IHSG Rontok 3,56% ke Level 5.883, Pasar Dihantam Aksi Jual Mendalam

Apaberita.com, Jakarta — Pasar saham Indonesia mengalami pukulan telak pada penutupan perdagangan Rabu (24/6/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpaksa mengakhiri sesi dengan koreksi sang

Jul 08, 2026 - 06:12
0 0
IHSG Rontok 3,56% ke Level 5.883, Pasar Dihantam Aksi Jual Mendalam

Apaberita.com, Jakarta — Pasar saham Indonesia mengalami pukulan telak pada penutupan perdagangan Rabu (24/6/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpaksa mengakhiri sesi dengan koreksi sangat dalam, menyentuh level psikologis 5.800-an.

Berdasarkan data perdagangan yang dihimpun media kami, IHSG resmi ditutup ambles 217 poin atau setara dengan penurunan 3,56% ke posisi 5.883. Kondisi ini menjadi pukulan berat bagi para pelaku pasar yang sebelumnya sempat menyaksikan indeks melaju kencang di zona hijau.

Perjalanan Dramatis: Dari Zona Optimisme Menuju Jurang Koreksi

Laju IHSG hari ini bak roller coaster. Di sesi pembukaan, optimisme investor sempat membuncah. Indeks langsung bertengger di level 6.128, memberikan harapan akan penguatan lanjutan. Tidak berhenti di situ, sepanjang sesi pertama IHSG bahkan berhasil menembus level tertinggi hariannya di 6.171.

Koreksi sebesar 3,56% ini merupakan salah satu penurunan harian paling signifikan yang menyeret indeks kembali ke level 5.800-an setelah sempat menyentuh puncak di atas 6.100.

Namun, euforia itu tidak berlangsung lama. Tekanan jual masif tiba-tiba menghantam dan mengikis seluruh kenaikan. Puncaknya, IHSG menyentuh titik terendah di 5.876 sebelum akhirnya ditutup sedikit membaik di 5.883. Perubahan arah yang begitu cepat ini menandakan adanya aksi ambil untung (profit taking) yang agresif sekaligus menunjukkan rapuhnya sentimen positif di tengah sesi.

Aktivitas Perdagangan: Likuiditas Tinggi di Tengah Kepanikan

Di tengah kejatuhan indeks, aktivitas perdagangan justru mencatatkan lonjakan nilai transaksi yang sangat tinggi. Total nilai transaksi pada hari ini menembus Rp15,15 triliun. Angka ini berasal dari perputaran 26,94 miliar lembar saham yang diperdagangkan hingga sebanyak 2.039.245 kali.

Tingginya frekuensi dan volume transaksi ini menjadi indikasi kuat bahwa investor besar maupun ritel secara bersamaan melakukan pelepasan aset. Dengan selisih penurunan yang begitu lebar dari level pembukaan dan level tertinggi, banyak pemodal memilih untuk mengamankan posisi kas ketimbang menahan potensi kerugian lebih lanjut.

Pasar kini menanti katalis positif pada sesi perdagangan berikutnya untuk menguji apakah level support di 5.800 mampu bertahan dari gelombang tekanan jual lanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
putri-anggraini

Fact Checker. Memverifikasi klaim publik dan informasi viral.

Comments (0)

User