Sep 16, 2026
Nasional

IHSG Sesi I Melemah ke 6.484 Akibat Aksi Jual Asing

JAKARTA — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan di zona merah pada penutupan perdagangan sesi pertama, Selasa (15/9). Pelemahan indeks dipicu ol

IHSG Sesi I Melemah ke 6.484 Akibat Aksi Jual Asing

JAKARTA — Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan di zona merah pada penutupan perdagangan sesi pertama, Selasa (15/9). Pelemahan indeks dipicu oleh maraknya aksi jual bersih investor asing, khususnya pada saham-saham perbankan berkapitalisasi pasar besar (big cap).

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup melemah 0,76 persen atau terpangkas menuju level 6.484 pada jeda siang perdagangan. Sepanjang paruh pertama hari ini, indeks terpantau bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di tengah sentimen kehati-hatian pelaku pasar.

Kronologi Pergerakan IHSG Sesi I

Perdagangan saham pada paruh pertama hari ini mencatatkan dinamika transaksi yang cukup dinamis di seluruh sektor pasar modal:

  1. Pukul 09.00 WIB: IHSG dibuka melemah tipis dan langsung berhadapan dengan tekanan jual di sektor keuangan serta konsumer.
  2. Pukul 10.30 WIB: Tekanan jual bersih asing (net foreign sell) kian meluas, menyeret IHSG jatuh lebih dalam ke rentang batas psikologis 6.480.
  3. Pukul 11.30 WIB: IHSG mematung di level 6.484 saat bel penutupan sesi pertama berbunyi, dengan total aksi jual bersih asing mencapai Rp 383,65 miliar.

Aksi Lepas Saham Perbankan oleh Pemodal Asing

Koreksi IHSG pada sesi pagi ini sangat dipengaruhi oleh keluarnya dana investor non-domestik dari sektor perbankan pelat merah. Saham-saham perbankan utama yang paling banyak dilepas oleh investor asing antara lain:

  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Mengalami tekanan jual signifikan seiring aksi ambil untung jangka pendek.
  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Terkoreksi akibat derasnya volume penjualan asing di pasar reguler.
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI): Turut menjadi sasaran pelepasan portofolio pemodal global pada paruh pertama perdagangan.
"Tekanan pada saham-saham perbankan besar menjadi beban utama IHSG hari ini. Investor asing cenderung merelokasi portofolio mereka sembari mencermati arah kebijakan suku bunga global dan data makroekonomi domestik," ungkap analis pasar modal dalam riset hariannya.

Kondisi Pasar dan Sebaran Saham

Meski IHSG melemah cukup dalam, pergerakan saham secara keseluruhan menunjukkan peta persaingan yang cukup ketat di lantai bursa. Secara rinci, dinamika pergerakan emiten pada sesi I mencatatkan komposisi sebagai berikut:

  • Sebanyak 324 saham berhasil mencatatkan penguatan.
  • Sebanyak 300 saham bergerak di zona koreksi.
  • Sebanyak 164 saham stagnan alias tidak mengalami perubahan harga.

Melihat jumlah saham yang menguat masih lebih banyak dibandingkan yang melemah, bobot penurunan IHSG murni disebabkan oleh koreksi tajam saham-saham berbobot besar (heavyweight). Pelaku pasar kini menanti pembukaan sesi kedua guna melihat potensi pembalikan arah teknikal atau pelemahan lanjutan hingga penutupan sore nanti.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User