Sep 01, 2026
Politik

Gempa Bumi Berkekuatan 5,8 SR Rusak Infrastruktur Transportasi di NTT

Jakarta — Kementerian Perhubungan mencatat kerusakan signifikan pada infrastruktur transportasi laut dan udara di Nusa Tenggara Timur akibat gempa bumi berkekuatan 5,8 Skala Richter yang mengguncang...

Gempa Bumi Berkekuatan 5,8 SR Rusak Infrastruktur Transportasi di NTT

Jakarta — Kementerian Perhubungan mencatat kerusakan signifikan pada infrastruktur transportasi laut dan udara di Nusa Tenggara Timur akibat gempa bumi berkekuatan 5,8 Skala Richter yang mengguncang wilayah tersebut pada Senin, 24 Februari 2025, pukul 14.32 WITA.

Gempa dengan pusat di kedalaman 10 kilometer tersebut dirasakan merata di beberapa kabupaten, termasuk Manggarai, Ngada, dan Ende. Getaran kuat menyebabkan kerusakan struktural di Bandara Komodo yang menjadi gerbang utama pariwisata Labuan Bajo, serta sedikitnya tiga pelabuhan strategis di wilayah tersebut.

Kerusakan di Bandara Komodo

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Ahmad Parakkasi, menyatakan bahwa tim teknis telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penilaian kerusakan. "Kami menerima laporan adanya retakan pada landasan pacu atau runway serta kerusakan pada infrastruktur terminal penumpang di Bandara Komodo," tegas Parakkasi dalam keterangan resmi, Rabu, 26 Februari 2025.

Berdasarkan hasil assessment awal, runway bandara mengalami retakan sepanjang 15 meter dengan kedalaman mencapai 5 sentimeter. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu operasional penerbangan, khususnya bagi pesawat berbadan besar. Selain itu, plafon area keberangkatan mengalami kerusakan akibat getaran kuat saat gempa terjadi.

Bandara Komodo yang memiliki kapasitas penumpang mencapai 1,5 juta orang per tahun itu untuk sementara waktu membatasi operasional penerbangan besar. Otoritas bandara berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk menyesuaikan jadwal dan jenis pesawat yang diizinkan mendarat.

Kerusakan di Tiga Pelabuhan Strategis

Selain kerusakan di sektor penerbangan, gempa juga berdampak pada tiga pelabuhan yang menjadi jalur distribusi logistik dan transportasi laut di NTT.港口 yang terdampak meliputi pelabuhan di Labuan Bajo, Waingapu, dan Kalabahi.

Direktur Jenderal Perencanaan Transportasi Laut, Rudy Harianto, menjelaskan bahwa kerusakan terparah tercatat di Pelabuhan Labuan Bajo yang menjadi simpul utama konektivitas menuju destinasi wisata Komodo. "Kami menemukan kerusakan pada dermaga sepanjang 20 meter, termasuk pemipihan tiang pancang dan retaknya beton pemecah gelombang," jelas Rudy dalam Rapat Koordinasi Penanganan Darurat, Selasa, 25 Februari 2025.

Kerusakan di Pelabuhan Waingapu dan Pelabuhan Kalabahi meliputi retaknya infrastruktur dermaga serta gangguan pada sistem kelistrikan pelabuhan. Kondisi tersebut berpotensi menghambat distribusi bantuan logistik ke wilayah-wilayah terpencil di provinsi kepulauan tersebut.

"Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk segera memperbaiki infrastruktur kritikal. Prioritas utama adalah memastikan jalur distribusi logistik tetap terbuka," tegas Rudy Harianto.

Upaya Penanganan dan Perbaikan

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif turut terdampak akibat kerusakan infrastruktur transportasi tersebut. Kepala Dinas Pariwisata NTT, Mariance Timo, memperkirakan potensi kerugian ekonomi mencapai Rp45 miliar akibat gangguan operasional pariwisata di kawasan ini.

Untuk mempercepat proses perbaikan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah mengalokasikan dana darurat sebesar Rp120 miliar. Menteri Pekerjaan Umum, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa perbaikan akan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan infrastruktur kritikal.

"Kami targetkan perbaikan runway Bandara Komodo dapat selesai dalam waktu dua minggu agar operasional penerbangan dapat kembali normal," janji Basuki dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis, 27 Februari 2025.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga kini masih memantau aktivitas seismik di wilayah NTT. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan yang berkekuatan signifikan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User