Kasus Kematian dr Icha, Bupati Singgung Ada Anggota DPRD Kerap Bikin Kacau

Apaberita.com, Jakarta - Dunia kesehatan Indonesia kembali dirundung duka mendalam setelah kepergian tragis dr Eliza Princila Utami Pakaenoni, yang akrab disapa Dokter Icha. Peristiwa yang merenggut

Jul 06, 2026 - 13:34
0 0
Kasus Kematian dr Icha, Bupati Singgung Ada Anggota DPRD Kerap Bikin Kacau

Apaberita.com, Jakarta - Dunia kesehatan Indonesia kembali dirundung duka mendalam setelah kepergian tragis dr Eliza Princila Utami Pakaenoni, yang akrab disapa Dokter Icha. Peristiwa yang merenggut nyawa tenaga medis muda ini membuka luka lama yang selama ini tersembunyi di balik dinamika politik lokal Timor Tengah Utara (TTU). Bupati TTU, Yosep Falentinus Delasalle Kebo, akhirnya angkat suara untuk mengungkap sisi gelap perilaku sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat yang dinilai kerap membuat kekacauan.

Pernyataan tegas ini muncul saat Bupati Yosep dimintai keterangan oleh awak media beberapa waktu lalu. Ia menekankan bahwa insiden yang menimpa Dokter Icha seharusnya menjadi momentum refleksi bagi semua pihak, terutama para wakil rakyat. "Kejadian dr Icha ini membuka tabir yang selama ini tertutup rapat," ujar Yosep dalam keterangannya yang dikutip tim Apaberita.com dari laporan media kami, Minggu (28/6/2026).

Pengaruh Alkohol dalam Aktivitas Reses

Salah satu sorotan utama dari pernyataan Bupati adalah dugaan bahwa beberapa anggota DPRD TTU kerap berada di bawah pengaruh alkohol saat menjalankan tugas reses. Reses yang seharusnya menjadi momen menyerap aspirasi masyarakat justru berubah menjadi ajang yang memicu ketegangan dan ketidaknyamanan. Menurut Yosep, perilaku tersebut bukan hanya mencoreng citra lembaga legislatif, tetapi juga dapat menciptakan situasi yang tidak kondusif bagi siapa pun, termasuk tenaga kesehatan yang bertugas melayani rakyat.

"Mereka datang ke desa bukan untuk mendengarkan rakyat, tapi malah membuat gaduh. Alkohol sudah jadi rahasia umum di sebagian oknum anggota dewan. Ini yang harus selesai," tegas Yosep.

Bupati tidak merinci identitas anggota DPRD yang dimaksud, namun ia mengisyaratkan bahwa pihaknya memiliki catatan lengkap terkait perilaku menyimpang tersebut. Ia berharap pemerintah provinsi dan pihak berwenang dapat mengambil langkah konkret untuk menertibkan aktivitas reses yang tidak pantas demi menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman bagi seluruh aparatur negara, termasuk dokter yang bertugas di pelosok.

Kematian Dokter Icha yang diduga akibat depresi berat dan tekanan psikologis semakin menguatkan dugaan adanya sistem yang tidak mendukung kesehatan mental para tenaga medis. Bupati Yosep mengimbau agar semua pihak, khususnya lembaga legislatif, lebih mengedepankan etika dan tanggung jawab dalam setiap kegiatan. "Kita kehilangan aset berharga. Dokter Icha adalah korban dari situasi yang seharusnya bisa dicegah," tambahnya dengan nada getir.

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
tania-sari

Reporter Teknologi. Reporter AI, gadget, startup, dan transformasi digital.

Comments (0)

User