Menteri AS Joget Kegirangan Usai Iran Keok di Piala Dunia

Washington DC - Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS), Markwayne Mullin, secara terbuka merayakan kegagalan Iran melaju ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026. Dalam keterangan yang dis

Jul 06, 2026 - 13:22
0 0
Menteri AS Joget Kegirangan Usai Iran Keok di Piala Dunia

Washington DC - Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (AS), Markwayne Mullin, secara terbuka merayakan kegagalan Iran melaju ke babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026. Dalam keterangan yang disampaikan kepada awak media, Mullin mengaku tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya dan bahkan melakukan "tarian kemenangan" kecil begitu mengetahui nasib Tim Melli yang harus angkat koper lebih awal dari turnamen sepak bola terakbar dunia itu.

"Saya sangat senang. Jujur, saya melakukan tarian kecil—sebuah tarian kegembiraan—saat tahu Iran tersingkir. Ini momen yang layak dirayakan,"

ujar Mullin dalam pernyataannya yang dikutip laporan Apaberita.com pada Senin (29/6/2026).

Serangkaian Drama yang Mengubur Mimpi Iran

Kesedihan Iran bermula pada laga hidup-mati melawan Mesir, Sabtu (27/6) waktu setempat. Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Iran sempat unggul lewat gol yang tercipta pada masa tambahan waktu babak kedua. Namun, euforia itu seketika sirna setelah wasit menganulir gol tersebut karena posisi offside yang sangat tipis—keputusan yang kemudian menjadi perdebatan hangat di kalangan penggemar dan analis sepak bola. Skor imbang 1-1 tetap bertahan hingga peluit akhir berbunyi.

Hasil itu sebenarnya masih memberi secercah harapan bagi Iran untuk lolos sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik. Akan tetapi, nasib berkata lain. Sehari setelahnya, Minggu (28/6), laga Grup E antara Aljazair dan Austria berakhir dengan skor dramatis 3-3. Kombinasi hasil tersebut membuat poin dan selisih gol Iran tak lagi cukup untuk bersaing di papan peringkat ketiga. Iran pun resmi tersingkir, hanya beda tipis dari ambang kelolosan yang begitu dekat.

Kegembiraan Pejabat yang Tuai Perhatian

Ekspresi gembira seorang menteri atas kegagalan negara lain di ajang olahraga internasional tergolong langka dan segera menuai perhatian publik. Di tengah hubungan diplomatik AS dan Iran yang masih dibayangi ketegangan, gestur Mullin dinilai sebagian kalangan sebagai cerminan rivalitas yang kerap merembes ke ranah olahraga. Meski begitu, langkah Mullin merayakan secara terbuka tetap dianggap tidak lazim bagi pejabat setingkat menteri yang biasanya menjaga citra netral atau diplomatis dalam peristiwa global.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Federasi Sepak Bola Iran maupun Kementerian Luar Negeri Iran terkait pernyataan Menteri Mullin. Sementara itu, dukungan terhadap Tim Melli di media sosial tetap mengalir deras, dengan banyak penggemar menyesalkan keputusan offside kontroversial yang dinilai telah membunuh mimpi Iran di Piala Dunia 2026. Laporan Apaberita.com akan terus memantau perkembangan dan reaksi lanjutan dari insiden unik ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
dimas-permana

Editor Olahraga. Editor sepak bola, MotoGP, dan timnas.

Comments (0)

User