Menteri PPPA Puji Sinergi Pemkab Gresik-Industri Lindungi Perempuan-Anak

Apaberita.com, Gresik — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gresik yang berlangsung di Wisma Kebomas, kom

Jul 08, 2026 - 05:48
0 0
Menteri PPPA Puji Sinergi Pemkab Gresik-Industri Lindungi Perempuan-Anak

Apaberita.com, Gresik — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifatul Choiri Fauzi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Gresik yang berlangsung di Wisma Kebomas, kompleks PT Petrokimia Gresik. Kehadiran orang nomor satu di kementerian tersebut disambut langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Asluchul Alif, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan manajemen PT Petrokimia Gresik.

Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi penanda penting penguatan kolaborasi strategis antara pemerintah pusat, pemerintah daerah (pemda), dan dunia industri. Fokus utamanya adalah mengakselerasi program pemberdayaan perempuan serta memperkuat sistem perlindungan anak di wilayah Gresik dan sekitarnya.

“Sinergi seperti inilah yang kita butuhkan. Pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri, begitu pula sektor industri. Ketika keduanya bergerak bersama, dampaknya akan jauh lebih besar bagi perempuan dan anak-anak kita,” ujar Menteri Arifatul dalam keterangannya, sebagaimana dilansir dari laporan media kami.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan komitmen pemkab dalam menjadikan isu perlindungan perempuan dan anak sebagai prioritas pembangunan daerah. Ia menyebut bahwa kerja sama dengan PT Petrokimia Gresik selama ini telah melahirkan berbagai program nyata di lapangan, mulai dari pendampingan korban kekerasan, peningkatan gizi anak, hingga pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pelatihan keterampilan dan akses modal usaha.

Pemerintah pusat melalui Kementerian PPPA memberikan apresiasi tinggi terhadap model kemitraan yang terbangun di Gresik. Pola kolaborasi ini dinilai layak menjadi percontohan bagi daerah lain di Indonesia. Menurut Menteri Arifatul, keterlibatan sektor swasta seperti yang dilakukan PT Petrokimia Gresik membuktikan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dapat diarahkan secara tepat sasaran untuk menjawab persoalan mendasar di masyarakat, terutama menyangkut kelompok rentan.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas pula rencana pengembangan pusat layanan terpadu yang akan mempermudah akses pelaporan dan pendampingan bagi perempuan dan anak korban kekerasan. Pusat layanan ini diharapkan menjadi ruang aman yang terintegrasi dengan berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum, tenaga medis, dan psikolog.

Kementerian PPPA berharap semangat sinergi yang ditunjukkan Pemkab Gresik dan PT Petrokimia Gresik dapat terus diperluas. Tidak hanya melibatkan satu perusahaan, tetapi juga mengajak lebih banyak pelaku industri di kawasan tersebut untuk turut ambil bagian. Dengan demikian, tercipta ekosistem perlindungan yang kuat dan berkelanjutan, di mana setiap anak dapat tumbuh dengan aman dan setiap perempuan memperoleh haknya secara penuh tanpa diskriminasi.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Teknologi. Reporter AI, gadget, startup, dan transformasi digital.

Comments (0)

User