Oct 05, 2026
Hukum

Dirjen PAS Bantah Klaster Mewah di Lapas Cibinong

CIBINONG — Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Irjen Mashudi, membantah tegas isu yang men

Dirjen PAS Bantah Klaster Mewah di Lapas Cibinong

CIBINONG — Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Irjen Mashudi, membantah tegas isu yang menyebutkan adanya klaster mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat. Bantahan tersebut disampaikan langsung oleh orang nomor satu di jajaran pemasyarakatan nasional itu di tengah sorotan publik yang semakin tajam terhadap kondisi di dalam lembaga pembinaan tersebut.

Isu klaster mewah di Lapas Cibinong sebelumnya mencuat ke permukaan setelah beredar informasi yang menyebut adanya ruang khusus dengan fasilitas di atas standar untuk sejumlah narapidana tertentu. Informasi tersebut memicu pertanyaan publik soal potensi ketimpangan perlakuan di dalam lapas dan dugaan praktik istimewa yang selama ini menjadi sorotan berulang di lingkungan pemasyarakatan.

"Tidak ada klaster mewah di Lapas Cibinong. Yang ada adalah blok-blok pembinaan sesuai standar yang berlaku. Saya tegaskan, kami tidak mentoleransi fasilitas di luar ketentuan," tegas Irjen Mashudi.

Kronologi Munculnya Isu Klaster Mewah

Polemik ini berkembang secara bertahap. Berikut urutan kejadian yang membentuk sorotan publik terhadap Lapas Cibinong:

  1. Beredarnya informasi awal soal dugaan ruang khusus berfasilitas mewah di Lapas Cibinong yang dihuni narapidana tertentu.
  2. Respons publik dan media yang mempertanyakan standar perlakuan terhadap warga binaan di lapas tersebut.
  3. Bantahan resmi Dirjen PAS yang menyatakan tidak ada klaster mewah dan menegaskan seluruh fasilitas mengikuti ketentuan.
  4. Penegasan komitmen pengawasan dari Kemenimipas untuk menindak setiap pelanggaran standar pembinaan.

Komitmen Standar Pembinaan dan Pengawasan

Dalam keterangannya, Mashudi menekankan bahwa seluruh blok hunian di Lapas Cibinong mengikuti standar yang telah ditetapkan. Ia menyebut pihaknya terus memperkuat fungsi pengawasan internal agar tidak ada praktik istimewa yang merusak prinsip kesetaraan pembinaan bagi seluruh warga binaan.

Isu mengenai fasilitas mewah di lapas memang bukan hal baru. Sejumlah kasus sebelumnya di berbagai daerah pernah mencuat ke publik dan memicu desakan reformasi tata kelola pemasyarakatan. Publik menilai transparansi soal kondisi hunian, akses fasilitas, serta pengawasan terhadap narapidana berstatus khusus menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat.

Pengamat pemasyarakatan menilai bantahan resmi perlu disertai bukti dan langkah konkret. Menurut mereka, verifikasi lapangan secara berkala, pelibatan pengawas eksternal, serta publikasi hasil pemeriksaan dapat menjadi cara efektif untuk mematahkan sekaligus mencegah munculnya dugaan serupa di masa depan.

Desakan Transparansi dan Verifikasi Lapangan

Merespons sorotan tersebut, Kemenimipas disebut akan memperkuat mekanisme pengawasan di seluruh unit pelaksana teknis pemasyarakatan. Langkah ini mencakup pemeriksaan rutin terhadap kondisi blok hunian, pengawasan terhadap akses barang dan fasilitas, hingga penindakan tegas bagi petugas yang terbukti melanggar aturan.

Di sisi lain, publik berharap polemik ini tidak berhenti pada saling bantah. Warga menantikan adanya verifikasi independen yang melibatkan pihak luar, seperti ombudsman atau pengawas eksternal, agar hasilnya dapat diterima semua pihak dan memperkuat transparansi tata kelola lapas ke depan.

"Kami mengundang siapa pun untuk mengecek langsung. Jika ada fasilitas yang menyimpang dari ketentuan, laporkan, dan kami akan tindak tegas," pungkas Mashudi.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di Lapas Kelas IIA Cibinong dilaporkan berjalan normal. Bantahan Dirjen PAS menjadi penegasan resmi pertama dari Kemenimipas menyusul ramainya isu klaster mewah yang sempat mencuat ke ruang publik dan menjadi perbincangan luas di media sosial.

Irjen Mashudi menegaskan tidak ada fasilitas di luar standar di Lapas Kelas IIA Cibinong. Isu ini sempat viral dan memicu desakan transparansi. Kemenimipas akan perkuat pengawasan internal dan tindak tegas pelanggaran. Selengkapnya di Apaberita.com

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS dimas-permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Comments (0)

User