Kebakaran Gedung Bapenda DKI Padam, Jalan Abdul Muis Dibuka Kembali
Kebakaran yang melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, dinyatakan padam pada Sabtu (8/8/2026). Petugas gabungan dari Suku Din...
Kebakaran yang melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, dinyatakan padam pada Sabtu (8/8/2026). Petugas gabungan dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat bersama jajaran kepolisian memastikan kobaran api tidak lagi menjalar, sehingga ruas Jalan Abdul Muis yang sempat ditutup untuk kepentingan penanganan darurat kini dibuka kembali bagi kendaraan bermotor.
Berdasarkan pantauan di lokasi, arus lalu lintas dari arah Tanah Abang menuju kawasan Gambir dan Monumen Nasional maupun arah sebaliknya berangsur lancar. Kendaraan roda dua dan roda empat sudah dapat melintas di kedua arah, meskipun kecepatan kendaraan masih menurun di sekitar gedung karena sejumlah unit pemadam kebakaran dan kendaraan kepolisian masih berada di bahu jalan.
Rekayasa Lalu Lintas Dicabut
Selama proses pemadaman berlangsung, kepolisian memberlakukan penutupan sementara dan pengalihan arus lalu lintas di sekitar Jalan Abdul Muis. Pengendara dari arah Jalan Tanah Abang II dialihkan melalui Jalan Fachrudin dan Jalan KH Hasyim Ashari, sedangkan kendaraan dari arah Jalan Medan Merdeka Selatan diarahkan memutar melalui Jalan Ridwan Rais maupun Jalan Kebon Sirih. Rekayasa tersebut dicabut setelah petugas memastikan lokasi aman untuk dilintasi.
Sebelum dibuka kembali, penutupan jalan sempat menimbulkan kepadatan kendaraan di sejumlah ruas penyangga, antara lain Jalan Kebon Sirih, Jalan Fachrudin, dan Jalan Tanah Abang II. Petugas kepolisian dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta ditempatkan di titik-titik pertigaan untuk mengurai arus kendaraan hingga situasi kembali kondusif.
“Rekayasa lalu lintas yang diberlakukan selama proses pemadaman telah dicabut dan jalan kembali dibuka untuk umum. Kami mengimbau pengguna jalan tetap berhati-hati serta mengurangi kecepatan karena masih terdapat aktivitas petugas di sekitar lokasi kejadian,” ujar perwira kepolisian yang memimpin pengaturan arus lalu lintas di lokasi.
Pemadaman Dilanjutkan Pendinginan
Sejumlah unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi begitu laporan kebakaran diterima. Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat melakukan lokalisasi api agar tidak merambat ke bagian gedung lainnya, kemudian melanjutkan dengan tahap pendinginan guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa di dalam bangunan. Seluruh pegawai dan pengunjung yang berada di dalam gedung telah dievakuasi ke area aman selama proses penanganan berlangsung.
“Api sudah dinyatakan padam dan saat ini petugas melakukan pendataan di dalam gedung. Adapun penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang dan akan disampaikan setelah proses olah tempat kejadian perkara selesai,” kata pejabat Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta.
Belum Ada Laporan Korban Jiwa
Hingga berita ini disusun, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Nilai kerugian materiel juga masih dalam proses penghitungan oleh pengelola gedung bersama instansi terkait. Garis polisi telah dipasang di sejumlah titik untuk keperluan penyelidikan, dan masyarakat diminta tidak mendekat ke area yang diberi pembatas.
Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat menyatakan akan menindaklanjuti peristiwa ini dengan pemeriksaan saksi-saksi serta koordinasi dengan Pusat Laboratorium Forensik apabila diperlukan. Penyebab kebakaran, baik dari faktor kelistrikan maupun faktor lainnya, akan dipastikan melalui hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan secara menyeluruh.
Layanan Pendapatan Daerah Dialihkan
Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta merupakan perangkat daerah yang mengelola penerimaan pajak dan retribusi daerah, antara lain Pajak Kendaraan Bermotor, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan, serta Pajak Barang dan Jasa Tertentu. Gedung di Jalan Abdul Muis tersebut merupakan salah satu kantor pelayanan yang melayani kebutuhan administrasi perpajakan warga Ibu Kota.
Sehubungan dengan peristiwa kebakaran ini, masyarakat yang memiliki keperluan pembayaran dan pengesahan pajak diimbau memanfaatkan kanal layanan daring resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atau mendatangi kantor pelayanan lain yang beroperasi normal. Informasi resmi mengenai pemulihan layanan di gedung tersebut akan diumumkan melalui saluran komunikasi resmi pemerintah daerah.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan mengevaluasi sistem keselamatan gedung perkantoran milik pemerintah daerah menyusul peristiwa ini. Evaluasi mencakup pemeriksaan instalasi listrik, ketersediaan alat pemadam api ringan, serta jalur evakuasi, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di fasilitas pelayanan publik lainnya.
Comments (0)