JAKARTA — IHSG Tergelincir Tipis, Lima Saham Top Gainers Naik Tajam
JAKARTA, Apaberita – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan sesi I dengan koreksi tipis pada Rabu (8/7/2026). Indeks kehilangan 2,31 poin a
JAKARTA, Apaberita – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka perdagangan sesi I dengan koreksi tipis pada Rabu (8/7/2026). Indeks kehilangan 2,31 poin atau setara 0,04% ke posisi 5.984,18. Dalam pergerakan awalnya, IHSG terpantau memerah di kisaran 5.955 hingga 5.984.
Di balik pelemahan indeks, sejumlah saham justru menunjukkan performa impresif. Lima saham berhasil masuk jajaran top gainers dengan lonjakan harga mencolok. Tiga di antaranya bahkan menyentuh batas auto rejection atas (ARA), mengindikasikan tingginya minat beli yang tidak dapat ditahan oleh mekanisme perdagangan.
Data Perdagangan dan Pergerakan Sesi I
Berdasarkan pantauan data RTI pada awal sesi, aktivitas perdagangan menunjukkan dinamika yang cukup tinggi. Sebanyak 799,92 juta saham telah berpindah tangan, dengan total nilai transaksi mencapai Rp 439,39 miliar. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 107.587 kali transaksi. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, 158 saham mencatatkan kenaikan, 253 saham mengalami koreksi, dan 227 saham stagnan di posisi semula.
Sentimen global menjadi salah satu faktor yang membayangi pergerakan indeks. Indeks Nikkei 225 melemah 0,67% dan indeks Kospi turun 0,1% pada pagi hari yang sama. Tekanan dari pasar internasional turut memengaruhi kepercayaan investor domestik, meskipun secara teknikal indikator masih memperlihatkan sinyal positif.
Top Gainers: Tiga Saham Kena ARA
Kelima saham yang berhasil mendaki tajam mencatatkan kenaikan mulai dari 19% hingga 33%. PT Wilton Makmur Indonesia Tbk (SQMI) memimpin dengan lonjakan tertinggi, yaitu 33,33% ke Rp 76. PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS) menyusul dengan penguatan 19,79% ke level Rp 224.
Tiga saham lainnya yang langsung menembus batas ARA adalah:
- PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) melonjak 25% menjadi Rp 1.950
- PT Niramas Utama Tbk (JELI) melejit 24,89% menjadi Rp 1.405
- PT Bach Multi Global Tbk (BACH) melesat 24,43% menjadi Rp 550
Mekanisme ARA membatasi kenaikan harga saham sebesar 25% dalam satu hari untuk saham dengan harga di atas Rp 500. Lonjakan ketiga saham ini menunjukkan adanya akumulasi beli yang agresif dalam waktu singkat.
Prediksi dan Rekomendasi Saham
Reliance Sekuritas dalam risetnya menyoroti bahwa secara teknikal IHSG masih menyimpan potensi penguatan. Candle terakhir berbentuk bullish dan berhasil menembus moving average 20 (MA20), sementara indikator stochastic bergerak golden cross. Namun, narasi eksternal justru membalikkan sentimen.
“Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG hari ini akan mengalami pelemahan,” tulis Reliance Sekuritas.
Analis tersebut menjelaskan bahwa meningkatnya tensi perang antara Iran dan Amerika Serikat memicu penurunan di bursa saham global, termasuk pasar Indonesia. Reliance pun menetapkan level support di 5.890 dan resistance di 6.045 sebagai area pergerakan indeks sepanjang hari. Untuk investor yang ingin memanfaatkan momentum, mereka merekomendasikan sejumlah saham pilihan, yaitu MEDC, ENRG, ELSA, dan TINS.
Comments (0)