Hari Bhayangkara ke-80: Polda Metro Jaya Salurkan Makanan Gratis di Pusat Jakarta

Suasana di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Minggu (5/7/2026) pagi terlihat sedikit berbeda. Personel dari Direktorat Samapta Polda Metro Jaya turun langsung ke jalan untuk

Jul 06, 2026 - 12:55
0 0
Hari Bhayangkara ke-80: Polda Metro Jaya Salurkan Makanan Gratis di Pusat Jakarta

Suasana di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Minggu (5/7/2026) pagi terlihat sedikit berbeda. Personel dari Direktorat Samapta Polda Metro Jaya turun langsung ke jalan untuk membagikan ratusan paket makanan gratis kepada masyarakat yang melintas. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli lalu, dan menjadi wujud nyata kedekatan Polri dengan warga di ibu kota.

Aksi Spontan yang Diapresiasi

Berdasarkan laporan Apaberita.com di lapangan, paket makanan dibagikan tidak hanya kepada pejalan kaki, tetapi juga menyasar para pengemudi ojek online (ojol) yang kerap mangkal di sekitar Bundaran HI. Kegiatan ini disambut antusias oleh para penerima, yang sebagian besar merupakan pekerja informal dan warga yang tengah menikmati pagi hari di ruang publik ikonik tersebut. Beberapa pengemudi ojol terlihat tersenyum saat menerima kotak makanan yang diserahkan langsung oleh petugas berseragam.

Kanit 1 Sie Pammat Subdit Gasum Ditsamapta Polda Metro Jaya, AKP Ali Hajar, menjelaskan bahwa inisiatif ini murni sebagai bentuk kepedulian dan rasa syukur institusi dalam merayakan usia Bhayangkara yang ke-80. "Momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini kami isi dengan kegiatan yang bermanfaat. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat melalui pembagian makanan gratis," ungkap AKP Ali Hajar saat diwawancarai media kami.

Kami hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memastikan bahwa Polri adalah bagian dari solusi dan kebahagiaan mereka, sekecil apa pun bentuknya.

Lebih dari Sekadar Bagi-Bagi Makanan

Pemilihan lokasi di Bundaran HI bukan tanpa alasan. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu simpul mobilitas tersibuk di Jakarta, tempat bertemunya berbagai lapisan masyarakat. Dengan menyasar titik strategis tersebut, Polda Metro Jaya berharap pesan humanisme dan kebersamaan dapat tersampaikan secara luas. Kegiatan ini juga sekaligus menjadi ajang interaksi langsung antara polisi dan warga, memupus sekat formal yang kerap muncul dalam situasi penegakan hukum sehari-hari.

Beberapa penerima manfaat yang diwawancarai Apaberita.com menyatakan apresiasi mendalam mereka. Wanto (41), seorang pengemudi ojol, mengaku senang bisa menerima sarapan tanpa biaya. "Ini rezeki pagi, Mbak. Sering lihat polisi jaga lalu lintas, sekarang malah dikasih makan. Rasanya jadi lebih dekat," ujarnya. Hal serupa diutarakan Siti, pedagang asongan di sekitar lokasi, yang menganggap aksi ini sebagai kejutan positif di tengah rutinitas.

Akademisi sosial dari Universitas Indonesia, yang dimintai pandangannya, menilai langkah semacam ini penting dalam membangun kepercayaan publik. "Tindakan sederhana seperti ini efektif jika dilakukan secara konsisten dan tepat sasaran, bukan hanya saat perayaan hari besar," ujarnya. Ia menambahkan, masyarakat kini semakin cerdas dalam menilai mana program yang bersifat seremonial dan mana yang benar-benar lahir dari kebutuhan akar rumput.

Rangkaian Kegiatan Berkelanjutan

Selain bagi-bagi makanan di Bundaran HI, Direktorat Samapta Polda Metro Jaya juga menjalankan serangkaian kegiatan sosial lainnya di beberapa titik di wilayah hukum DKI Jakarta. Ini termasuk layanan kesehatan gratis, perbaikan rumah ibadah, serta safari Jumat keliling. Semua kegiatan tersebut didesain untuk menyentuh langsung kehidupan masyarakat kecil dan meneguhkan peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan publik.

Personel yang terlibat dalam kegiatan ini juga tampak menjalankannya dengan sukarela di luar jam dinas. "Ini adalah bagian dari budaya baru yang coba kami bangun, yaitu meniatkan setiap momen sebagai ladang ibadah sosial," kata AKP Ali Hajar menambahkan. Dengan berakhirnya rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, diharapkan semangat "Polri Presisi" yang mendekatkan institusi ke masyarakat dapat terus bergulir sepanjang tahun.

Dari Bundaran HI, polisi berusaha membangun bundaran kepercayaan yang tak lekang oleh waktu.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
bagus-nugroho

Editor Ekonomi. Editor isu pasar, bisnis, dan moneter.

Comments (0)

User