Sep 01, 2026
Politik

Investasi Industri Tekstil Capai Rp11,40 Triliun pada Semester I 2026

Jakarta, 31 Agustus 2026 – Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) mencatat realisasi investasi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) pada semester I 2026 mencapai Rp11,40 triliun. Angka tersebut ...

Investasi Industri Tekstil Capai Rp11,40 Triliun pada Semester I 2026

Jakarta, 31 Agustus 2026 – Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) mencatat realisasi investasi industri tekstil dan produk tekstil (TPT) pada semester I 2026 mencapai Rp11,40 triliun. Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 11,85 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang dihimpun API, investasi pada paruh pertama 2025 tercatat sebesar Rp10,19 triliun. Lonjakan investasi ini mencerminkan kepercayaan pelaku industri terhadap prospek sektor tekstil nasional dalam jangka menengah.

Aliran Investasi ke Sektor Hulu dan Hilir

Investasi yang masuk tidak hanya berfokus pada satu segmen saja. Dana tersebut terdistribusi ke sektor hilir yang mencakup pakaian jadi dan garmen, serta sektor hulu yang menyediakan bahan baku dan bahan setengah jadi untuk menopang operasional industri garmen nasional.

Penguatan sektor hulu menjadi sorotan tersendiri karena selama ini industri tekstil dalam negeri masih bergantung pada impor bahan baku. Dengan mengalirnya investasi ke sektor ini, diharapkan ketergantungan tersebut dapat berangsur berkurang dalam beberapa tahun ke depan.

Peran Sentra Produksi Batik

Di tengah pertumbuhan investasi tersebut, sentra-sentra produksi tekstil tradisional tetap menunjukkan vitalitasnya. Di Rumah Produksi Zie Batik, Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, para perajin terus menjalankan produksi kain batik tulis secara manual menggunakan tangan.

Proses pembatikan dilakukan secara bertahap. Setelah tahap membatik selesai, kain kemudian dirapikan sebelum memasuki tahap berikutnya dalam rangkaian produksi. Metode tradisional ini menjadi ciri khas yang membedakan produk batik tulis dari produksi massal.

Prospek dan Tantangan ke Depan

Pertumbuhan investasi sebesar 11,85 persen ini memberikan optimisme bagi pemulihan sektor tekstil nasional. API menyatakan bahwa tren investasi positif ini perlu dijaga melalui kebijakan pendukung, termasuk kemudahan regulasi dan stabilitas pasokan energi bagi pelaku industri.

Sektor tekstil dan produk tekstil merupakan salah satu sektor padat karya terbesar di Indonesia. Dengan meningkatnya investasi, diharapkan penyerapan tenaga kerja di sektor ini juga mengalami kenaikan, khususnya di daerah-daerah yang memiliki tradisi produktif di bidang textile.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User