Mural Jakarta Kota Global Sambut HUT Jakarta
Apaberita.com - Mural bertema Jakarta Kota Global kini menghiasi salah satu sudut kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari program penataan lingkungan terpadu dalam rangka menyambut
Apaberita.com - Mural bertema Jakarta Kota Global kini menghiasi salah satu sudut kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari program penataan lingkungan terpadu dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Ibu Kota. Lukisan dinding berskala besar itu tidak hanya mempercantik wajah pemukiman, tetapi juga menyampaikan pesan tentang posisi Jakarta di mata dunia.
Berdasarkan laporan yang dihimpun media kami di lapangan, proyek mural ini digarap oleh kolaborasi seniman muda Jakarta, komunitas warga, dan dukungan dari Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan. Dimulai sejak awal pekan lalu, puluhan pelukis secara sukarela menuangkan kreativitas mereka di atas tembok sepanjang hampir 200 meter yang sebelumnya tampak kusam dan tidak terawat. Kini, dinding itu berubah menjadi kanvas raksasa dengan paduan warna cerah dan motif yang menggambarkan ikon-ikon global sekaligus kearifan lokal.
Dari Wajah Baru Lingkungan ke Simbol Kebanggaan
Pengerjaan mural ini tidak sekadar menjadi ajang estetika, melainkan juga bagian dari gerakan menata ulang tata ruang kota. Warga sekitar turut terlibat membersihkan area, mengecat dasar tembok, dan menyediakan konsumsi bagi para pelukis. Ketua RW setempat, Sudirman, mengungkapkan bahwa proyek ini sudah lama dinanti warga yang menginginkan lingkungannya lebih tertata dan bersih.
"Kami ingin anak-anak muda di sini melihat bahwa lingkungannya bisa menjadi tempat yang membanggakan. Tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai bagian dari Jakarta yang mendunia," ujarnya saat ditemui Apaberita.com di lokasi, Selasa (9/6).
Mural tersebut menampilkan siluet Monas yang menjulang diapit oleh burung elang bondol—satwa khas Jakarta—serta gambar gedung pencakar langit yang menyatu dengan elemen betawi seperti ondel-ondel dan batik. Di sudut lain, terdapat tulisan “Jakarta Kota Global” dengan huruf tiga dimensi yang kontras dengan latar belakang bendera berbagai negara. Pesannya jelas: Jakarta tengah bertransformasi menjadi kota yang setara dengan kota-kota besar dunia tanpa melepas akar budayanya.
Menyemarakkan HUT Jakarta lewat Karya Rakyat
Koordinator proyek, Andien Maheswari, menjelaskan bahwa pemilihan Kebagusan bukan tanpa alasan. Wilayah ini memiliki dinamika sosial yang tinggi dengan potensi menjadi etalase proyek penataan lingkungan. Pihaknya berharap mural tersebut bisa menjadi pemantik bagi kawasan lain untuk melakukan langkah serupa.
Sementara itu, antusiasme warga tidak hanya berhenti pada saat pengerjaan. Sejumlah pemilik usaha kecil di sekitar lokasi mulai melirik peluang ekonomi baru. Salah satu pemilik warung kopi, Rina, mengatakan bahwa sejak mural hampir rampung, banyak orang singgah untuk berfoto. "Ramai yang mampir, sekadar foto-foto lalu beli minum. Jadi rezeki juga buat kami," katanya.
Pemerintah Kota Jaksel melalui akun resmi mereka juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga. Dalam keterangannya disebutkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program "Jakarta Magersari" yang bertujuan merevitalisasi ruang publik dan menjadikan warga sebagai aktor utama perubahan. HUT ke-499 Jakarta sendiri akan diperingati pada 22 Juni mendatang dengan rangkaian acara yang memadukan budaya, teknologi, dan lingkungan.
Laporan dari media kami akan terus memantau perayaan HUT Jakarta serta dampak penataan lingkungan terhadap kesejahteraan warga. Kehadiran mural “Jakarta Kota Global” di Kebagusan menegaskan bahwa semangat warga adalah fondasi terkuat Jakarta melangkah ke usia yang ke-499 sebagai kota modern yang tetap membumi.
Comments (0)