lingkungan jangka panjang," ungkap seorang analis kebijakan publik yang turut mendampingi delegasi tersebut.

Dampak Nyata Bagi Kesejahteraan Warga

Partisipasi aktif Jakarta dalam U20 Summit diharapkan mampu melahirkan komitmen kerja sama yang terukur, baik dalam bentuk kerja sama investasi infrastruktur ramah lingkungan maupun transfer pengetahuan teknologi kota pintar. Kehadiran Pramono Anung di New York menegaskan posisi Jakarta sebagai pemain aktif di kancah internasional yang siap berkolaborasi demi menghadirkan solusi konkret.

Pada akhirnya, seluruh diplomasi global yang dibangun di New York ini bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara nyata. Dari kepastian harga pangan yang terjangkau di pasar tradisional, akses hunian yang layak bagi keluarga muda, hingga mewujudkan ruang publik yang hijau dan bebas banjir, seluruh agenda ini dirancang untuk mewujudkan Jakarta sebagai tempat tinggal yang aman dan sejahtera bagi semua lapisan warga.

Dalam forum U20 Summit di New York, Pramono Anung mengusung tiga prioritas utama: ketahanan pangan, hunian terjangkau, dan ketahanan iklim demi masa depan warga Jakarta. Baca selengkapnya di Apaberita.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User