Sep 29, 2026
Hukum

Mobil Hyundai Santa Fe Terbakar di Jalan Tol Usai Servis di Dealer

Seorang pengendara bernama Jason Pelletier mengalami pengalaman mengerikan pada Juni lalu ketika mobil Hyundai Santa Fe miliknya tiba-tiba terbakar saat ia

Mobil Hyundai Santa Fe Terbakar di Jalan Tol Usai Servis di Dealer

Seorang pengendara bernama Jason Pelletier mengalami pengalaman mengerikan pada Juni lalu ketika mobil Hyundai Santa Fe miliknya tiba-tiba terbakar saat ia sedang berkendara menuju tempat kerja. Ia berhasil menyelamatkan diri beberapa detik sebelum ledakan besar menghancurkan bagian depan kendaraannya. Tiga bulan setelah insiden tersebut, ia masih menunggu jawaban atas penyebab kebakaran dan berharap mendapatkan kompensasi yang lebih layak.

Insiden ini menyoroti persoalan serius terkait keselamatan kendaraan pasca perbaikan di dealer resmi. Pelletier mengaku mobilnya baru saja menjalani perbaikan di dealer sebelum kejadian nahas tersebut. Fakta bahwa kebakaran terjadi tak lama setelah servis memunculkan pertanyaan besar mengenai standar kualitas dan prosedur keselamatan yang diterapkan pihak dealer.

Kronologi Kejadian yang Mencengangkan

Berdasarkan keterangan korban, berikut urutan peristiwa yang terjadi:

  1. Pelletier mengendarai Hyundai Santa Fe miliknya menuju tempat kerja pada suatu pagi di bulan Juni.
  2. Di tengah perjalanan di jalan tol yang ramai, ia menyadari ada sesuatu yang tidak beres dengan kendaraannya.
  3. Mobil tiba-tiba mengeluarkan asap dan api mulai muncul dari bagian mesin.
  4. Pelletier segera menepi dan melompat keluar dari kendaraan.
  5. Hanya beberapa detik setelah ia menjauh, ledakan besar menghancurkan bagian depan mobil.
  6. Kendaraan tersebut hangus terbakar dan dinyatakan sebagai kerugian total (writeoff).

Foto yang beredar menunjukkan seorang pria berbaju reflektif hijau-oranye berdiri di samping mobil yang hangus, terhubung ke truk derek. Kondisi kendaraan rusak parah dengan bagian depan yang hancur total akibat ledakan.

Penyelidikan Masih Berjalan Tanpa Titik Terang

Hingga tiga bulan setelah insiden, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Pelletier mengaku belum menerima informasi memadai mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada mobilnya. Ia juga merasa kompensasi yang ditawarkan tidak sebanding dengan kerugian dan trauma yang dialaminya.

"Saya berhasil keluar hanya beberapa detik sebelum mobil saya meledak. Sampai sekarang saya tidak mendapat jawaban jelas tentang penyebabnya," ungkap Pelletier.

Menurut pengamat otomotif, kasus kebakaran kendaraan pasca perbaikan dealer harus diselidiki secara menyeluruh karena berpotensi melibatkan kelalaian dalam prosedur teknis. Investigasi yang lambat dapat menimbulkan kekhawatiran bagi konsumen lain yang menggunakan layanan serupa.

Dampak bagi Konsumen dan Industri Otomotif

Kasus ini menambah daftar panjang insiden kebakaran kendaraan yang terjadi setelah perbaikan resmi. Konsumen diimbau untuk:

  • Menyimpan seluruh dokumentasi perbaikan kendaraan.
  • Memeriksa kondisi kendaraan secara menyeluruh setelah servis.
  • Segera melaporkan kejanggalan yang muncul pasca perbaikan.
  • Mengetahui hak konsumen terkait jaminan dan kompensasi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak dealer dan produsen belum memberikan pernyataan resmi. Pelletier berharap kasusnya menjadi perhatian serius agar tidak ada pengendara lain yang mengalami nasib serupa. Ia terus menuntut transparansi hasil investigasi dan kompensasi yang adil atas kerugian material maupun dampak psikologis yang dialaminya.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa keselamatan berkendara tidak hanya bergantung pada kondisi jalan, tetapi juga kualitas perawatan dan perbaikan kendaraan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS bagus-nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Comments (0)

User