Efisiensi Operasional Jadi Alasan Fastana Gunakan Truk Listrik Fuso
JAKARTA - PT Fastana Logistics Indonesia resmi menambah armada operasionalnya dengan truk listrik Fuso eCanter. Keputusan tersebut diambil setelah perusahaan melakukan kajian mendalam terhadap biaya o...
JAKARTA - PT Fastana Logistics Indonesia resmi menambah armada operasionalnya dengan truk listrik Fuso eCanter. Keputusan tersebut diambil setelah perusahaan melakukan kajian mendalam terhadap biaya operasional yang dinilai jauh lebih hemat dibandingkan kendaraan konvensional berbahan bakar diesel.
Dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Kamis (6/8), manajemen Fastana menyatakan bahwa penggunaan truk listrik ini mampu menekan biaya operasional hingga 41 persen. Angka tersebut menjadi pertimbangan utama perusahaan dalam memperluas penggunaan kendaraan ramah lingkungan di tengah meningkatnya kebutuhan logistik nasional.
Fastana merupakan konsumen ketiga yang membeli truk listrik Fuso eCanter sejak kendaraan komersial tersebut dipasarkan pada 2024. Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah untuk mempercepat transisi energi di sektor transportasi, khususnya angkutan barang.
Program Sewa Baterai Polytron Dukung Kepemilikan Motor Listrik
Di sisi lain, tren kendaraan listrik roda dua juga terus mendapat dukungan dari produsen otomotif lokal. Polytron, salah satu produsen elektronik dan kendaraan listrik dalam negeri, menghadirkan Program Sewa Baterai yang dirancang untuk meringankan beban biaya kepemilikan motor listrik bagi masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, skema sewa baterai tersebut ditawarkan dengan tarif mulai Rp125 ribu per bulan. Kebijakan ini dinilai strategis karena harga baterai kerap menjadi kendala utama konsumen dalam beralih ke kendaraan listrik.
Melalui program ini, Polytron berupaya menurunkan hambatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Langkah tersebut juga diharapkan mampu memperluas pangsa pasar motor listrik di tengah persaingan yang semakin ketat dengan merek internasional.
Kedubes Jepang Kunjungi Booth Mitsubishi di GIIAS 2026
Sementara itu, gelaran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi saksi kunjungan resmi perwakilan Kedutaan Besar Jepang untuk Republik Indonesia. Kuasa Usaha Ad Interim Kedubes Jepang, Myochin Mitsuru, hadir langsung di booth Mitsubishi Motors pada pameran otomotif terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Kunjungan tersebut memiliki nilai simbolis yang kuat karena Myochin sempat mengenang pengalamannya menggunakan kendaraan Mitsubishi Mirage selama bertugas di Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan di sela-sela peninjauan produk terbaru Mitsubishi yang dipamerkan di ajang GIIAS 2026.
Kehadiran diplomat Jepang tersebut menegaskan eratnya hubungan industri otomotif antara Indonesia dan Jepang. Mitsubishi Motors sendiri telah lama menjadi salah satu pemain utama di pasar otomotif nasional dengan berbagai model yang diproduksi di dalam negeri.
Selain itu, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama investasi di sektor kendaraan listrik, mengingat Jepang merupakan salah satu mitra strategis Indonesia dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan.
Secara keseluruhan, dinamika industri otomotif nasional menunjukkan arah yang positif. Mulai dari adopsi truk listrik untuk efisiensi logistik, inovasi skema pembiayaan motor listrik, hingga penguatan hubungan diplomatik di ajang pameran internasional, semua menjadi indikator bahwa Indonesia serius dalam mendorong ekosistem kendaraan listrik.
Pemerintah melalui berbagai regulasi terus menindaklanjuti komitmen pengurangan emisi karbon dengan memberikan insentif bagi produsen dan konsumen kendaraan listrik. Dukungan lintas sektor, termasuk dari pelaku industri dan perwakilan negara sahabat, diharapkan dapat mempercepat realisasi target net zero emission yang telah ditetapkan.
Comments (0)