Sep 18, 2026
Hukum

Menyamar Jadi Petugas Listrik, Dua Perampok di Argentina Dipukul Mundur Penghuni

CIUDADELA — Aksi kejahatan dengan modus penyamaran kembali memicu keresahan warga. Dua orang perampok yang menyamar sebagai teknisi perusahaan listrik swas

Menyamar Jadi Petugas Listrik, Dua Perampok di Argentina Dipukul Mundur Penghuni

CIUDADELA — Aksi kejahatan dengan modus penyamaran kembali memicu keresahan warga. Dua orang perampok yang menyamar sebagai teknisi perusahaan listrik swasta Edenor berupaya menyatroni rumah sepasang pensiunan lansia di kawasan Ciudadela, Argentina. Namun, aksi pencurian dengan kekerasan tersebut berhasil digagalkan setelah anak korban melawan kedua pelaku dengan tangan kosong.

Hingga saat ini, kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan intensif dan memburu kedua pelaku yang melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).

Kronologi Kejadian: Memanfaatkan Celah Saat Rumah Sepi

Peristiwa pencurian dengan kekerasan (entradera) tersebut berlangsung pada siang hari, sekitar pukul 13.20 waktu setempat, di sebuah kediaman yang berlokasi di sudut persimpangan Jalan Cabildo dan Juan Martín de Pueyrredón. Para pelaku diduga telah mengintai situasi rumah korban sebelum melancarkan aksinya.

  1. Pukul 13.15: Kepala keluarga meninggalkan rumah sejenak untuk mengajak anjing peliharaannya berjalan-jalan di sekitar kompleks.
  2. Pukul 13.20: Memanfaatkan situasi tersebut, dua pelaku yang mengenakan seragam kerja lengkap bermotif identik dengan operasional Edenor mendatangi rumah korban dan menekan bel pintu.
  3. Pukul 13.22: Olga, sang pemilik rumah yang sudah lanjut usia, membuka pintu tanpa curiga karena atribut pakaian para pelaku yang meyakinkan.
  4. Pukul 13.23: Begitu pintu terbuka, para pelaku langsung mendobrak masuk secara paksa dan menyekap Olga di lantai seraya menyatakan bahwa ini adalah perampokan.
"Diam, ini perampokan!" ancam salah satu pelaku sembari membekap mulut korban agar tidak berteriak meminta pertolongan warga sekitar.

Aksi Nekat Melawan Pelaku di Dalam Rumah

Para perampok tidak menyadari bahwa di dalam rumah tersebut masih ada penghuni lain. Donato, putra dari pasangan lansia tersebut, tengah tertidur di kamar sebelah saat peristiwa penyerbuan berlangsung. Teriakan histeris dari sang ibu seketika membangunkannya dari tidur lelap.

Menyadari keselamatan keluarganya terancam, Donato tanpa ragu langsung keluar kamar dan berhadapan langsung dengan kedua perampok. Baku hantam sengit pun tidak terelakkan di lorong rumah.

"Mereka menjatuhkan ibu saya ke lantai dan membekap mulutnya. Saat ibu berteriak, saya langsung bereaksi impulsif keluar dari kamar tidur. Saya tidak memikirkan hal lain selain menghajar mereka dengan pukulan," ungkap Donato dalam keterangannya kepada media setempat.

Aksi perlawanan agresif dari Donato membuat kedua pelaku panik dan kewalahan. Khawatir aksinya menarik perhatian para tetangga di sekitar lingkungan, kedua bandit tersebut memilih membatalkan niatnya untuk menjarah harta benda dan langsung melarikan diri ke jalan raya.

Penyelidikan Polisi dan Peringatan Keamanan

Pihak kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi guna melakukan olah TKP dan memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang rute pelarian pelaku. Aparat keamanan menggarisbawahi beberapa catatan penting bagi masyarakat guna mencegah insiden serupa:

  • Verifikasi Identitas: Selalu minta surat tugas resmi dan kartu identitas pegawai sebelum mengizinkan petugas utilitas publik memasuki area pribadi.
  • Konfirmasi ke Penyedia Layanan: Hubungi call center resmi perusahaan terkait jika tidak pernah mengajukan jadwal perbaikan atau pemeriksaan teknis.
  • Tingkatkan Kewaspadaan: Modus operandi mengenakan seragam perusahaan sering dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melumpuhkan kecurigaan korban lansia.

Beruntung, Olga dan Donato tidak mengalami cedera fatal dalam insiden tersebut. Pihak berwenang kini mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan dari individu berseragam dinas di area permukiman.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User