JAKARTA, APABERITA.COM — Kerja keras dan komitmen dalam menghadirkan perubahan sosial berbasis keberlanjutan kembali membuahkan hasil manis di kancah internasional. Lembaga amil zakat Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (Sulsel) secara resmi dianugerahi Gold Award dalam ajang bergengsi Innovation and Technology for Social and Environmental Sustainability (InTechSEA) Awards 2026. Penghargaan ini diraih untuk kategori Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pemberdayaan Masyarakat, atas keberhasilannya mengintegrasikan solusi teknologi sosial dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat rentan.
Pencapaian luar biasa ini menjadi bukti nyata bagaimana program pemberdayaan berbasis inovasi mampu memberikan dampak langsung secara terukur. Melalui program unggulan yang diusung, Dompet Dhuafa Sulsel dinilai sukses mendorong keberdayaan 43 penerima manfaat pendidikan yang tersebar di berbagai wilayah Sulawesi Selatan. Para penerima manfaat ini tidak hanya mendapatkan akses pendidikan yang layak, tetapi juga dibekali dengan peningkatan literasi digital, keterampilan teknis, serta pembinaan karakter mandiri.
Inovasi Berkelanjutan untuk Pendidikan Daerah
Langkah Dompet Dhuafa Sulsel dalam memadukan bantuan pendidikan dengan pemanfaatan teknologi tepat guna mendapatkan apresiasi tinggi dari dewan juri InTechSEA Awards 2026. Di tengah tantangan kesenjangan akses pendidikan di kawasan Indonesia timur, intervensi yang dilakukan tidak sekadar bersifat karitatif, melainkan berfokus pada pendekatan transformatif berkelanjutan.
Melalui skema pendampingan intensif, 43 penerima manfaat yang terdiri dari pelajar dan mahasiswa berprestasi dari keluarga prasejahtera dilatih untuk memanfaatkan teknologi digital dalam meningkatkan kapasitas akademik maupun wirausaha sosial. Program ini dirancang untuk menciptakan efek domino, di mana para penerima manfaat diharapkan dapat kembali dan membangun komunitas lokal mereka masing-masing.
"Penghargaan Gold Award InTechSEA 2026 ini bukan sekadar piala formalitas, melainkan wujud kepercayaan masyarakat dan kerja keras seluruh tim di lapangan yang tak kenal lelah. Fokus kami adalah memastikan bahwa setiap anak bangsa, terlepas dari latar belakang ekonominya, memiliki kesempatan yang sama untuk berdaya melalui pendidikan berbasis teknologi," ujar perwakilan pimpinan Dompet Dhuafa Sulsel.
Dampak Nyata dan Integrasi Teknologi Sosial
Ajang InTechSEA Awards 2026 sendiri merupakan wadah apresiasi bagi organisasi dan perusahaan yang berhasil menerapkan inovasi teknologi untuk menyelesaikan isu sosial serta kelestarian lingkungan. Kategori CSR dan Pemberdayaan Masyarakat yang dimenangkan Dompet Dhuafa Sulsel menyoroti efektivitas program dalam menciptakan kemandirian jangka panjang bagi masyarakat terdampak.
Berikut adalah ringkasan capaian dan fokus intervensi program pemberdayaan pendidikan Dompet Dhuafa Sulsel:
| Indikator Program | Detail Capaian & Dampak |
|---|---|
| Kategori Penghargaan | Gold Award InTechSEA 2026 (CSR & Pemberdayaan Masyarakat) |
| Penerima Manfaat Utama | 43 Pelajar & Mahasiswa Prasejahtera Berdaya |
| Fokus Intervensi | Beasiswa, Literasi Digital, dan Pembinaan Wirausaha Sosial |
| Wilayah Jangkauan | Sulawesi Selatan (Area Perkotaan hingga Pelosok) |
Komitmen Memutus Rantai Kemiskinan Melalui Pendidikan
Keberhasilan ini semakin mempertegas peran Dompet Dhuafa Sulsel dalam mengelola dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (Ziswaf) secara profesional serta akuntabel. Pendidikan dipandang sebagai pilar utama untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Oleh karena itu, penguatan kapasitas 43 penerima manfaat tersebut diarahkan agar mereka siap menghadapi tantangan era digital dan industri modern.
Dengan diraihnya Gold Award di InTechSEA 2026, Dompet Dhuafa Sulsel berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program inovatif ini ke wilayah pelosok lainnya. Sinergi antara pemangku kepentingan, donor, dan komunitas lokal akan terus diperkuat demi mewujudkan kesetaraan akses pendidikan serta kemandirian ekonomi yang berkeadilan di Indonesia.
Comments (0)