Sep 16, 2026
Hukum

DLH Jayawijaya Gandeng Unaim Yapis Perkuat Pengelolaan Lingkungan Papua Pegunungan

WAMENA, APABERITA.COM — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayawijaya resmi memperkuat kolaborasi strategis bersama Universitas Amal Ilmiah (Unaim) Yap

DLH Jayawijaya Gandeng Unaim Yapis Perkuat Pengelolaan Lingkungan Papua Pegunungan

WAMENA, APABERITA.COM — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayawijaya resmi memperkuat kolaborasi strategis bersama Universitas Amal Ilmiah (Unaim) Yapis Wamena. Sinergi ini difokuskan pada pengelolaan, pelestarian, dan optimalisasi potensi lingkungan hidup serta tata kelola sumber daya lahan di wilayah Kabupaten Jayawijaya dan Provinsi Papua Pegunungan secara berkelanjutan.

Inisiasi kemitraan strategis antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi ini mengemuka di sela agenda Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Unaim Yapis Wamena, khususnya Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Lahan (PSDL) dan Agronomi.

“Pemerintah daerah dan perguruan tinggi perlu menyinergikan potensi yang dimiliki untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Rudihartono Ismail di sela kegiatan.

Tahapan Implementasi Sinergi Pemkab dan Akademisi

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kabupaten Jayawijaya, dr. Idawati Waromi Murip, menegaskan bahwa keterlibatan jajarannya dalam forum akademik ini merupakan pijakan awal guna merumuskan program nyata lintas sektoral. Pemerintah memerlukan data ilmiah dan kajian akademis untuk menyusun kebijakan lingkungan yang tepat sasaran.

Kerja sama ini dirancang melalui serangkaian tahapan strategis yang melibatkan langsung sivitas akademika:

  1. Pemetaan Potensi dan Masalah Ekologis: Mengidentifikasi isu-isu lingkungan krusial di Jayawijaya, mulai dari manajemen persampahan, konservasi daerah aliran sungai, hingga degradasi lahan pegunungan.
  2. Transfer Pengetahuan dan Edukasi Mahasiswa: Pembekalan wawasan praktis kepada mahasiswa semester 1, 3, 5, dan 7 mengenai tata kelola lingkungan dan regulasi perlindungan alam di Papua Pegunungan.
  3. Integrasi Riset ke Perencanaan Daerah: Menjadikan hasil riset Program Studi PSDL dan Agronomi sebagai rujukan akademis dokumen perencanaan teknis DLH Jayawijaya.
  4. Aksi Lapangan dan Edukasi Masyarakat: Menggelar aksi advokasi lingkungan terpadu yang melibatkan mahasiswa dan petugas DLH secara berkesinambungan di tengah komunitas lokal.
“Kami dari Dinas Lingkungan Hidup diundang memberikan kuliah umum untuk melihat potensi-potensi apa yang bisa kita lakukan bersama, khususnya di Kabupaten Jayawijaya dan Papua Pegunungan. Ke depan kami akan bekerja sama dengan kampus untuk mendukung perencanaan pemerintah daerah,” tegas dr. Idawati Waromi Murip.

Peran Krusial Program Studi FST dalam Pembangunan Daerah

Kolaborasi ini disambut positif oleh sivitas akademika Unaim Yapis Wamena. Keberadaan Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Lahan serta Agronomi dinilai sangat relevan dengan karakteristik geografis Papua Pegunungan yang bertumpu pada sektor pertanian dan kawasan hutan dataran tinggi.

Melalui kemitraan ini, kedua pihak menyepakati sejumlah komitmen bersama:

  • Penyediaan Data Spasial dan Agronomi: Kampus menyediakan riset tanah dan daya dukung lingkungan untuk pembangunan daerah.
  • Program Magang dan Praktik Lapangan: Mahasiswa mendapatkan ruang laboratorium lapangan di bawah supervisi DLH Jayawijaya.
  • Pemberdayaan Komunitas Lokal: Menumbuhkan kesadaran ekologis masyarakat adat dalam mengelola lahan produktif tanpa merusak ekosistem hutan.

Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menciptakan model tata kelola lingkungan berbasis sains di Papua Pegunungan, sehingga kelestarian alam tetap terjaga beriringan dengan pembangunan wilayah yang berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS putri-anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Comments (0)

User