Gedung Bapenda Jakarta Kembali Terbakar, Ruang Arsip Dilalap Api

Jakarta — Untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari sebulan, Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, J

Gedung Bapenda Jakarta Kembali Terbakar, Ruang Arsip Dilalap Api

Jakarta — Untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari sebulan, Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat kembali dilalap api. Kali ini, titik api diketahui membakar ruang penyimpanan arsip di dalam gedung tersebut. Sebanyak 8 unit mobil pemadam kebakaran dan 30 personel dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah sekaligus mencegah kobaran api meluas ke ruangan-ruangan lain yang menyimpan dokumen penting daerah.

Peristiwa ini langsung menyita perhatian warga dan pegawai di sekitar kawasan Gambir. Kepulan asap tebal tampak membumbung dari lantai gedung, membuat sejumlah karyawan dan pengunjung yang berada di lokasi bergegas menyelamatkan diri. Petugas kepolisian pun membatasi akses jalan di sekitar gedung demi kelancaran proses pemadaman.

Kronologi Kebakaran Kedua

Berdasarkan keterangan petugas di lokasi, kebakaran kali ini terbilang cepat menyebar karena material arsip dan dokumen kertas menjadi bahan bakar yang mudah terbakar. Berikut urutan peristiwa yang berhasil dihimpun dari lokasi kejadian:

  1. Warga dan pegawai sekitar melihat kepulan asap muncul dari area penyimpanan arsip gedung Bapenda Jakarta.
  2. Laporan kebakaran diterima petugas pemadam kebakaran, dan 8 unit mobil damkar langsung dikerahkan menuju lokasi.
  3. Sebanyak 30 personel tiba di lokasi dan langsung melakukan pembasahan serta pemadaman dari berbagai sisi gedung.
  4. Api berhasil dilokalisasi agar tidak merembet ke ruangan lain yang menyimpan dokumen dan data pajak daerah.
  5. Proses pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa di dalam gedung.

Kebakaran Kedua dalam Kurun Waktu Kurang dari Sebulan

Yang menjadi sorotan publik, insiden ini bukan kali pertama. Gedung Bapenda Jakarta sebelumnya juga dilaporkan terbakar kurang dari sebulan yang lalu, sehingga kekhawatiran akan keselamatan dokumen dan kelangsungan pelayanan publik semakin besar. Dua kali kebakaran dalam waktu berdekatan memunculkan pertanyaan besar mengenai kondisi kelistrikan, sistem proteksi kebakaran, hingga prosedur keselamatan di gedung yang menjadi pusat pengelolaan pendapatan daerah tersebut.

Kebakaran berulang di satu gedung pemerintah yang sama tentu tidak bisa dianggap remeh. Publik berharap pihak berwenang segera mengusut tuntas akar penyebab insiden ini dan melakukan audit menyeluruh terhadap sistem keamanan gedung sebelum pelayanan kembali beroperasi normal.

Arsip Daerah yang Terancam

Ruang penyimpanan arsip merupakan salah satu bagian terpenting dari Gedung Bapenda Jakarta. Di ruangan inilah tersimpan dokumen perpajakan, data wajib pajak, hingga berkas-berkas administrasi pendapatan daerah yang menjadi rujukan utama operasional pemerintah provinsi. Hilangnya atau rusaknya arsip tersebut berpotensi mengganggu proses pelayanan dan pendataan pajak di kemudian hari.

"Kami mengutamakan keselamatan seluruh pegawai dan berkoordinasi penuh dengan petugas pemadam kebakaran. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut," ujar salah satu pejabat yang memantau langsung proses pemadaman di lokasi.

Respons dan Langkah Selanjutnya

Hingga proses pemadaman selesai, sejumlah langkah penanganan tengah disiapkan untuk memulihkan kondisi gedung. Pihak berwenang akan melakukan olah tempat kejadian perkara guna memastikan penyebab kebakaran, sekaligus melakukan pendataan kerugian materiel, terutama yang berkaitan dengan arsip yang terdampak.

  • Evakuasi dokumen dan arsip yang masih bisa diselamatkan dari ruang penyimpanan.
  • Audit sistem kelistrikan dan instalasi proteksi kebakaran di seluruh gedung.
  • Pemeriksaan menyeluruh oleh kepolisian untuk mengusut penyebab pasti kebakaran.
  • Evaluasi prosedur keselamatan kerja dan kesiapsiagaan pegawai menghadapi kondisi darurat.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari pemerintah provinsi. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya penguatan sistem keamanan gedung perkantoran publik, khususnya bangunan yang menyimpan dokumen dan data vital daerah.

[SOCIAL_TWEET]: Gedung Bapenda Jakarta kembali terbakar! Kurang dari sebulan, ruang penyimpanan arsip dilalap api. 8 unit damkar & 30 personel dikerahkan. Penyebab masih diselidiki. #Kebakaran #BapendaJakarta[SOCIAL_TG]: Gedung Bapenda Jakarta terbakar untuk kedua kalinya dalam sebulan. Titik api di ruang arsip. 8 unit damkar & 30 personel diturunkan. Proses pemadaman berhasil, penyebab masih diselidiki. Ikuti perkembangan terbaru hanya di Apaberita.com.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
rizky-amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Comments (0)

User