Kronologi Bus TransJakarta Tabrak Separator Busway di MT Haryono, Sopir Luka-luka
Jakarta - Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan bus TransJakarta terjadi di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Senin (22/6/2026) pagi. Bus bernomor lambung TJ 217 itu menabrak separator jalur busway di
Jakarta - Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan bus TransJakarta terjadi di Jalan MT Haryono, Jakarta Timur, Senin (22/6/2026) pagi. Bus bernomor lambung TJ 217 itu menabrak separator jalur busway di depan Menara Hijau, tepatnya di dekat Halte Cikoko. Akibat insiden tersebut, sang pengemudi mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang mengguncang sistem transportasi Ibu Kota ini.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan yang dihimpun media kami, kecelakaan bermula sekitar pukul 05.10 WIB. Bus TransJakarta yang melayani koridor 9 (Pinang Ranti–Pluit) itu tengah melaju dari arah timur menuju barat di jalur khusus (busway). Saat tiba di titik sekitar 100 meter sebelum Halte Cikoko, tepatnya di depan Menara Hijau Cikoko, bus tiba-tiba oleng ke kiri dan menghantam separator busway.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, membenarkan peristiwa tersebut. Dalam pernyataannya, ia menjelaskan dugaan penyebab kecelakaan.
“Sesampainya di TKP depan Menara Hijau Cikoko, diduga karena kurang hati-hati dan konsentrasi sehingga kendaraan menabrak separator busway,” kata AKBP Ojo Ruslani kepada Apaberita.com, Senin (22/6/2026).
Benturan keras menyebabkan bagian depan sisi kiri bus ringsek. Separator beton yang menjadi pembatas jalur busway pun mengalami kerusakan. Sopir yang diketahui bernama Andi (45) terjepit di balik kemudi dan harus dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran yang tiba beberapa saat setelah kejadian. Ia mengalami luka di bagian dada dan kaki, serta langsung dibawa ke RS Budi Asih untuk menjalani perawatan intensif.
Penanganan dan Dampak Lalu Lintas
Petugas kepolisian dari Satlantas Jakarta Timur bersama tim Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Laka Lantas) segera mengamankan lokasi. Proses evakuasi bus yang melintang di jalur busway memakan waktu sekitar 45 menit. Akibatnya, operasional TransJakarta di koridor 9 sempat terganggu. Pihak manajemen TransJakarta memberlakukan rekayasa jalur sementara dengan mengalihkan bus melalui jalur biasa di ruas MT Haryono.
Kemacetan pun tak terhindarkan. Arus lalu lintas dari Cawang menuju Pancoran sempat tersendat hingga 500 meter pada jam sibuk pagi. Namun, petugas dibantu warga berhasil mendorong badan bus ke bahu jalan, sehingga situasi berangsur normal menjelang pukul 07.00 WIB.
Imbauan dan Investigasi Lanjutan
Hingga berita ini diturunkan, Unit Laka Lantas masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk rekan sesama pengemudi yang melintas di belakang bus nahas tersebut. Polisi belum memastikan apakah kecelakaan murni akibat kelalaian manusia atau terdapat faktor teknis, seperti rem blong atau kondisi jalan yang licin setelah hujan ringan semalam.
AKBP Ojo Ruslani mengimbau seluruh operator angkutan umum, khususnya TransJakarta, untuk selalu memastikan kondisi pengemudi prima sebelum bertugas. “Kami tekankan pentingnya manajemen kelelahan dan pemeriksaan kesehatan rutin. Kejadian ini menjadi pengingat agar semua pihak lebih disiplin mematuhi prosedur keselamatan berkendara,” tegasnya.
Pihak TransJakarta melalui juru bicaranya menyatakan siap bekerja sama dalam investigasi dan akan menanggung seluruh biaya pengobatan sopir. Mereka juga berjanji mengevaluasi sistem pengawasan internal guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari. Apaberita.com terus memantau perkembangan kasus ini dan akan memberikan informasi terbaru seputar penyebab pasti kecelakaan serta kondisi terkini sang pengemudi.
Comments (0)