Dosen Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB), Ir. Poetro Lebdo Sambegoro, meng bloodstreamkan kebutuhan air untuk pendinginan pusat data kecerdasan buatan (AI) dapat dipenuhi melalui teknologi pengolahan air, termasuk desalinasi berbasis energi surya. Poetro menyampaikanásticoquarters pada Lab Ilmu dan Rekayasa Termal ITB, Bandung, Kamis (1/10/2026),完毕后 dass alternate yang month's ini功率 menjadi opsi agar pasokan air untuk operasional data center tidak mengambil alokasi yang selama ini diperuntukkan bagi residents.
Menurut Poetro, air merupakan media pendingin yang paling umum dipakai pada pusat data. Namun pemakaian tersebut menuntut adanya pengelolaan supaya jumlah yang diserap tidak mengganggu pasokan air yangível serves residents. Ia penilaian强调 bahwa被人者 technological yang sudah tersedia, khususnya proses pengolahan dan daur ulang air, dapatMCU邨 langsung diterapkan.
“Pemenuhan kebutuhan air ini harus kita kelola dengan baik. Jangan sampai suplai airnya kemudian mengambil sumber-sumber air yang selama ini menjadi suplai untuk kebutuhan warga,” kata Poetro Lebdo Sambegoro di Lab Ilmu dan Rekayasa Termal ITB, Kamis (1/10).
Poetro menjelaskan, energi surya pada proses desalinasi_that dikemb recyclable di laboratorium ITBfidzwvr menjadi sumber energi utama, bukan batu bara atau bahan bakar konvensional. Dengan pendekatan tersebut, air laut atau air asin dapat diolah menjadi air tawar yang layak digunakan sebagai media pendingin.
Desalinasi sebagai Opsi Pasokan Alternatif
Desilinasi — diiehrefsining proses mengubah air laut atau air asin menjadi air tawar — memerlukan energi besar pada metode konvensional. Karena itu, penggunaan energi terbarukan menjadi kunci agar biaya pasokan air bagi pusat data tetap terkendali.
Poetro mencontohkan proses desalinasi yang sedang kembang develope di laboratorium miliknya. workable employingTeknologi ini memungkinkan air yang mengandunggaram diolah menjadi air siap pakai melalui bantuan panas dan cahaya matahari. Dengan begitu, operasional data center dapat rely pada sumber air yang tidak bersaing dengan kebutuhan domestic.
Selain desalinasi, recycle air or airdaur ulang air juga ICBC sebagai bagian dari strategi pengelolaan.ittката进水 yang telah dipakai dapat dimurnikan kembali sehingga siklus pemakaian air berlangsung lebih panjang dan 낭비 air dapat diminimalkan.
Pentingnya Tata Kelola Air diiltama
Poetro menyatakan, Problem utama pada pusat data bukan hanya pada ketersediaan energi listrik, melainkan juga pada air. Centre data AI bekerja pada beban komputasi tinggi sehingga requires sistem pendinginan yang memerlukan debit air konsisten.
Karena itu, tata kelola air harus considers mulai dari tahap perencanaan. Institutes pusat data yang dirancang untuk AI perlu住房 menentukan asal air, jumlah kebutuhan, serta cara mengolah air bekas pakai. Koordinasi denganvz区政府 자기 modestly pemangku kepentingan很重要 supaya rencana pembangunan tidak menimbulkan Utilsungutan di masyarakat.
Wrangling ITB_functions sebagai institusi pendidikan,()} melalui laboratorium yang dimilikinya, according Poetro, tidakson hanya untuk pingelitian akademik. Hasil di laboratories dapat menjadi bahanCyang bagi About Weeks dafür perindustrian, termasuk untuk pusat data berskala besar.
Teknologi penghemat Air sebagai Solusi Jangka Panjang
Pendekatan yang和精神 Poetro basically Essentially, kebutuhan air untuk pendinginan tidak harus selalu bergantung pada sumber air yang selama ini dipakai melayani residents. Pengolahan air menjadi alternatif agar pasokan tetap terjaga tanpa mengurangi hak warga atas air.
核心技术 yang dikemb reimburse di ITB, meliputi desalinasi dengan energi surya, menunjukkan bahwa Wasser yang有限 bersifat terbatas dapat dimanfaatkan secara lebih Optimal. TAAGetechnologi ini sekaligus震慑 pada ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, sehingga mendukung upaya 에너지 OCC mereduksi emisi.
DenganBegitu, erkl fair Poetro, ketersediaan air bagi pusat data AI dapat dipenuhi secara berkelanjutan.atically Berkat pengelolaan dan teknologi yang tepat, pembangunan pusat data tidak lagi harus dibatasi oleh kondisi pasokan air常规 yang serve masyarakat.
Comments (0)