JAKARTA — Nilai tukar rupiah melanjutkan tren pelemahan pada pembukaan perdagangan Rabu

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.05 WIB, rupiah dibuka melemah 7 poin atau 0,04% ke posisi Rp 17.987 per dolar AS. Pelemahan ini memperpanjang teka

Jul 08, 2026 - 09:59
0 0
JAKARTA — Nilai tukar rupiah melanjutkan tren pelemahan pada pembukaan perdagangan Rabu

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.05 WIB, rupiah dibuka melemah 7 poin atau 0,04% ke posisi Rp 17.987 per dolar AS. Pelemahan ini memperpanjang tekanan yang telah berlangsung dalam beberapa hari sebelumnya, meskipun secara persentase masih relatif tipis.

Pelemahan tipis di pasar spot langsung tecermin pada penyesuaian kurs yang ditetapkan bank-bank besar nasional. Sejumlah bank, termasuk BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI, menetapkan harga jual dolar AS yang mulai menyentuh dan bahkan melampaui Rp 18.000 per dolar AS di berbagai kanal transaksi.

Kurs Dolar AS di BCA

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada pukul 09.07 WIB mematok harga beli dolar AS di e-rate sebesar Rp 17.980 dan harga jual Rp 18.000. Level jual ini tepat menyentuh batas psikologis yang menjadi perhatian pelaku pasar. Sementara di layanan TT counter, bank swasta terbesar tersebut menetapkan harga beli lebih rendah di Rp 17.795 dan harga jual lebih tinggi di Rp 18.070. Adapun untuk transaksi bank notes, kurs beli dan jual masing-masing juga dipatok Rp 17.795 dan Rp 18.070.

“Di TT counter, selisih antara harga jual BCA dan kurs pasar spot mencapai 83 poin, mencerminkan tingginya permintaan dolar fisik.”

Kurs Dolar AS di Bank Mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) turut menyesuaikan kurs jual beli dolarnya. Untuk special rate, Bank Mandiri menetapkan harga beli Rp 17.980 dan harga jual Rp 18.010 per dolar AS—sedikit di atas level BCA. Di TT counter, bank pelat merah ini mematok kurs beli Rp 17.770 dan kurs jual Rp 18.070, sama seperti bank notes yang juga dipatok pada level beli Rp 17.770 dan jual Rp 18.070. Dengan demikian, konsumen yang bertransaksi melalui TT counter atau bank notes akan menghadapi harga jual yang seragam di Rp 18.070.

Kurs Dolar AS di BRI

Sementara itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mencatatkan kurs yang relatif lebih rendah dibanding bank-bank lain pada pukul 09.09 WIB. BRI menetapkan harga beli dolar AS di level Rp 17.976 dan harga jual Rp 18.004. Angka jual ini merupakan yang terendah di antara empat bank besar tersebut pagi ini, memberi ruang sedikit lebih murah bagi nasabah yang ingin membeli dolar AS.

Kurs Dolar AS di BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) tidak jauh berbeda. Pada pukul 09.05 WIB, BNI memasang special rate dengan harga beli Rp 17.970 dan harga jual Rp 18.010. Harga jual ini sejajar dengan Bank Mandiri untuk kategori special rate. Meski demikian, perbedaan mencolok tetap terlihat pada kanal TT counter yang di beberapa bank mencapai Rp 18.070, menunjukkan variasi biaya transaksi yang perlu dicermati nasabah sebelum menukarkan rupiah ke dolar AS.

Pergerakan kurs pagi ini mengonfirmasi bahwa tekanan terhadap rupiah masih berlangsung, meskipun belum sampai memicu pelemahan tajam. Para pelaku pasar kini mencermati apakah level Rp 18.000 akan kembali menjadi titik uji psikologis yang dapat mendorong intervensi atau koreksi teknikal dalam sesi perdagangan selanjutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User