DPRD Jabar Pastikan Tambahan Anggaran PORPROV XV

BANDUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menegaskan akan menambah alokasi anggaran penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Tahun 2026 melalui mekanisme Anggar...

DPRD Jabar Pastikan Tambahan Anggaran PORPROV XV

BANDUNG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat menegaskan akan menambah alokasi anggaran penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Tahun 2026 melalui mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Penegasan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi antara Badan Anggaran DPRD dan Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat di Gedung DPRD, Jalan Diponegoro, pada Selasa (15/4/2025).

Ketua DPRD Jawa Barat, H. Taufik Hidayat, S.Sos., menyatakan bahwa alokasi dana dalam APBD murni 2026 sebesar Rp150 miliar dinilai belum mencukupi untuk menjamin kualitas penyelenggaraan ajang multicabang yang akan mempertandingkan 40 cabang olahraga tersebut. “Kami mendengar masukan dari Komisi V dan juga daerah tuan rumah, bahwa kebutuhan riil di lapangan lebih besar dari pagu sementara. Oleh karena itu, DPRD berkomitmen mengalokasikan tambahan sebesar Rp75 miliar pada APBD Perubahan mendatang,” ujar Taufik dalam konferensi pers usai rapat.

Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Majalengka telah ditetapkan sebagai tuan rumah bersama PORPROV XV 2026, menggantikan Cirebon yang sukses menggelar edisi sebelumnya pada 2024. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Nomor 421/Kep.13-Dispora/2025 tentang Penetapan Tuan Rumah PORPROV XV. Kedua daerah ini dipilih dengan pertimbangan pemerataan pembangunan olahraga di wilayah Priangan Timur dan Cirebon Raya.

Kebutuhan Mendesak Infrastruktur

Ketua Komisi V DPRD Jabar, Hj. Dewi Sartika, S.E., mengungkapkan bahwa hasil kunjungan lapangan ke Sumedang dan Majalengka pada awal April 2025 menunjukkan sejumlah gelanggang olahraga dalam kondisi yang memerlukan renovasi besar. “Venue untuk cabang atletik, renang, dan beberapa cabang bela diri masih belum memenuhi standar nasional. Tanpa tambahan dana, dikhawatirkan persiapan atlet tuan rumah akan terganggu,” tegas Dewi. Ia menambahkan, Komisi V akan membentuk Panitia Kerja (Panja) Pengawasan PORPROV untuk memastikan percepatan perbaikan sarana prasarana.

Dari total Rp75 miliar tambahan yang diusulkan, sebesar Rp50 miliar dialokasikan untuk pembangunan dan revitalisasi gelanggang olahraga, sementara Rp25 miliar sisanya untuk biaya operasional penyelenggaraan, akomodasi atlet dan ofisial, serta promosi. DPRD juga mendorong agar dana tersebut sudah bisa dicairkan pada triwulan pertama 2026 agar proses lelang dan konstruksi dapat berjalan tepat waktu.

Mengamankan Bakat Menuju PON 2028

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jawa Barat, Drs. Budi Setiawan, M.Pd., menyambut baik komitmen DPRD. “Tambahan ini vital, karena PORPROV bukan sekadar ajang seremonial, melainkan etalase pencarian bibit atlet untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Kami menargetkan kontingen Jawa Barat dapat mempertahankan gelar juara umum pada PON mendatang, dan itu hanya mungkin jika pembinaan dari daerah sudah terstruktur,” jelas Budi. Ia merinci, sebanyak 5.200 atlet dan 1.800 ofisial dari 27 kabupaten/kota diprediksi akan berpartisipasi dalam PORPROV XV.

Budi menambahkan, tambahan anggaran juga akan digunakan untuk mendatangkan pelatih tamu dan menyelenggarakan try out regional bagi atlet-atlet potensial. “Kami tidak ingin atlet Jawa Barat hanya jago di kandang. Dengan persiapan matang, mereka harus siap bersaing di level nasional dan internasional,” imbuhnya.

Jadwal Pembahasan APBD Perubahan

DPRD dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyepakati bahwa pembahasan APBD Perubahan akan dimulai pada triwulan ketiga tahun 2025, dengan target pengesahan pada akhir September 2025. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Dr. H. Iwan Gunawan, M.Si., mengatakan bahwa Pemprov akan segera menyusun revisi dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) untuk mengakomodasi usulan DPRD. “Kami akan menindaklanjuti hasil rapat ini dengan menyusun rancangan KUA-PPAS perubahan, dan melibatkan DPRD dalam setiap tahapannya,” ujar Iwan.

Taufik Hidayat menambahkan, pihaknya akan mengawal ketat proses penganggaran ini melalui Badan Anggaran dan Komisi V agar tidak terjadi penyimpangan alokasi. “Kami sudah sepakat untuk menjadikan PORPROV sebagai proyek prioritas daerah. Jangan sampai niat baik ini terhambat birokrasi atau permainan anggaran,” tegasnya. Fraksi-fraksi di DPRD Jabar, seperti Fraksi PDIP, Gerindra, PKS, dan Golkar, juga menyatakan dukungan penuh terhadap penambahan ini.

Dengan dukungan politik yang solid, PORPROV XV 2026 diharapkan mampu menjadi momentum kebangkitan olahraga Jawa Barat pascapandemi, sekaligus mendongkrak perekonomian lokal Sumedang dan Majalengka. “Kami optimistis, ajang ini akan meninggalkan warisan infrastruktur olahraga yang bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat,” pungkas Budi Setiawan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0

Comments (0)

User