Kutukan Trump Dituding Penyebab AS Kalah dari Belgia di Piala Dunia 2026

Kekalahan telak tim nasional Amerika Serikat dari Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 langsung memicu gelombang diskusi viral di media sosial: istila

Jul 12, 2026 - 01:43
0 1

Kekalahan telak tim nasional Amerika Serikat dari Belgia di babak 16 besar Piala Dunia 2026 langsung memicu gelombang diskusi viral di media sosial: istilah “Trump Curse” kembali menggema. Intervensi mantan presiden Donald Trump sebelum laga dianggap sebagian publik sebagai pembawa sial yang menghentikan laju Stars and Stripes di turnamen sendiri.

Kronologi: Dari Cuitan hingga Kekalahan Menyakitkan

Semua berawal ketika Trump mengunggah video dukungan berdurasi dua menit di platform Truth Social, Senin pagi sebelum pertandingan. Dalam video tersebut, ia menyebut timnas asuhan Marcelo Gallardo sebagai “pejuang Amerika sejati” dan menyatakan akan hadir langsung di Stadion AT&T, Arlington. Tak berhenti di situ, Trump juga mengunggah foto kunjungan dadakannya ke sesi latihan tertutup tim pada Selasa malam, lengkap dengan jaket bertuliskan “USA #1”.

Hasilnya? AS kalah 1-3 dari Belgia. Tertinggal lebih dulu melalui gol cepat Kevin De Bruyne di menit ke-8, sempat menyamakan kedudukan lewat Christian Pulisic sebelum babak pertama usai, namun akhirnya runtuh di 20 menit terakhir karena dua gol Romelu Lukaku. Statistik menunjukkan AS mendominasi penguasaan bola (58%), tetapi miskin kreativitas di sepertiga akhir lapangan—hanya 3 tembakan tepat sasaran dari 14 percobaan.

Apa Itu “Trump Curse”?

Fenomena ini merujuk pada klaim berulang bahwa keterlibatan atau dukungan terbuka Trump terhadap sebuah tim atau atlet justru berujung pada kegagalan. Pola serupa pernah terjadi di NFL 2024 saat Philadelphia Eagles kalah di final konferensi setelah Trump memprediksi kemenangan mereka. Di dunia bisnis, saham perusahaan yang ia sebut secara positif di media sosial seringkali anjlok dalam 24 jam berikutnya.

“Kami tidak percaya tahayul, tapi statistik sulit dibantah. Begitu Presiden Trump muncul, tim ini langsung kehilangan momentum,” ujar analis ESPN, Taylor Twellman, dalam program SportsCenter dengan nada setengah bercanda namun penuh arti.

Di kalangan suporter, tagar #TrumpCurse dan #BlameTrump langsung menjadi trending topic di X (Twitter) bahkan sebelum peluit akhir berbunyi. Banyak yang mengaitkan kekalahan ini dengan “energi negatif” yang dibawa mantan presiden ke dalam skuad muda AS yang rata-rata berusia 24,5 tahun—termuda di turnamen.

Kenyataan Pahit atau Sekadar Mitos yang Digoreng?

Meski begitu, tidak sedikit pihak yang menilai tudingan ini berlebihan dan mengalihkan perhatian dari masalah fundamental tim asuhan Gallardo. Absennya gelandang bertahan Tyler Adams karena cedera serta performa inkonsisten lini belakang menjadi faktor yang lebih rasional di balik kegagalan AS menembus perempat final.

Peneliti psikologi olahraga dari Duke University, Dr. Mark Leary, berpendapat bahwa fenomena semacam ini adalah bentuk confirmation bias—orang cenderung mengingat momen ketika kehadiran Trump bertepatan dengan kegagalan, dan mengabaikan momen sebaliknya. “Apakah Trump membawa sial? Secara ilmiah tidak. Tapi olahraga memang penuh narasi dan mitos, dan ‘Trump Curse’ adalah dongeng urban yang sempurna untuk kekalahan mengejutkan seperti ini,” jelasnya.

Pelajaran untuk Empat Tahun Mendatang

Meskipun Amerika tersingkir lebih awal sebagai tuan rumah bersama, publik sepak bola Negeri Paman Sam punya penghiburan: generasi emas ini masih bisa berbicara banyak di Piala Dunia 2030. Pulisic, Gio Reyna, dan Yunus Musah akan berada di puncak karier saat itu. Adapun Trump, para penggemar kini berseru dengan guyonan pahit: “Please Mr. President, just stick to golf.”

[SOCIAL_TWEET]: 🔥 USA kalah 1-3 dari Belgia, publik malah ributin #TrumpCurse! 🤯 Kunjungan & cuitan Trump sebelum laga disebut jadi biang keladi. Pulisic samakan kedudukan, tapi Lukaku bikin 2 gol. Mitos atau fakta? 🏆 #PialaDunia2026 #USMNT[SOCIAL_TG]: 😱 Amerika tersingkir! Kalah 1-3 dari Belgia di 16 besar. Warganet sibuk selidiki Trump Curse gara-gara doi nongol di latihan tim 🧐 Pulisic cetak gol, tapi Lukaku dua gol bikin mimpi buruk. Next: PR besar buat 2030 🗽⚽️

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User